Karateristik Pola Luka Korban KDRT Terhadap Perempuan Dewasa Berdasarkan Hasil Visum Et Repertum di RS Bhayangkara Jambi Tahun 2020-2024

Penulis

  • Radhin Naufal Universitas Jambi
  • Erni Situmorang Universitas Jambi
  • Mirna Iskandar Universitas Jambi
  • Shalahudden Syah Universitas Jambi
  • Ahmad Syauqy Universitas Jambi
  • Huntari Harahap Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1645

Kata Kunci:

KDRT, Visum Et Repertum, trauma tumpul, pola luka

Abstrak

Pendahuluan: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dan berdampak luas, baik secara hukum maupun medis. Visum et Repertum berperan penting dalam menyediakan bukti medis yang objektif atas luka yang dialami korban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik pola luka pada korban perempuan dewasa KDRT berdasarkan Visum et Repertum di RS Bhayangkara Jambi periode 2020–2024. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan memanfaatkan data rekam medis berupa Visum et Repertum. Sampel berjumlah 86 korban perempuan dewasa KDRT yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil: Mayoritas korban berada pada rentang usia 18–40 tahun, yaitu sebanyak 75 orang (87,2%). Berdasarkan jenis kekerasan, luka akibat trauma mekanik tumpul merupakan temuan terbanyak dengan 85 kasus (98,8%). Berdasarkan distribusi lokasi anatomis, ekstremitas atas merupakan regio yang paling sering mengalami luka, yaitu sebesar 37,3%. Simpulan: Sebagian besar korban perempuan dewasa KDRT termasuk kelompok usia 18–40 tahun dan dominan mengalami trauma tumpul, dengan lokasi luka terbanyak pada ekstremitas atas yang merupakan gambaran luka tangkis.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afandi, D. (2017). Visum et repertum: tata laksana dan teknik pembuatan. Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Dzatunnuha, N. N., & Trisnadi, S. (2026). Hubungan jenis kekerasan mekanik dengan derajat luka: studi kasus kekerasan dalam rumah tangga di RS Bhayangkara Semarang periode Januari-Desember 2024. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(2), 130–136. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/jurmie/article/view/1659

Gizela, B. A., & Liliana, B. (2024). Patterns of injuries and psychological trauma in domestic violence patients: a systematic literature review. Jurnal Forensik dan Medikolegal Indonesia, 5(1), 421–436. https://doi.org/10.20884/1.jfmi.2024.5.1.4817

Gunawan, F., Lubis, A., Marbun, D. I., Harianja, D. D., & Ismurrizal. (2025). Karakteristik dan pola luka kekerasan mekanik pada korban hidup yang diperiksa di bagian instalasi kedokteran forensik dan medikolegal Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan tahun 2024. Jurnal Kesehatan dan Ilmu Kedokteran (JUKIK), 7(4), 51–61. https://journalversa.com/s/index.php/jukik/article/view/4758

Humaryanto, H., Miftahurrahma, M., & Justisia, B. (2022). Inovasi pembelajaran berbasis digital simulasi triage kegawatdaruratan trauma. Scientific Of Environmental Health and Diseases, 2(1), 148–157. https://doi.org/10.22437/esehad.v2i2.16920

Humaryanto, Justitia, B., Mulyadi, D., Husnul, H., & Nuriyah, N. (2024). Penyuluhan kelainan degeneratif di bidang orthopedi melalui senam osteoporosis. MEDIC, 7(1), 6–9. https://online-journal.unja.ac.id/medic/article/view/32950

Humaryanto, & Syauqy, A. (2019). Gambaran indeks massa tubuh dan densitas massa tulang sebagai faktor risiko osteoporosis pada wanita. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(3), 218–222. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2019.030.03.10

Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (5th ed.). Erlangga.

Maisyarah, A. A., Yustrisia, L., & Azriadi, A. (2023). Peranan visum et repertum sebagai alat bukti dalam pembuktian tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Sumbang12 Law Journal, 1(2), 157–164. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/smb12lj/article/view/4083

Molenaar, E. R., Mallo, N. T. S., & Kristanto, E. G. (2015). Pola luka pada kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di RS Bhayangkara Manado periode 2013. E-CliniC, 3(2), 634–639. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/view/8382

Parinduri, A. G. (2017). Trauma tumpul. Jurnal Ibnu Sina Biomedika, 1(2), 29–36. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/biomedika/article/view/1650

Parinduri, A. G. (2020). Buku ajar kedokteran forensik dan medikolegal: Pedoman bagi mahasiswa kedokteran. UMSU Press.

Puspitasari, A. Y. S., Rahayu, M., Syarif, S. K., Madani, N. H., Mathius, D., Surdam, Z., & Dirgahayu, A. M. H. (2025). Analisis forensik visum et repertum pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): studi kasus inisial Ny. Y di RS Bhayangkara Makassar. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 3516–3523. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.46080

Ramadhany, A. F., Basbeth, F., & Arifandi, F. (2022). Angka kejadian kekerasan seksual dan KDRT sebelum pandemi COVID-19 dan di masa pandemi COVID-19 di RS POLRI Jakarta Timur pada tahun 2017-2021 berdasarkan hasil visum et repertum dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Junior Medical Journal, 1(2), 149–157. https://doi.org/10.33476/jmj.v1i2.2879

Renggong, R., & Ruslan, D. A. R. (2021). Hak asasi manusia dalam perspektif hukum nasional. Kencana.

Santoso, A. B. (2019). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan: perspektif pekerjaan sosial. Komunitas, 10(1), 39–57. https://doi.org/10.20414/komunitas.v10i1.1072

Setyaningrum, A., & Arifin, R. (2019). Analisis upaya perlindungan dan pemulihan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) khususnya anak-anak dan perempuan. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 3(1), 9–19. https://doi.org/10.31604/jim.v3i1.2019.9-19

Sitorus, R. A., & Parinduri, A. G. (2025). Karakteristik luka akibat kekerasan fisik yang terjadi di dalam rumah tangga yang diperiksa di RS Bhayangkara TK II Medan tahun 2017-2021. Jurnal Pandu Husada, 6(2), 84–90. https://jurnal.umsu.ac.id:444/index.php/JPH/article/view/21408

Sriwidodo, J. (2021). Pengantar hukum kekerasan dalam rumah tangga. Kepel Pers.

Syahroni, S., & Yudianto, A. (2022). Perspektif forensik klinik terhadap perlukaan pada sebuah kasus KDRT: studi kasus. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 2(1), 44–52. https://doi.org/10.53337/jhki.v2i01.21

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 95.

Wardhana, A. (2023). Buku ajar trauma: sebuah pendekatan untuk memecahkan kasus. PPI UBAYA.

Unduhan

Diterbitkan

05-08-2026

Cara Mengutip

Naufal, R., Situmorang, E., Iskandar, M., Syah, S., Syauqy, A., & Harahap, H. (2026). Karateristik Pola Luka Korban KDRT Terhadap Perempuan Dewasa Berdasarkan Hasil Visum Et Repertum di RS Bhayangkara Jambi Tahun 2020-2024. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2036–2040. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1645