Hubungan Frekuensi Konsumsi Makanan Minuman Manis dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi SMK Batik 2 Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1610Kata Kunci:
makanan manis, minuman manis, siklus menstruasi, remja putriAbstrak
Latar Belakang: Menstruasi merupakan proses fisiologis yang dapat mengalami gangguan apabila siklusnya tidak teratur. Pola makan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi siklus menstruasi. Konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan dapat meningkatkan glukosa darah dan memicu resistensi insulin, yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormon reproduksi melalui hipotalamus hipofisis ovarium, sehingga memengaruhi ovulasi dan menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional. Populasi penelitian adalah remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta dan sampel berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis dikumpulkan menggunakan kuesioner FFQ, sedangkan siklus menstruasi menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi teratur pada konsumsi makanan manis kategori jarang (87%) dan sering (89%), serta minuman manis kategori jarang (89%) dan sering (86%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi makanan manis (p=1,000) dan minuman manis (p=0,732) dengan siklus menstruasi (p>0,05) Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta.
Unduhan
Referensi
Du, Y., Yan, W., Bigambo, F. M., Zhou, Q., Ma, C., Gu, W., & Wang, X. (2024). Association between dietary behavior and puberty in girls. BMC Pediatrics, 24(1), 349. https://doi.org/10.1186/s12887-024-04840-w
Fajarwati, S. H., Sholichah, F., & Sugiyanti, D. (2023). Hubungan Tingkat Kecukupan Karbohidrat dan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi Siswi Pesantren Kelas VIII MTs Negeri 1 Tegal. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK), 4(02), 26–31. http://jurnal.umus.ac.id/index.php/jigk
Lestari, M., & Amal, F. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Siklus Haid Tidak Teratur Pada Mahasiswi Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jayapura. Jurnal Sehat Mandiri, 14(2), 57–63. https://doi.org/10.33761/jsm.v14i2.107
MacGregor, K. A., Gallagher, I. J., & Moran, C. N. (2021). Relationship Between Insulin Sensitivity and Menstrual Cycle Is Modified by BMI, Fitness, and Physical Activity in NHANES. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 106(10), 2979–2990. https://doi.org/10.1210/clinem/dgab415
Maedy, F. S., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2022). Hubungan Status Gizi dan Stres terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di Indonesia. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.1.1-10
Nahdah, R. A., Safitri, D. E., & Fitria, F. (2022). Asupan Lemak, Serat, Kalsium Dan Kualitas Tidur Kaitannya Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri. Journal of Nutrition College, 11(2), 163–170. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i2.33212
Naila Fauziah, E. (2022). Literature Review Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Remaja Puteri. Jurnal Permata Indonesia, 13(2). https://doi.org/10.59737/jpi.v13i2.170
Neni, N., Aisyah, I. S., & Maywati, S. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Makanan Rendah Gizi terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan di Kelurahan Sambongjaya. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 2076–2079. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.4025
Nurpratiwi, Y., Sartika, M., Setiawati, Y., & Masnan, T. (2024). Hubungan Gula Darah Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Kejadian Gangguan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 8(1), 8–13. https://doi.org/10.33862/citradelima.v8i1.397
Salianto, S., Zebua, C. F. P., Suherry, K., & Halijah, S. (2022). Hubungan Tingkat Stress Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja : Studi Literature. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 4(1), 67. https://doi.org/10.30829/contagion.v4i1.11735
Silvia, D. Y., & Faridi, A. (2024). Hubungan Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Pada Siswa SMA. Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan Dan Gizi), 3(3), 60–66. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.841
UNICEF. (2020). Manajemen Kebersihan Menstruasi Dan Pencegahan Perkawinan Anak. In Pimpinan Pusat Muslimat NU UNICEF. https://www.pma2020.org/sites/default/files/IDR2-MHM brief-v1-Bahasa Indonesian-2017-05-03.pdf
Utaminingtyas, F., Mufidaturrosida, A., Maria, A., Agustina, C. E., Wahyuni, I., Wahyuni, I., & Sasanti, S. D. (2024). Penyuluhan Kesehatan Tentang Mengenal Ciri-Ciri Pubertas Pada Remaja Melalui Media E-Booklet. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 6(1), 24–30. https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1.1290
Wanggy, D. M., Ulfiana, E., & Suparmi, S. (2022). Hubungan Antara Status Gizi, Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 5(2), 90–101. http://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm
Yang, W., Jiang, W., & Guo, S. (2023). Regulation of Macronutrients in Insulin Resistance and Glucose Homeostasis during Type 2 Diabetes Mellitus. Nutrients, 15(21), 4671. https://doi.org/10.3390/nu15214671
Yunianti, R. D., Suralaga, C., & Widiastuti, S. (2024). Hubungan Tingkat Stres, Aktivitas Fisik dan Konsumsi Fast Food dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Keperawatan Universitas Nasional Jakarta. Malahayati Nursing Journal, 6(8), 3297–3311. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i8.13887
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


