Pengaruh Media Edukasi Video dan Leaflet terhadap Kesiapsiagaan Bencana pada Mahasiswa Keperawatan di Instituto Ciência de Saúde Dili
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1399Kata Kunci:
kesiapsiagaan bencana, media edukasi, video, leaflet, mahasiswa keperawatanAbstrak
Timor-Leste merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, kebakaran hutan, dan wabah penyakit menular. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan perlu memiliki kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi berupa video dan leaflet terhadap kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa keperawatan di Instituto Ciência de Saúde Dili serta membandingkan efektivitas kedua media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui rancangan two-group pre-test and post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 122 mahasiswa keperawatan semester 4 yang dibagi menjadi kelompok video sebanyak 59 responden dan kelompok leaflet sebanyak 63 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner kesiapsiagaan bencana yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach Alpha 0,821. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesiapsiagaan setelah edukasi pada kedua kelompok. Pada kelompok video, kategori siap meningkat dari 31 responden (52,5%) menjadi 57 responden (96,6%) dengan nilai p=0,001. Pada kelompok leaflet, kategori siap meningkat dari 45 responden (71,4%) menjadi 48 responden (76,2%) dengan nilai p=0,004. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan efektivitas antara kedua media dengan nilai p = 0,003; kelompok video memiliki mean rank 68,33, sedangkan kelompok leaflet 55,10. Dengan demikian, media video lebih efektif dibandingkan dengan leaflet dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa keperawatan. Media video dapat digunakan sebagai metode edukasi utama, sedangkan leaflet dapat dimanfaatkan sebagai media pendukung dalam pembelajaran kesiapsiagaan bencana di institusi pendidikan keperawatan.
Unduhan
Referensi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Definisi bencana. BNPB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (2023). Definisi bencana menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007. BPBD.
International Council of Nurses. (2019). Core competencies in disaster nursing version 2.0. International Council of Nurses.
Rahmayanti, Y. N., Wulandari, D., Novitayanti, E., & Papahan Indah, G. (2024). Pengaruh edukasi kebencanaan terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 15(2), 267–271.
Romdhonah, D. L. (2019). Pengaruh Edukasi Managemen Bencana Gempa Bumi Terhadap Kesiapsiagaan Siswa Dalam Menghadapi Gempa Bumi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 1–9.
Riu, S. D. M. (2024). Edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi bencana banjir. Jurnal Kesmas Asclepius, 6(1), 101–108.
Setiani, D. Y., & Kosala, P. (2020). Efektivitas promosi kesehatan menggunakan media video dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan osteoporosis. Jurnal Kesehatan Holistic, 4(2), 55–67.
Saparwati, M., Trimawati, & Wijayanti, F. (2020). Peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan bencana dengan video animasi pada anak usia sekolah. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 23–28.
Serviço Nacional de Bombeiros e Proteção Civil. (2022). Laporan kebencanaan Timor-Leste. SNBPC.
Saban, S., & Suryaningsih, E. (2017). Efektivitas media video dan leaflet terhadap pengetahuan tentang anemia pada siswi SMAN 2 Ngaglik Sleman. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Yari, Y., Ramba, H. L., & Yesayas, F. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan bencana banjir pada mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta. Jurnal Kesehatan Holistic, 5(2), 52–62.
World Health Organization. (2019). Health emergency and disaster risk management framework. WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

