Pengaruh Edukasi Self-Care Management Berbasis Video terhadap Tingkat Pengetahuan pada Pasien Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1328Kata Kunci:
edukasi berbasis video, self-care management, tingkat pengetahuan, hipertensiAbstrak
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama di dunia dan memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui penerapan self-care management. Tingkat pengetahuan yang rendah dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam mengendalikan tekanan darah serta meningkatkan risiko komplikasi. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan pasien adalah melalui edukasi kesehatan berbasis video. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi self-care management berbasis video terhadap tingkat pengetahuan pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dialokasikan ke dalam kelompok kontrol (n=50) dan kelompok intervensi (n=50) berdasarkan waktu dan tempat pelaksanaan penelitian untuk meminimalkan kontaminasi informasi antar kelompok. Kelompok kontrol diberikan edukasi kesehatan tanpa media video, sedangkan kelompok intervensi diberikan edukasi self-care management berbasis video. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi mayoritas responden pada kedua kelompok memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang. Setelah intervensi, mayoritas kelompok intervensi berada pada kategori baik sebanyak 29 responden (58%), sedangkan kelompok kontrol mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 28 responden (56%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga edukasi self-care management berbasis video efektif meningkatkan tingkat pengetahuan pasien hipertensi.
Unduhan
Referensi
Farhan, M., Tanta, Y., & Septadina, I. S. (2023). Pengaruh Hipertensi Terhadap Gangguan Fungsi Kognitif Pada Lansia : Systematic Review. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(3). https://doi.org/10.32539/JKK.V10I3.22237
Hardiyani. (2017). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Hipertensi dengan Kepatuhan Menggunakan Antihipertensi di Puskesmas Gondosukman 1 dan Gedontengen Yogyakarta. Development Studies Research, 3(1), 43. http://doi.org/10.1080/16070658.2018.1448503%0Awww.udsspace.uds.edu.gh%0Ahttps://doi.org/10.1080/20469047.2017.1409453%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.heliyon.2017.e00298%0Ahttp://www.gainhealth.org/wp-content/uploads/2018/03/Ghana-Development-of-Food-based
Jumaiyah, W., Busjra, & Fernalia. (2019). Evektivitas Metode Edukasi Audiovisual Terhadap Self Care Management Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 221–233.
Kafi, I. A., Prihatin, S., & Jaelani, M. (2023). Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Diet DASH dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan, Sikap,dan Perilaku Gizi pada Pasien Hipertensi. Jurnal Riset Gizi, 11(1), 5–12.
Pradono, J., Kusumawardani, N., & Rachmalina, R. (2020). Pembunuh Terselubung Di Indonesia. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. https://repository.kemkes.go.id/book/10
Pratama, D., Herlinah, L., & Astika, T. (2024). Effectiveness of Health Education Using Video and Poster Media on Elderly Knowledge About Hypertension. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 14(3). https://doi.org/10.33221/jiiki.v14i03.3497
Rajab, M. A. ., & Purwanto, E. (2023). Pengembangan Program Pengurangan Asupan Garam Pada Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(3), 510–517. http://forikes-ejournal.com/index.php/SF
Saleem, F., Hassali, M., Shafie, A., & Bashir, S. (2011). Pcv102 Association Between Knowledge and Drug Adherence in Patients With Hypertension in Quetta, Pakistan. Value in Health, 13(7), A360. https://doi.org/10.1016/s1098-3015(11)72444-5
Setiyana, N. (2025). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. Jurnal Medika Hutama, 02(03), 940–943.
Upoyo, A. S., Sari, Y., Taufik, A., Anam, A., & Kuswati, A. (2024). The Effect of Online Group Education on Promoting Knowledge , Motivation , Self-Ef fi cacy , Self-Care Behaviors and Preventing Uncontrolled Blood Pressure in Hypertensive Patients : A Quasi-Experiment Study. Journal SAGE Open Nursing, 10, 5. https://doi.org/10.1177/23779608241299288
WHO. (2023). Hypertension. 16 March. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension?utm_source=
Widayanti, R., Soleman, S. R., & Kesehatan, F. I. (2023). Gambaran Pengetahuan Tentang Self-Care Management. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(9), 349–367.
Widiati, A., & Rahmawati, P. (2022). Health Education With Hypertension Treatment Video Media Increases Knowledge About Hypertension Treatment. Jurnal SMART Keperawatan, 9(2), 123–130.
Yusuf, N. A. R., Purwanto, E., Fakultas, K., Universitas, K., & Gorontalo, N. (2025). Analisis Faktor Sosiodemografi yang Mempengaruhi Beban Pengasuhan Keluarga pada Lansia dengan Hipertensi Abstrak. Mando Care Jurnal, 4(2), 242–252.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


