Hubungan antara Motivasi Kerja Kader terhadap Ketepatan Pengukuran Antropometri Kader pada Posyandu Balita di Kota Kediri

Penulis

  • Aulia Risti Ramadhani Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1237

Kata Kunci:

Motivasi, Peran Kader, Posyandu, antropometri

Abstrak

Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan utama program perbaikan gizi yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan peningkatan gizi anak. Salah satu kegiatan yang diandalkan dalam pencegahan gangguan gizi masyarakat adalah Posyandu. Namun, dalam pelaksanaannya, kader dalam melakukan pengukuran antropometri dan meletakkan titik (plooting) pada KMS masih dipertanyakan kebenarannya. Pekerjaan sebagai kader juga membutuhkan motivasi yang baik karena kader merupakan tenaga sukarelawan yang pekerjaannya cukup penting. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan motivasi kerja kader Posyandu dengan ketepatan pengukuran antropometri pada Posyandu Balita di Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilaksanakan pada bulan September – Desember 2022. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dan lembar pengumpul data yang disusun oleh peneliti. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil pengamatan dan wawancara peneliti. Populasi adalah kader posyandu di wilayah kerja Kota Kediri dari 285 posyandu yang berstatus purnama dan mandiri. Selanjutnya, dipilih 138 kader yang memenuhi kriteria inklusi sesuai dengan jumlah minimal sampel yang dibutuhkan. Hasil penelitian terhadap 138 kader posyandu yang berstatus purnama dan mandiri di wilayah kerja Kota Kediri menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki motivasi kerja yang tinggi. Dalam pelaksanaan posyandu, sebagian besar kader tidak tepat dalam melakukan pengukuran antropometri, yang diketahui dari perbandingan pengukuran antara kader dan peneliti. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara motivasi dan ketepatan pengukuran antropometri dengan nilai signifikansi 0,000. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kader Posyandu dan ketepatan pengukuran antropometri pada saat Posyandu Balita di Kota Kediri.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afifa, Irma. (2019) Kinerja Kader dalam Pencegahan Stunting: Peran Lama Kerja sebagai Kader, Pengetahuan dan Motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), p. 336. doi: 10.21776/ub.jkb.2019.030.04.19.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (2021) Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2021, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, p. tabel 53.

Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat. (2010) Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers

Depkes RI. (2006) Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Jakarta: Departemen Kesehatan RI

Direktorat Gizi Masyarakat. (2021) Petunjuk Teknis Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) Balita. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Fadjri, T.Khairul. 2016. Kualitas Hasil Penimbangan Balita oleh Kader Posyandu. Aceh Nutrition Journal 1(2)

Gandaasri, A. S. (2017) Gambaran Presisi dan Akurasi Penimbangan Balita Oleh Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Skripsi. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas UIN Syarif Hidayatullah

Hardiyanti, R., Jus’at, I. and Angkasa, D. (2018) A relationship from long working to cadre, knowledge, education, training with precision and accuracy of weighing result by cadre at Integrated Health Post, Action: Aceh Nutrition Journal, 3(1), p. 74. doi: 10.30867/action.v3i1.

Harjatmo, T. P. and Imanti, A. N. (2017). Skill Of Cadre In Determining Plotting Point On Growth Chart According To Characteristics, Source Information And Knowledge Of Cadre. , SANITAS : Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan, 8(1), pp. 21–28. doi: 10.36525/sanitas.2017.4.

Hulu, F. N. (2018) Analisis Perbandingan Tingkat Akurasi Timbangan Digital Dan Manual Sebagai Alat Pengukur Berat Badan Anak, Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis, 9(1), pp. 1864–1868. doi: 10.47927/jikb.v9i1.120.

Johnson, L. J. et al. (2022) Challenges experienced by community health workers and their motivation to attend a self-management programme, African Journal of Primary Health Care and Family Medicine, 14(1), pp. 1–9. doi: 10.4102/phcfm.v14i1.2911.

Kemenkes RI. (2021) Profil Kesehatan Indonesia, Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Kemenkes RI. (2011) Buku Panduan Kader Posyandu: Menuju Keluarga Sadar Gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Kemenkes RI. (2011). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan: SIKDA Generik. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI

Kemenkes RI. (2016) Buku Saku Pemantauan Status Gizi dan Indikator Kinerja Gizi Tahun 2015. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI

Kemenkes RI (2018) ‘Buletin Stunting’, Kementerian Kesehatan RI, 301(5), pp. 1163–1178.

Muliyati; Echar, S. S. (2022) Pengaruh teknologi informasi, motivasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten pinrang, Journall Cash Flow, 1(1), pp. 64–77.

Novianti, B., Kurniawan, B. and Widjasena, B. (2017) ‘Hubungan Antara Usia, Status Gizi, Motivasi Kerja, Dan Pengalaman Kerja Dengan Produktivitas Kerja Operator Bagian Perakitan Di Pt. X’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(5), pp. 79–88.

Notoatmodjo, S. (2005) Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta

Rahayu, S. P. (2017) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Tentang Pengukuran Antropometri Dengan Ketrampilan Dalam Melakukan Pengukuran Pertumbuhan Balita Di Posyandu Kelurahan Karangasem Kecamatan Laweyan’, Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, p. 20. Available at: https://core.ac.uk/download/pdf/148617485.pdf. Riskesdas. 2017. Laporan Hasil Riskesdas 2017. Jakarta: Kemenkes RI.

Restusari, L. (2019) ‘Penyegaran Kader Posyandu Dalam Pengukuran Antropometri Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru’, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2012). Penilaian status gizi edisi revisi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG.

Suwarsi, S. and Nurwijayanti, N. (2021) ‘Analysis of Behaviour, Social Support and Motivation of Jumantik Cadre to Dengue High Fever (DHF) Entomological Index in the Pesantren 1 Public Health Center Kediri City’, Journal for Quality in Public Health, 4(2), pp. 155–165. doi: 10.30994/jqph.v4i2.203.

Tremblay, M. A. et al. (2009) Work Extrinsic and Intrinsic Motivation scale: its value for organizational psychology research, Canadian Journal of Behavioural Science, 41(4), pp. 213–226. doi: 10.1037/a0015167.

Tristanti, I. and Risnawati, I. (2017) ‘Motivasi Kader Dan Kelengkapan Pengisian Kartu Menuju Sehat Balita Di Kabupaten Kudus’, Indonesia Jurnal Kebidanan, 1(1), p. 1. doi: 10.26751/ijb.v1i1.221.

WHO. (2008) HMN, Framework and Standards for Country Health Information Systems 2nd Edition

Yanqiu Huang, Jingjing Pei, Peter V. Nielsen, Francis Bonthoux, Sullivan Lechene, Francois-xavier Keller, Songheng Wu, Chunwen Xu, Z. C. (2021) ‘Chapter 4 - Experimental techniques’, in Industrial Ventilation Design Guidebook (Second Edition), p. Pages 185-277.

Unduhan

Diterbitkan

18-06-2026

Cara Mengutip

Ramadhani, A. R. . (2026). Hubungan antara Motivasi Kerja Kader terhadap Ketepatan Pengukuran Antropometri Kader pada Posyandu Balita di Kota Kediri . Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 1014–1019. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1237