Transformasi Nutraceutical Jelly Candy Sisik Bandeng dan Bungga Rosella sebagai Potensi Antioksidan Alami
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1219Kata Kunci:
Bunga Rosella, Protein, Jelly Candy, Sisik Ikan BandengAbstrak
Pendahuluan: Penuaan dini merupakan kondisi degeneratif pada kulit yang terjadi akibat paparan radikal bebas, baik yang berasal dari proses metabolisme tubuh maupun faktor eksternal seperti radiasi ultraviolet dan polusi lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kandungan kolagen dan antioksidan dari kombinasi ekstrak limbah sisik ikan bandeng (Chanos chanos) dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) yang diformulasikan dalam sediaan permen jelly sebagai intervensi anti-penuaan dini. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan tiga formulasi, yaitu F1 (0%:0%), F2 (5%:2%), dan F3 (10%:3%). Ekstraksi kolagen dilakukan melalui pretreatment NaOH 0,05 M selama 8 jam dan hidrolisis menggunakan CH₃COOH 0,3 M selama 72 jam, sedangkan ekstrak bunga rosella diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 72 jam. Evaluasi meliputi rendemen ekstrak, skrining fitokimia, uji protein, pengukuran pH, dan uji organoleptik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak protein sebesar 18% dan ekstrak rosella sebesar 20%. Skrining fitokimia mengonfirmasi adanya flavonoid, triterpenoid, alkaloid, saponin, dan tanin pada ekstrak rosella, sedangkan uji ninhidrin menunjukkan keberadaan gugus amino sebagai indikasi kandungan kolagen. Nilai pH seluruh formulasi berada pada rentang 5–7 dan memenuhi standar SNI 3547.2:2008. Berdasarkan uji organoleptik, formulasi F2 (5%:2%) menunjukkan tingkat penerimaan tertinggi pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa. Simpulan: Formulasi F2 (5%:2%) merupakan formulasi optimal dengan karakteristik fisik, sensori, dan tingkat penerimaan panelis terbaik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional anti-penuaan dini berbasis bahan alam.
Unduhan
Referensi
Diana, V. E., Abadi, H., & Andry, M. (2023). Formulasi sediaan body butter ekstrak etanol bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) sebagai pelembab kulit. Journal of Pharmaceutical and Sciences. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.321
Dominica, D., Sari, D. K., Handayani, D., Zulkarnain, D., Simanjuntak, A. T., Khairunisah, D., & Shufyani, F. (2023). Formulasi pelembab bibir alami dari sari buah jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) dan ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1). https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i1.4
He, X., Li, Z., & Wang, H. (2023). Global anti-aging market growth and consumer demand for bioactive ingredients. Journal of Consumer Health, 15(2), 112–125. https://doi.org/10.1016/j.jch.2023.04.011
Lestari, G. A. D. (2022). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosella ungu (Hibiscus sabdariffa L.). Jambura Journal of Chemistry, 4(1). https://doi.org/10.34312/jambchem.v4i1.11157
Miranti, M., Lohitasari, B., & Amalia, D. R. (2017). Formulasi dan aktivitas antioksidan permen jelly sari buah pepaya California (Carica papaya L.). FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.33751/jf.v7i1.799
Prakoeswa, F. R. S., & Sari, W. A. (2022). Penuaan kulit dan terapi yang aman bagi geriatri: Artikel review. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(5), 512–520.
Pulungan, L. S., & Dalimunthe, G. I. (2022). Pengaruh konsentrasi sari buah stroberi (Fragaria × ananassa) terhadap formulasi dan evaluasi jelly drink dengan kombinasi madu dan gula. FARMASAINKES: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.32696/fjfsk.v1i2.1105
Rianto, L., Hong, M., Margaretha, O., Edwin, E., & Tjahyanto, T. (2024). The role of hydrolyzed oral collagen supplementation on premature aging in women aged 30–60 years. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(3), 214–223.
Riski, I., Ibrahim, I., Bahri, S., Sulhatun, S., & Nurlaila, R. (2022). Pemanfaatan limbah sisik ikan bandeng sebagai gelatin menggunakan metode ekstraksi. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 1(4), 38–48. https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.5739
Rizkyah, A., & Karimah, S. N. (2023). Literature review: Penuaan dini pada kulit: Gejala, faktor penyebab dan pencegahan. JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 3(2), 88–97. https://doi.org/10.36086/jgk.v3i2.2029
Ryveka, A., Lestari, L. A., Pratiwi, D., & Sundjaya, T. (2024). Pengembangan permen jelly “Previmin” multivitamin mineral untuk pencegahan stunting. Amerta Nutrition, 7(3SP). https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3sp.2023.10-19
Sari, D. K., & Dominica, D. (2022). Evaluasi uji hedonik dan uji pH sediaan permen jelly jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 5(2). https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.114
Wahid, H., Karim, S. F., & Sari, N. (2022). Formulasi sediaan krim anti-aging dari ekstrak kolagen limbah sisik ikan bandeng (Chanos chanos). Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(4), 428–436. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i4.1289
Wang, D., Nagata, M., Matsumoto, M., Amen, Y., Wang, D., & Shimizu, K. (2022). Potential of Hibiscus sabdariffa L. and hibiscus acid to reverse skin aging. Molecules, 27(18), 6076. https://doi.org/10.3390/molecules27186076
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

