Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Cuci Tangan dan Penggunaan Air Bersih terhadap Kejadian Diare Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Puskesmas Kalianda Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i4.1151Kata Kunci:
Diare, bayi, ASI eksklusif, cuci tangan, air bersihAbstrak
Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun (Kemenkes RI, 2022). Setiap tahun, angka kematian pada anak mencapai 91.000, dengan penyebab utama berupa infeksi gastroenteritis, yaitu penyakit diare (WHO, 2024). Di Kabupaten Lampung Selatan, tercatat 546 kasus diare pada bayi, dengan 75 kasus (7,59%) terjadi di UPTD Puskesmas Kalianda pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan bahwa diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait faktor-faktor yang memengaruhi kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hal tersebut. Metode: Metode penelitian ini menggunakan rancangan sectional. Populasi penelitian sebanyak 130 bayi berusia 0-12 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Hasil: Uji bivariat menunjukkan nilai chi-square untuk pemberian ASI eksklusif (p = 0,024), kebiasaan cuci tangan ibu (p = 0,010), dan penggunaan air bersih (p = 0,026). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif, kebiasaan cuci tangan ibu dan penggunaan air bersih dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan di UPTD Puskesmas Kalianda.
Unduhan
Referensi
Amalina, A., Ratnawati, L. Y., & Bumi, C. (2023). Hubungan Kualitas Air Konsumsi, Higiene, Dan Sanitasi Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting (Studi Case Control Pada Balita Stunting Di Kabupaten Lumajang). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 28-37.
Bag, Toshibananda, Saha, Mousumi, & Saha, Manish. (2020). Original Article. 1–5.
Bayu Et.Al (2020) Hubungan Pemberian ASI Eksklusif terhadap Kejadian Diare pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Puskesmas Denpasar Barat II. Jurnal Biomedik. 2020;12(1):68-75
Firmansyah, Y. W., Ramadhansyah, M. F., Fuadi, M. F., & Nurjazuli, N. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Balita: Sebuah Review. Bul. Keslingmas, 40(1), 1-6
Herlika, M., Murwati, M., & Surahman, F. (2023). Hubungan Asi Eksklusif Dengan Kejadian Diare Di Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Manna, 2(1), 47-54.
Jumiatun, Eka (2023). Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eklusif Dengan Riwayat Kejadian Diare Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Manahan. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia. Vol.2 No.8, Agustus Tahun 2023. https://journal-mandiracendikia.com/jikmc
Katiandagho, D., & Darwel, D. (2019). Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mal Kecamatan Manganitu Tahun 2015. Jurnal Sehat Mandiri, 14(2), 64- 78.
Kementerian Kesehatan Ri. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (Ski) Tahun 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan
Maulana Rizky, P. U. T. R. A. (2025). Analisis Kontaminasi Bakteri E. Coli Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar (Doctoral Dissertation, Universitas Serambi Mekkah).
Silalahi, N., Sinambela, R. Y., & Ginting, S. B. (2020). Analisis Hubungan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Stbm) Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Suka Mulia Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Jurnal Penelitian Kesmasy, 2(2), 9-17.
Swarjana, I. K. (2015). Metodologi penelitian kesehatan(edisi revisi). Yogyakarta: Andi Offset.
UNICEF.(2021).https://data.unicef.org/topic/child-health/diarrhoeal-disease/
Wati, P. D. C. A., & Ridlo, I. A. (2020). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Masyarakat Di Kelurahan Rangkah Kota Surabaya. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal Of Health Promotion And Health Education, 8(1), 47-58.
World Health Organization, (2024). Diarrhoeal disease: Key facts.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

