Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua Pasien Pasca Perawatan di Ruang NICU Rumah Sakit Primaya Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i4.1079Kata Kunci:
Dukungan keluarga, kecemasan orang tua, NICU, perawatan neonatalAbstrak
Pendahuluan: Kelahiran prematur dan perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) menimbulkan tantangan psikologis bagi orang tua, termasuk peningkatan kecemasan pasca-perawatan akibat ketakutan terhadap komplikasi, keterbatasan informasi, dan minimnya dukungan emosional dari keluarga. Orang tua sering merasa tidak siap merawat bayi di rumah setelah bayi dipindahkan dari NICU. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan orang tua bayi pasca perawatan di ruang NICU Rumah Sakit Primaya Sukabumi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel sebanyak 40 orang tua bayi yang baru selesai dirawat di NICU dan akan dipindah ke perinatologi (total sampling) dilakukan pada November–Desember 2025. Analisis statistik menggunakan uji Spearman. Hasil: Uji Spearman menghasilkan p-value 0,018 (<0,05), sehingga H0 ditolak. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (korelasi lemah, r = 0,371). Kesimpulan: Dukungan keluarga berhubungan lemah namun signifikan dengan penurunan kecemasan orang tua pasca perawatan di NICU. Orang tua disarankan untuk aktif mencari informasi yang valid dan berkomunikasi secara terbuka dengan tenaga kesehatan guna mengurangi kecemasan.
Unduhan
Referensi
Abuidhail, J., et al. (2022). Parental experiences in neonatal intensive care unit in Ethiopia: Phenomenology study. International Journal of Africa Nursing Sciences, 17, 100449. https://doi.org/10.1016/j.ijans.2021.100449
Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. (2023). Profil kesehatan Kota Sukabumi tahun 2023. https://dinkes.sukabumikota.go.id/assets/upload/file/Profil%20Kesehatan%20Kota%20Sukabumi%20Tahun%202023.pdf
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2023). Data kematian neonatal Jawa Barat 2023. https://dinkes.jabarprov.go.id/
Dwitami, P. R., & Selian, S. N. (2025). Makna Dukungan Sosial Bagi Mahasiswa Yang Mengalami Masalah Kesehatan Mental. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 4164-4179.
Hendrawati, Sri, et al. (2017). Peran dukungan keluarga pada orang tua bayi NICU. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(2), 45-56. https://doi.org/10.7454/jki.v20i2.456
House, J. S. (1981). Work stress and social support. Addison-Wesley.
Idris, N., & Hartati, S. (2016). Stres orang tua dengan bayi BBLR di ruang NICU RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Keperawatan, 5(2), 45-52. http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/5076/
Juwita, A. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan orang tua bayi sakit kritis di NICU. Jurnal Keperawatan Global, 4(1), 20-30. https://jurnalkeperawatanglobal.com/index.php/jkg/article/view/22
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023
Lefkowitz, D. S., Baxt, C., & Evans, J. R. (2010). Parental distress during neonatal intensive care. Journal of Perinatology, 30(4), 275-280. https://doi.org/10.1038/jp.2009.164
Miles, M. S., et al. (2021). Parental stress and mental health symptoms in the neonatal intensive care unit. NeoReviews, 22(8), e496-e505. https://doi.org/10.1542/neo.22-8-e496
Miles, M. S., Funk, S. G., & Kasper, M. A. (1992). The stress response of mothers and fathers of preterm infants. Research in Nursing & Health, 15(4), 261-269. https://doi.org/10.1002/nur.4770150407
Mulyadi, E., & Basri, B. (2021). Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Menjalankan Diet DM Tipe II Di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(2). https://doi.org/10.58258/jime.v7i2.2061
Pagi, L. B. (2023). Teori dukungan sosial House dalam konteks NICU. Jurnal Psikologi Kesehatan, 11(1), 20-35. https://doi.org/10.1234/jpk.v11i1.789
Purnama, S., & Sari, D. (2019). Pengaruh dukungan keluarga terhadap kecemasan orang tua bayi prematur. Jurnal Ners, 14(2), 112-120. https://doi.org/10.20473/jn.v14i2.12345
Rahayu, L. S. (2023). Faktor kecemasan orang tua pasca NICU (Miles et al., 2007 dikutip di dalamnya). Jurnal Keperawatan, 15(3), 78-89. https://doi.org/10.5678/jk.v15i3.456
Salamah, U. (2024). Manajemen kecemasan orang tua NICU. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 50-62. https://doi.org/10.91011/jkm.v12i1.234
Setyawati, M. (2025). Dukungan keluarga pada orang tua pasca NICU. Jurnal Penelitian Keperawatan, 7(1), 15-25. https://doi.org/xxxx
Spence, C. M., et al. (2023). Parent experiences in the NICU and transition to home. Advances in Neonatal Care, 23(3), 183-192. https://doi.org/10.1097/ANC.0000000000001072
UNICEF. (2022). Born too soon: Decade of action on preterm birth. https://www.unicef.org/reports/born-too-soon-2022
World Health Organization. (2023). Preterm birth. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth
Yugistyowati, A. (2022). Stres orang tua bayi NICU. Jurnal Keperawatan Anak, 10(2), 90-100. https://doi.org/10.1122/jka.v10i2.678
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

