Hubungan Risiko Ergonomi Dengan Kelelahan Kerja Pada Petugas Administrasi Di (RSD) Idaman Kota Banjarbaru Tahun 2026

Authors

  • Muhammad Risky Mulyawan STIKES Intan Martapura
  • Rusdi Rusdi STIKES Intan Martapura
  • Asni Hasaini STIKES Intan Martapura

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1528

Keywords:

Ergonomi, kelelahan kerja, petugas administrasi, rumah sakit

Abstract

Petugas administrasi rumah sakit memiliki aktivitas kerja yang didominasi oleh posisi duduk statis dan penggunaan komputer dalam waktu lama sehingga berisiko mengalami gangguan ergonomi dan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan risiko ergonomi dengan kelelahan kerja pada petugas administrasi di (RSD) Idaman Kota Banjarbaru Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 87 petugas administrasi, dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner risiko ergonomi dan kelelahan kerja, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki risiko ergonomi kategori baik sebanyak 63 responden (87,5%), sedangkan kelelahan kerja kategori tinggi dialami oleh 54 responden (75,0%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi (r) = 0,471 yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang antara risiko ergonomi dan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara risiko ergonomi dengan kelelahan kerja pada petugas administrasi di (RSD) Idaman Kota Banjarbaru. Penerapan prinsip ergonomi perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mengurangi risiko kelelahan kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulianingrum, P., & Hendra, H. (2022). Risk factors of musculoskeletal disorders in office workers. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 11(SI), 68–77.

Aulianingrum, T., & Hendra, H. (2022). Faktor ergonomi dan keluhan muskuloskeletal pada pekerja administrasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 88–96.

Badan Pusat Statistik. (2022). Keadaan angkatan kerja di Indonesia. BPS.

Basri, I. W., Darwis, A. M., & Abdullah, H. M. T. (2024). Hubungan faktor ergonomi dengan kejadian kelelahan kerja pada penjahit di Pasar Sentral Kabupaten Soppeng. Hasanuddin Journal of Public Health, 5(1).

Bhati, D. (2023). Improving patient outcomes through effective hospital administration. [Article]. Pub Med Central.

Chen, Y., & Zhang, H. (2023). Designing Workspaces for Employee Well-Being: Balancing Aesthetics and Functionality. Journal of Environmental Psychology.

Chowdhury, S., Hossain, M. S., Ahmed, S., & Rahman, M. M. (2023). Work-related stress and burnout among hospital administrative staff. Journal of Occupational Health, 65(1).

Davis, L. (2022). Human Physiology and Health. Chicago, Health Science Press.

Diana, R., Yuliana, I., & Pramono, A. (2019). Hubungan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 120–127.

Family. (2021). Pengaruh usia terhadap kelelahan kerja pada pekerja. Jurnal Kesehatan Kerja, 6(2), 95–102.

Fan, J., et al. (2024). Work-related musculoskeletal disorders, fatigue and stress: A systematic review. BMJ Open.

Fan, Y., Li, X., & Zhou, W. (2024). Relationship between ergonomic risk exposure and musculoskeletal fatigue among office workers: A systematic review. Applied Ergonomics, 118, 104210.

Fandani, A. D., & Widowati, E. (2022). Kelelahan kerja pada pekerja dinas kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19. JPKMI¸3(1), 18-25.

Ginanjar, R., Fathimah, A., & Aulia, R. (2018). Analisis risiko ergonomi terhadap keluhan musculoskeletal disolder (MSDs) pada pekerja kovensi di kelurahan kebon pedes kota Bogor tahun 2018. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 1(2), 124-129.

Greggi, S., Moretti, A., & Ricci, F. (2024). Physical ergonomic factors and occupational fatigue among office employees. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(3), 1154.

Halim, A., & Prasetyo, B. (2023). The Impact of Lighting on Employee Productivity in Office Environments. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 29(1).

Hayati, S. Z., & Situngkir, D. (2025). Faktor Risiko Keluhan Musculoskeletal di RS X Tahun 2025. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(9), 97-103.

Hendrick, P., Milosavljevic, S., Hale, L., Hurley, D., McDonough, S., Ryan, B., & Baxter, G. (2022). Ergonomic and individual risk factors for musculoskeletal pain in the ageing workforce. BMC Public Health.

Indah, P., Rahmawati, D., & Nuraini, S. (2023). Masa kerja dan kelelahan kerja pada pekerja administrasi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(1), 45–53.

Indah, V., Utami, N. T., & Nuraini. (2023). Analisis faktor risiko ergonomi ergonomi perawat terhadap keluhan musculoskeletal disorders. Jurnal Keperawatan Priority, 6(2), 131-143.

International Ergonomics Association. (2020). What is Ergonomics? Retrieved from www.iea.cc.

International Labour Organization. (2021). Ergonomics in the workplace.

Junaedi, J., & Wahab, A. (2023). Hipotesis penelitian dalam kesehatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 6(2), 142-146.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan kesehatan pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia. Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.

Krisdiana, I., Setyowati, D. L., & Widjasena, B. (2022). Hubungan kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada pekerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 123–130.

Kumar, S., Gupta, R., & Sharma, P. (2022). Ergonomic risk factors and musculoskeletal disorders among office workers: A systematic review. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 28(4), 2150–2160.

Lin, K.-H., Hsu, C.-C., & Lin, K.-Y. (2025). Job stress and burnout among hospital administrative staff: a cross-sectional study.

Linoe, R. G., Sumampow, O. J., & Wowor, R. E. (2022). Apakah postur kerja terkait dengan kelelahan kerja? Jurnal KESMAS, 11(4), 45–52.

LP3M. (2023). Buku panduan kode etik penelitian. LP3M.

Marfu’ah, S., Lestari, R., & Prasetyo, A. (2024). Kelelahan kerja fisik dan mental serta dampaknya terhadap produktivitas kerja. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 9(1), 15–22.

Martinez, L., & Garcia, R. (2023). Optimizing Office Layouts for Enhanced Collaboration and Reduced Stress: Recent Insights. Journal of Workplace Psychology

Matlakala, H. N., & Bezuidenhout, A. (2024). Administrative staffs’ training needs and talent development at a health sciences university. SA Journal of Human Resource Management, 22

Maulina, R., Fitria, D., & Hidayat, T. (2024). Hubungan risiko ergonomi dengan kelelahan kerja pada pekerja berbasis komputer. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 15(1), 44–52.

Mayangsari, D. P. (2020). Analisis Risiko Ergonomi pada Pekerjaan Mengangkat di Bagian Gudang Bahan Baku PT. AAP dengan Metode Niosh Lifting Equation. JUMINTEN, 1(3), 91-103.

Novyandi, R. (2022). Kelelahan kerja dan dampaknya terhadap kapasitas serta produktivitas pekerja. Jurnal Kesehatan Kerja, 7(2), 85–92.

Oakman, J., Kinsman, N., Stuckey, R., Graham, M., & Weale, V. (2022). Gender differences in musculoskeletal disorders among office workers. BMC Musculoskeletal Disorders, 23(1), 456.

Pah, Y. L. A., Ruliati, L. P., & Sahdan, M. (2025). Analisis faktor ergonomi dengan kelelahan kerja dan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja tenun ikat di Desa Numponi Kabupaten Malaka. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(2), 157–164.

Pangaribuan, O., Tambun, B., Panjaitan, L. M., Mutiara, P., & Sinaga, J. (2022). Peranan ergonomi di tempat kerja. ABDIMAS MANDIRI-Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 26-35.

Paskarini, I., Dwiyanti, E., Mahmudah, M., et al. (2025). The interplay of ergonomic risk factors and lifestyle factors on work fatigue. BMC Public Health, 25.

Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Wolters Kluwer Health.

Pratiwi, N., & Kurniawan, A. (2022). Hubungan postur kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja administrasi perkantoran. Jurnal Ergonomi Indonesia, 8(2), 77–85.

Qibtiah, M., Lestiani, I., Zubaidah, Z., & Sukmawaty, M. N. (2026). Hubungan Ergonomi Fisik Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Administrasi: The Relationship Between Physical Ergonomics and Work Productivity of Administrative Employees. Journal of Intan Hospital Administration, 3(1), 25-29.

Rachmawati, D., & Pravika, N. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja. Jurnal Kesehatan Kerja, 5(2), 101–108.

Rahmatullah, R. (2025). Pengaruh beban kerja dan status gizi terhadap produktivitas kerja melalui kelelahan kerja di PT Semen Tonasa (Persero) Pangkep [Disertasi doktor, Universitas Hasanuddin].

Rahmawati, D., & Nuraini, S. (2023). Hubungan postur kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja administrasi rumah sakit. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 12(2), 90–98.

Salim, A., Hariantika, A. P., Angella, S., & Handoko, B. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada petugas administrasi di Rumah Sakit X Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4).

Sanam, S., Berek, P. A. L., & Seran, Y. L. (2020). Burnout pada perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. CHMK Health Journal, 4(2), 123–130.

Saputro, A., Wijayanti, R., & Pratama, D. (2022). Dampak kelelahan kerja terhadap kesehatan dan produktivitas pekerja. Jurnal Kesehatan Kerja, 7(1), 30–38.

Sari, D. P., Sulistyawan, A., & Azizah, D. A. N. D. (2022). Hubungan kompetensi dengan kinerja petugas administrasi rumah sakit. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) 2022.

Sari, D. P., Wahyuni, I., & Lestari, R. (2023). Hubungan ergonomi kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja perkantoran. Jurnal Kesehatan Kerja, 8(1), 15–23.

Sari, O, S., & Sefrina. (2023). Faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi kelelahan kerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 55–62.

Sensa, A., Putri, R. M., & Handayani, S. (2022). Status gizi dan kelelahan kerja terhadap produktivitas pekerja. Jurnal Kesehatan Kerja, 7(2), 85–92.

Septiani, C. A., Kusumawati, N., & Wibowo, S. S. (2025). Tinjauan faktor ergonomi serta gangguan kesehatan dan keselamatan kerja di unit pendaftaran rawat jalan RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 13(1), 22–31.

Septiari, R. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kelelahan pada Pekerja Berulang di Industri Manufaktur, Mekanika: Majalah Ilmiah, 19(1), 15.

Siregar, M., Indrayana, M., & Khodizah, Z. (2025). Penerapan Metode Ergonomic Function Deployment dalam Perancangan Mouse Komputer Vertikal. Jurnal Rekayasa Industri (JRI), 7(1), 28-36.

Smith, A., & Jones, B. (2023). The Role of Ergonomics in Enhancing Workplace Productivity. Ergonomics, 66(1).

Smith, J., & Johnson, R. (2022). Effective Workplace Lighting Design: Balancing Illumination and Comfort. Journal of Environmental Ergonomics.

Smith, J., & Jones, R. (2023). Ergonomic intervention and work posture improvement among office employees. Journal of Occupational Health, 65(2), 115–124.

Sofyan, O. D., Zainul, L. M., & Ramdan, M. (2024). Penilaian risiko ergonomi di sektor kesehatan: Evaluasi postur kerja dengan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) di Puskesmas Karang Rejo Balikpapan. Jurnal Identifikasi, 11(4).

Somantri. (2020). Kelelahan kerja dan dampaknya terhadap kesehatan. Deepublish.

Sonmez, K., et al. (2025). Effects of psychosocial and ergonomic risk perceptions in the hospital environment. PubMed Central.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suraya, A., Situmorang, P. K.S. (2025). Risk factors and protective factors for musculoskeletal sisolder (MSD) complaints among office workers. a qualitative study, Binawan Student Journal (BSJ), 7(1), 45-51.

Suraya, N., & Situmorang, A. (2023). Faktor risiko ergonomi pada pekerja berbasis komputer. Jurnal Ergonomi Indonesia, 9(2), 101–109.

Sutrisno, A. (2023). Ergonomi Fisik: Desain Tempat Kerja yang Aman dan Nyaman.

Tampubolon, T. (2020). Ergonomi: Prinsip dan penerapan dalam lingkungan kerja. Medan: USU Press.

Tanjung, R., Mahyuni, L. M., Sinaga, J., Syaputri, D., Manalu, H. M. S., & Soedjadi, B. T. T. (2023). Ergonomic risk factors and their effects on musculoskeletal disolders (MSDs) among kao’s weavers. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 195-201.

Tarwaka. (2022). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja (2nd ed.). Harapan Press.

Ulfa, R. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Literasi Nusantara.

Wang, X., & Kim, J. (2023). The Impact of Office Layout on Employee Productivity and Collaboration: A Review of Recent Findings. Journal of Organizational Behavior.

Waruwu, F., Harefa, N., & Laoli, A. (2023). Kelelahan kerja dan risiko kesalahan kerja pada karyawan. Jurnal Kesehatan Kerja, 8(1), 45–52.

Widianto, R., et al. (2022). Using Computer Simulations for Optimal Lighting Design in Workspaces. Journal of Environmental Engineering and Management, 12(4).

Wijayanti, S., Rahman, F., & Lestari, P. (2023). Hubungan ergonomi kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja administrasi rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(3), 120–128.

World Health Organization. (2021). Musculoskeletal conditions and workplace ergonomics.

Yusrawati, & Muhardi. (2023). Hospital Management Functions: A Literature Review. Andalas Obstetrics and Gynecology Journal, 7(2), 363–371.

Yusrawati, Y. (2023). Hospital Management Functions: A Literature Review. Jurnal Obstetri dan Ginekologi (atau Jurnal Manajemen Rumah Sakit), 2023.

Published

2026-08-27

How to Cite

Mulyawan, M. R. ., Rusdi, R., & Hasaini, A. . (2026). Hubungan Risiko Ergonomi Dengan Kelelahan Kerja Pada Petugas Administrasi Di (RSD) Idaman Kota Banjarbaru Tahun 2026. Health Research Journal of Indonesia, 4(6). https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1528