Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Swamedikasi Antibiotik Pada Masyarakat: Tinjauan Sistematis Literatur

Authors

  • Dina Arista Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia
  • Revika Rachmaniar Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia
  • Indah Laily Hilmi Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v5i1.1857

Keywords:

swamedikasi antibiotik, resistensi antimikroba, akses pelayanan kesehatan, pengetahuan antibiotik, sumber informasi

Abstract

Self medication antibiotik merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang berkontribusi meningkatkan resistensi antimikroba. Tinjauan  ini bertujuan untuk mengidentifikasi  faktor-faktor yang berkaitan dengan penggunaan antibiotik tanpa resep, dengan fokus pada empat aspek utama: (1) akses ke layanan kesehatan, (2) sumber informasi kesehatan, (3) pemahaman tentang antibiotik, dan (4) perilaku pengobatan mandiri. Tinjauan literatur dilakukan terhadap 20 artikel penelitian yang bersumber dari basis data elektronik (PubMed, Scopus, Web of Science, Google Scholar) dan diterbitkan antara tahun 2016-2026, yang mencakup studi dari Indonesia, Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika. Temuan menunjukkan bahwa akses terbatas ke layanan kesehatan (akibat faktor jarak, biaya, dan masalah kepercayaan terhadap sistem kesehatan), ketergantungan pada sumber informasi tidak resmi (keluarga, teman, media sosial), pengetahuan yang tidak memadai mengenai antibiotik, serta sikap yang permisif terhadap pengobatan mandiri berulang merupakan faktor-faktor pendorong penggunaan antibiotik secara irasional tanpa resep. Salah satu studi yang ditelaah melaporkan nilai OR sebesar 3,53 (95% CI: 2,26–4,75) untuk ketidakpuasan layanan kesehatan, sementara ketidakpercayaan terhadap sistem kesehatan dilaporkan dengan OR sebesar 3,2 (95% CI: 1,8–6,1). Prevalensi penggunaan antibiotik secara mandiri berkisar antara 16% hingga 54,9% pada populasi yang diteliti. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi berbasis masyarakat yang komprehensif, penegakan aturan penjualan antibiotik yang lebih ketat, serta peningkatan akses ke layanan kesehatan untuk menekan praktik penggunaan antibiotik secara mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Doan DA, Nguyen AD, Le GB, Nguyen TT, Nguyen PL, Dinh DX. Prevalence and associated factors of antibiotic self-medication and home storage among antibiotic users: a cross-sectional study in Vietnam. BMC Public Health. 2025;25:1940. doi: 10.1186/s12889-025-23202-4.

Limwado GD, Aron MB, Mpinga K, et al. Prevalence of antibiotic self-medication and knowledge of antimicrobial resistance among community members in Neno District rural Malawi: a cross-sectional study. IJID Reg. 2024;13:100444. doi: 10.1016/j.ijregi.2024.100444.

Ahmed I, King R, Akter S, Akter R, Aggarwal VR. Determinants of antibiotic self-medication: a systematic review and meta-analysis. Res Social Adm Pharm. 2023;19(7):1007-1017. doi: 10.1016/j.sapharm.2023.03.009.

Hawkes BA, Khan SM, Bell ML, de Zapien JG, Ernst KC, Ellingson KD. Healthcare system distrust and non-prescription antibiotic use: a cross-sectional survey of adult antibiotic users. Antibiotics (Basel). 2023;12(1):79. doi: 10.3390/antibiotics12010079.

Azzahra AL, Nadjib M. Hubungan faktor sosial dan akses pelayanan kesehatan terhadap swamedikasi antibiotik pada masyarakat: literature review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2026;15(3):325-335. doi: 10.33221/jikm.v15i03.4559.

Adoko DD, Nakaziba R. Antibiotic self-medication in Otuke District, Northern Uganda: prevalence and associated factors. PLoS One. 2025;20(8):e0329290. doi: 10.1371/journal.pone.0329290.

Al-Tarawneh A, Ali T, Al-Taani GM. Public patterns and determinants of antibiotic self-medication and antibiotic knowledge in southern Jordan. Antibiotics (Basel). 2024;13(1):98. doi: 10.3390/antibiotics13010098.

Darakhvelidze M, Kalandadze I, Mirzikashvili N, Tsereteli Z, Zakareishvili N, Ketchakmadze N. Self-medication with antibiotics in Georgian population. Front Pharmacol. 2024;15:1254817. doi: 10.3389/fphar.2024.1254817.

Yunita SL, Yang HW, Chen YC, et al. Knowledge and practices related to antibiotic use among women in Malang, Indonesia. Front Pharmacol. 2022;13:1019303. doi: 10.3389/fphar.2022.1019303.

Al-Mehmadi B, Alsubaie S, et al. Knowledge and attitude of self-medication with leftover antibiotics in Saudi Arabia: a cross-sectional study. F1000Res. 2024;12:304. doi: 10.12688/f1000research.130364.2.

Haryanto K, Ekadipta, Suherla S. Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada pasien di Puskesmas Taktakan Kota Serang. JFARMAKU. 2023;8(1):19-24.

Karuniawati H, Hassali MAA, Suryawati S, Ismail WI, Taufik T, Hossain MS. Assessment of knowledge, attitude, and practice of antibiotic use among the population of Boyolali, Indonesia: a cross-sectional study. Int J Environ Res Public Health. 2021;18(16):8258. doi: 10.3390/ijerph18168258.

Pitaloka DAE, Insyirah A, Oktariani AN, Mardhiyyah CA, Alfarafisa NM. Parental knowledge, attitude, and practice on self-medication of antibiotics for children in Bandung, Indonesia: a questionnaire-based survey and module-based learning intervention. BMC Pediatr. 2025;25:06084-8. doi: 10.1186/s12887-025-06084-8.

Sachdev C, Anjankar A, Agrawal J. Self-medication with antibiotics: an element increasing resistance. Cureus. 2022;14(10):e30844. doi: 10.7759/cureus.30844.

Kabir H, Hasan MK, Tutul AH, et al. Prevalence and determinants of antibiotic self-administration among adult antibiotic users: a cross-sectional study. Patient Prefer Adherence. 2022;16:2409-2421. doi: 10.2147/PPA.S372501.

Karuniawati H, et al. Practice and associated factors determination of self-medication with antibiotics among community residents in Boyolali, Indonesia: a cross-sectional study. J Appl Pharm Sci. 2022;12(10):106-113. doi: 10.7324/JAPS.2022.121011.

Zheng Z, Feng Z, Zhang D, Sun X, Dong D, Luo Y, et al. Self-medication behavior with antibiotics: a national cross-sectional survey in China. Front Public Health. 2023;10:1047710. doi: 10.3389/fpubh.2022.1047710.

Jabeen R, Shaikh A, Gautam R, Nabi N, Sultana E, Bano A. A multifaceted analysis of self-medication with antibiotics in South-East Delhi: a mixed-method study. Cureus. 2025;17(5):e84623. doi: 10.7759/cureus.84623.

Fitriah R, Mardiati N. Pengaruh faktor sosiodemografi terhadap pengetahuan dan sikap pada penggunaan antibiotik di kalangan masyarakat pedesaan. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis. 2021;7(1):34-43.

Restiyono A. Analisis faktor yang berpengaruh dalam swamedikasi antibiotik pada ibu rumah tangga di Kelurahan Kajen Kabupaten Pekalongan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2016;11(1):14-27. doi: 10.14710/jpki.11.1.14-27.

Published

2026-10-31

How to Cite

Arista, D., Rachmaniar, R. ., & Hilmi, I. L. . (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Swamedikasi Antibiotik Pada Masyarakat: Tinjauan Sistematis Literatur. Health Research Journal of Indonesia, 5(1), 104–112. https://doi.org/10.63004/hrji.v5i1.1857