Pengaruh Self-Control Terhadap Kepatuhan Menjalankan Pola Makan Sehat Pada Penderita Hipertensi di Desa Awang bangkal Timur
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1794Keywords:
Hipertensi, Kepatuhan Pola Makan Sehat, Self-ControlAbstract
Kepatuhan menjalankan pola makan sehat merupakan tantangan utama dalam pengelolaan jangka panjang penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-control terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat pada penderita hipertensi di Desa Awang Bangkal Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala self-control dan skala kepatuhan berbasis Health Belief Model. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara self-control terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat (r = 0,400; p < 0,001). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² = 0,160, yang berarti self-control memberikan kontribusi sebesar 16% terhadap kepatuhan, sedangkan 84% dipengaruhi oleh faktor lain (t = 3,700; F = 13,69; p < 0,001). Kesimpulannya, self-control berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat pada penderita hipertensi, sehingga peningkatan self-control perlu menjadi fokus intervensi psikologis dan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan pola makan sehat pada penderita hipertensi.
Downloads
References
Adetya, S., & Viena, Y. S. (2023). Analysis of self-control as a predictor of healthy behavior in adolescents. Journal of Health Psychology Research, 10(2), 615–623.
Arifin, H. H., & Milla, M. N. (2020). Adaptasi dan properti psikometrik skala kontrol diri ringkas versi Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 179–195. https://doi.org/10.7454/jps.2020.18
Abera, B., Yazew, T., Legesse, E., & Kuyu, C. G. (2024). Dietary adherence and associated factors among hypertensive patients in governmental hospitals of Guji Zone, Oromia, Ethiopia. Journal of Health, Population and Nutrition, 43, Article 108. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00598-0
Azwar, S. (2021). Penyusunan Skala Psikologi. Pustaka Pelajar.
Assyfa, N., Hoedaya, A. P., & Inriyana, R. (2024). Correlation between knowledge and compliance with complication prevention in hypertension patients [Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan komplikasi pada penderita hipertensi]. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN), 7(1), 13–21. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.129
Anggraeni, R. I., Rosliany, N., & Yari, Y. (2025). Hubungan self efficacy dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Puskesmas Sawah Besar Jakarta Pusat. Jurnal Kesehatan Primer, 10(2), 147–155. https://doi.org/10.31965/jkp
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Banjar tahun 2024.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2023). Profil kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2023.
Susilo, E. (2024). Hubungan perilaku self-management dengan kepatuhan diet pasien hipertensi di RSUD R.A. Basoeni Kabupaten Mojokerto. Universitas Airlangga.
Suciana, F., Lina, N. M., & Murtana, A. (2025). Efektifitas edukasi diet dengan kepatuhan diet lansia dengan hipertensi. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 13(1).
Friandi, R. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kemantan Tahun 2020. 01, 61–68.
Ginting, W. M., & Aulia, A. (2022). The effect of compliance with a low-salt diet on blood pressure in hypertension patients at Grandmed Hospital Lubuk Pakam. Journal of Health Science, 13(2), 1222–1227.
Gedo, A. T., Estifanos, M. B., Tesfaye, A., Gadacho, M. T., & Tulu, K. T. (2025). Determinants of dietary adherence among hypertensive patients attending outpatient treatment at public hospitals of Gedeo Zone, South Ethiopia: Unmatched case–control mixed study. BMC Nutrition, 11, Article 223. https://doi.org/10.1186/s40795-025-01214-y
Hidayah, A. R., & Vitriyah, N. L. (2023). Edukasi gizi seimbang terhadap pola makan anak sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 3(2), 135–140.
Hidayat, T., Widniah, A. Z., & Febriana, A. (2024). The relationship between health care function and family. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(3), 1415–1422. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i3.3189
Hamim, N., Salam, A. Y., Hafshawaty, U., Hasan, Z., & Diet, K. (2024). Pengaruh edukasi diet hipertensi terhadap kepatuhan diet pasien hipertensi di Desa Papringan Kecamatan. 63–74.
Indonesia, P. K. (2024). Profil kesehatan. Pemerintah Republik Indonesia.
Jones, C. L., Jensen, J. D., Scherr, C. L., Brown, N. R., Christy, K., & Weaver, J. (2016). The health belief model as an explanatory framework in communication research: Exploring parallel, serial, and moderated mediation. Health Communication, 30(6), 566–576. https://doi.org/10.1080/10410236.2013.873363
Liu, F., Song, T., Yu, P., Deng, N., Guan, Y., & Yang, Y. (2023). Efficacy of an mHealth app to support patients’ self-management of hypertension: Randomized controlled trial. JMIR mHealth and uHealth. https://doi.org/10.2196/43809
Mann, T., & Ward, A. (2025). The self-control of eating. In K. D. Vohs & R. F. Baumeister (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 87–114). Guilford Press.
Nabila, A., Arnita, Y., & Mulyati, D. (2022). Self-management penderita hipertensi. JIM FKep (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan), 5(4).
Puskesmas Karang Intan 2. (2025). Laporan profil hipertensi Puskesmas Karang Intan 2 tahun 2025. Puskesmas Karang Intan 2.
Patarru, F., & Solon, M. (2022). Factors associated with diet compliance with hypertension patients. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 12(3), 133–139. https://doi.org/10.33221/jiiki.v12i03.2074
Rachmania, D., Siswoaribowo, A., & Novitasari, P. (2022). Self-control dan self-care behaviour pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan Karya Husada, 1(2), 378–388.Rosenstock, I. M., & Ph, D. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. 2(4).
Rumalean, I., & Priasmoro, D. P. (2026). Pengaruh edukasi terhadap kepatuhan diet pada pasien hipertensi di ruang rawat inap RSU Obi, Halmahera Selatan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 6(1). https://doi.org/10.59894/jpkk.v6i1.1169
Shim, J., Heo, J. E., & Kim, H. C. (2020). Factors associated with dietary adherence to the guidelines for prevention and treatment of hypertension among Korean adults with and without hypertension. Clinical Hypertension, 26, 1–11. https://doi.org/10.1186/s40885-020-00145-4
Shofiya, R., Manto, O. A. D., Redjeki, D. S. S. R., & Syahlani, A. (2025). Illness perception aspek personal control pada pasien hipertensi. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan, 2(3), 85–90.
Sinaga, T. C., & Undarwati, A. (2024). Eating behaviour: How health concern, self-control, and gender influence healthy food choice. Jurnal Psikologi Kesehatan, 9(3), 580–586.
Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271–324. https://doi.org/10.1111/j.0022-3506.2004.00263.x
Theofani, E., Zainal, S., & Kadrianti, E. (2024). Pengaruh self-management terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Tadjuddin Chalid Makassar. Jurnal Keperawatan, 4, 123–129.
Widniah, A. Z., Hidayat, T., & Febriana, A. (2025). Peran keluarga terhadap kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Indonesian Journal of Global Health Research, 6, 80–85.
Winters, B. J., Banfield, N., Dixon, C., Swensen, A., & Holman, D. (2021). 3D-printable and open-source modular smartphone visible spectrophotometer. HardwareX, 10, e00232. https://doi.org/10.1016/j.ohx.2021.e00232
World Health Organization. (2021). Hypertension. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Widayani, K. D. Y., Wijaya, I. P. A., Prihandini, C. W., & Prihandhani, I. G. A. S. (2025). Hubungan pengetahuan diet DASH dengan kepatuhan diet pada pasien hipertensi. 3(2), 218–223.
Zulfahmi. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet berdasarkan Health Belief Model (HBM) pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar .Universitas Hasanuddin.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


