Identifikasi Bakteri Nosokomial Pada Tempat Tidur Pasien Ruang Perawatan Anak RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda

Authors

  • Reva Medyana Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Tiara Dini Harlita Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Nursalinda Kusumawati Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • I Gede Andika Sukarya Poltekkes Kemenkes Kaltim

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1635

Keywords:

bakteri, infeksi nosokomial, ruang perawatan anak, rumah sakit, tempat tidur

Abstract

Pendahuluan: Infeksi yang didapatkan saat pasien menerima perawatan di fasilitas medis dikenal sebagai infeksi nosokomial, atau infeksi terkait perawatan kesehatan (HAIs). Terutama di bangsal pediatrik tempat anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang belum matang berada, tempat tidur pasien dapat berfungsi sebagai reservoir bagi mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Tujuan: Mengidentifikasi bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi nosokomial pada permukaan tempat tidur pasien di Ruang Perawatan Anak RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Metode: Penelitian observasional deskriptif menggunakan 40 sampel swab permukaan kasur yang diambil dengan teknik total sampling. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur pada media Blood Agar dan MacConkey Agar, dilanjutkan pewarnaan Gram dan uji biokimia. Hasil: Seluruh sampel (100%) menunjukkan pertumbuhan pada Blood Agar, sedangkan (57,5%) tumbuh pada MacConkey Agar. Bakteri Gram negatif lebih dominan (57,5%) dibandingkan Gram positif (42,5%). Spesies yang ditemukan meliputi Pseudomonas sp. (30%), Staphylococcus aureus (22,5%), Klebsiella sp. (12,5%), Streptococcus sp. (10%), Bacillus sp. (10%), Acinetobacter sp. (7,5%), dan Citrobacter sp. (7,5%). Simpulan: Permukaan tempat tidur pasien di ruang perawatan anak terkontaminasi berbagai bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi nosokomial, dengan dominasi Pseudomonas sp.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baharutan, A., Rares, F. E. S., & Soeliongan, S. (2015). Pola Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial Pada Ruang Perawatan Intensif Anak Di BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik, 3(1), 412–419. https://doi.org/10.35790/ebm.3.1.2015.7417

Dewi, D. A. R., Rahmawati, I., & Waty, C. E. (2024). Pola Sensitivitas Bakteri Pseudomonas aeruginosa Yang Berasal Dari Ruang Rawat Inap RSUP Surakarta Terhadap Beberapa Antibiotik. Jurnal Current Pharmaceutical Sciences, 8(1), 781–789. https://journal.umbjm.ac.id/index.php/jcps

Djasfar, S. P., & Pradika, Y. (2023). Identifikasi Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial ( Pseudomonas aeruginosa ) Pada Lantai Intensive Care Unit ( ICU ). Jurnal Medical Laboratory, 2(1), 9–19. https://ejournal.stikeskesosi.ac.id/index.php/Medlab

Elmadany, M. S., Rares, F. E. S., & Homenta, H. (2025). Identifikasi Pola Bakteri Dan Uji Sensitivitas Antibiotik Di Kamar Bersalin Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal Medical Scope, 7(1), 149–154. https://doi.org/10.35790/msj.v7i1.55297

Holderman, M. V, Queljoe, E. De, & Rondonuwu, S. B. (2017). Identifikasi Bakteri Pada Pegangan Eskalator Di Salah Satu Pusat Perbelanjaan Di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Sains, 17(1), 13–18.

Lio, T. M. P., & Sanatang. (2021). Bacterial Screening On Banana Skin By Using Nutrient Agar And Blood Agar Media. Jurnal Biologi Makasar, 6(1), 31–37. http://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma

Novalina, D., & Sari, D. P. (2024). Gambaran Bakteri Gram Positif Dan Gram Negatif Penyebab Pneumonia Pada Pasien Rawat Inap RSUD Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 2167–2172.

Nurhasanah, V. A., Mahtuti, E. Y., Husnah, Y. A., Teknologi, P., & Medis, L. (2024). Identifikasi Bakteri Patogen Gram Negatif Pada Alat Praktikum Mikrobiologi Di Laboratorium Central Stikes Maharani Malang. Journal Borneo, 4(2), 67–80.

Pase, H. P., Azahra, S., & Harlita, T. D. (2023). Identifikasi Bakteri Staphylococcus aureus Pada Saliva Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Harapan Baru. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5545–5553

Pramesti, L. A., & Niam, S. (2025). Mikroorganisme Penyebab Infeksi Nosokomial Dan Faktor Risiko Pada Pasien Intensive Care : Tinjauan Literatur Dan Implikasinya Dalam Perawatan Klinis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2246–2256.

Putri, A. T., Soleha, T. U., Nareswari, S., & Ramadhian, M. R. (2024). Enterobactericeae sebagai Bakteri Patogen Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit. Medula, 14(1), 117–121.

Putri, T. P. M., Olivia, A. W., & Rares, F. E. S. (2019). Pola Bakteri Aerob yang Berpotensi Menyebabkan Infeksi Nosokomial di Ruang Instalasi Bedah Sentral ( IBS ) RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik, 7(1), 14–18.

Rafidah, S. F., Prastika, A. B., & Nazili, M. H. A. (2020). MWF ( Musa Sp . Waste Fibers ) Dan Gold Nanoparticel : Inovasi Diagnosis Acinetobacter Baumannii Pemicu Nosokomial Terintegrasi M ’ Health Untuk Mengoptimalkan Potensi Lokal Di Jawa Timur. Jurnal Penelitian Dan Penalaran, 7(2), 138–150. http://journal.unismuh.ac.id

Ramadan, A., Jordan, A., Ardhani, A. R., Monalita, R., Munardi, F. N., Syahdilla, A., Nuswantoro, A., & Triana, L. (2024). Identifikasi Bakteri Coliform Pada Minuman Air Tahu dan Air Tebu yang Dijual di Wilayah Kota Pontianak. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 7(2), 149–156. https://doi.org/10.30602/jlk.v7i2.1470

Rengkuan, W. L., Waworuntu, O. A., & Soeliongan, S. (2016). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Aerob Yang Berpotensi Menyebabkan Infeksi Nosokomial di Irina D RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik, 4(2), 1–6. https://doi.org/10.35790/ebm.4.2.2016.14658

Rinihapsari, E., & Julianasya, S. (2021). Penggunaan KOH String Test Sebagai Alternatif Identifikasi Awal Bakteri Gram Negatif. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesi, 1(1), 100–110. https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/jikki

Safitri, N. A., Dewi, S. S., & Wardoyo, F. A. (2019). Aktivitas Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri L .) Terhadap Pertumbuhan Klebsiella pneumoniae Dan Pseudomonas aeruginosa. Prosiding Mahasiswa Seminar Nasional Unimus, 2(1), 76–82. http://prosiding.unimus.ac.id

Shari, A., & Humaira, A. P. (2025). Identifikasi Bakteri Staphylococcus aureus Pada Seragam Dokter Di Rumah Sakit. Jurnal Of Health Science, 5(4), 718–728.

Wahyuningsih, D. S., & Ekawati, E. R. (2021). Deteksi Cemaran Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial pada Membran Stetoskop. Jurnal Sain Health, 5(1), 1–7.

Wilantri, G. D., & Farida, H. (2015). Kolonisasi Bakteri Patogen Potensial Penyebab Infeksi Daerah Operasi Pada Kulit Pasien Praoperatif (Studi Faktor Risiko Usia, Kebiasaan Merokok, Higiene Personal Dan Lama Perawatan Praoperatif Di RSUP Dr Kariadi Semarang). Jurnal Kedokteran Diponegoro, 4(4), 859–872. https://www.neliti.com/id/publications/112400/

Zusandy, Sommeng, F., Musa, I. M., Aryanti, & Amir, S. P. (2021). Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial di Ruang Rawat Inap. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 1(2), 97–103. https://doi.org/10.33096/fmj.v1i2.83

Published

2026-08-17

How to Cite

Medyana, R., Harlita, T. D. ., Kusumawati, N. ., & Sukarya, I. G. A. . (2026). Identifikasi Bakteri Nosokomial Pada Tempat Tidur Pasien Ruang Perawatan Anak RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2315–2322. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1635