Hubungan Status Gizi dan Stimulasi terhadap Perkembangan Balita melalui KPSP

Authors

  • Yessy Octa Fristika STIK Siti Khadijah
  • Fariha Nuzulul Hinisa STIK Siti Khadijah

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1586

Keywords:

Status Gizi, Stimulasi, Perkembangan Balita, KPSP

Abstract

Status gizi dan stimulasi pada balita memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan balita. Status gizi yang baik mendukung perkembangan anak yang optimal, sedangkan status gizi buruk dapat menghambatnya. Begitu juga dengan stimulasi yang baik dilakukan dengan penuh kasih sayang, aman, menyenangkan tanpa paksaan, dan disesuaikan dengan usia. Penelitian ini menggunakan desain yang bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer yang dilakukan melalui pendekatan cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat, dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa Ada Hubungan yang bermakna antara Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Balita (P-Value = 0,021), Motorik Halus pada Balita (P-Value = 0,002), Perkembangan Bahasa pada Balita (P-Value = 0,012), Perkembangan Sosialisasi dan Kemandirian pada Balita (P- Value = 0,021). Kemudian terdapat hubungan yang bermakna antara Stimulasi dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Balita (P-Value = 0,000), Perkembangan Motorik Halus pada Balita (P-Value = 0,000), Perkembangan Bahasa pada balita (P- Value = 0,000) dan Perkembangan sosialisasi dan kemandirian pada Balita (P-Value = 0,000). Simpulan penelitian ini mengindikasikan adanya hubungan yang cukup erat antara status gizi dan stimulasi terhadap perkembangan balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, F., Yusuf, R. A., & Patimah, S. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah di TK Sumange Tealara Bone. 3(4), 795–806. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v3i4.555

Aseandre, et al. (2020). Hubungan Stimulasi Orang Tua , Status Gizi dan Lingkungan dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Prasekolah di PAUD Kota Samarinda. Borneo Student Research, 1(3), 1847–1853.

Azandi, T. (2020). Perkembangan Bahasa Anak Usia Toddler [SekolahTinggi Ilmu Kesehatan Widya Nusantara]. https://repository.uwn.ac.id/id/eprint/532/1/Bab1_Dp.pdf

Dary; Rumagit, R. A., & Tampubolon, R. (2023). Stimulasi Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah berdasarkan Status Pekerjaan Ibu. 19(2), 87–96. https://doi.org/10.31983/link.v19i2.9550

Fernando, F. et al. (2020). Hubungan Stimulasi Ibu dengan Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11, 205–211. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30633/jkms.v11i2.783

Fristika, Y. O. (2024). Analisis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita dengan Penggunaan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) di RT.003 RW.003 Kel. Bukit Baru, Kec. Ilir Barat I, Palembang. 16(4), 540–546. https://stikes-nhm.e-journal.id/JOB/article/view/2520

Kemenkes RI. (2022). Isi Piringku: Pedoman Makan Kekinian Orang Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-pedoman-makan-kekinian-orang-indonesia

Komariyah, S. (2022). Hubungan status gizi dengan perkembangan motorik halus pada anak usia pra sekolah skripsi. http://repo.uds.ac.id/id/eprint/487/1/18010071 Siti Komariyah.pdf

Mashuri, S. R. (2024). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Kasar Balita di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kota Surabaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 7870–7877. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14056

Masila, et al. (2023). Analisis Status Gizi Dengan Perkembangan Bicara Anak Usia 3-4 Tahun. Cendekia Medika : Jurnal STIKES Al-Ma’arif Baturaja, 8(1), 114–122. https://doi.org/https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.218

Naufal, A. F., & Farlinda, A. R. (2023). Hubungan Tingkat Pemahaman Orangtua Terkait Stimulasi dengan Kemampuan Motorik Kasar Usia 15 Bulan di Pediatric Therapy Center Ngawi. Fisiomu, 4(3). https://doi.org/https://10.23917/fisiomu.v4i3.21964

Rantauni, D. A. (2022). Korelasi Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.55606/klinik.v1i2.622

Rantina, M., Hasmalena, & Nengsih, Y. K. (2021). Buku Panduan Stimulasi dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia (0 - 6) tahun (Habiburahman (ed.)). Edu Publisher. https://books.google.co.id/books?id=raEJEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Sambuari, L. E. et al. (2013). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Sosial Anak Usia 5 Tahun Di Tk Tunas Bhakti Manado. 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35790/jkp.v1i1.2196

Sari, E., & Mardalena, M. (2021). Analisis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Pada Balita Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (Kpsp). Jurnal ’Aisyiyah Medika, 6(2), 334–342. https://doi.org/10.36729/jam.v6i2.669

Yuliana. (2024). Hubungan Stimulasi Orang Tua Dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 18-24 Bulan. Jurnal Ilmiah Wijaya, 16(1), 33–39. https://doi.org/https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i1455

Yuniarti, A. I., Kebidanan, A., Mitra, W., & Nganjuk, H. (2016). Hubungan stimulasi dini oleh ibu balita dengan perkembangan kemandirian anak pra sekolah. Jurnal Ilmiah Bidan, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.61720/jib.v1i2.10

Yusnita et al. (2022). Hubungan riwayat stimulasi motorik halus terhadap kemampuan baca tulis anak usia 5 – 6 tahun. 11(1), 165–169.

Zaim, A., Mahfuddin, M., & Rahmadi, F. A. (2016). Hubungan perkembangan kemampuan bahasa dengan pendidikan anak usia dini nonformal. JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO, 5(4), 287–297.

Published

2026-08-19

How to Cite

Fristika, Y. O. ., & Hinisa, F. N. . (2026). Hubungan Status Gizi dan Stimulasi terhadap Perkembangan Balita melalui KPSP. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2339–2346. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1586