Konsumsi Alkohol sebagai Faktor Risiko dan Kaitannya dengan Luaran Tuberkulosis: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1541Keywords:
Tuberkulosis, Konsumsi Alkohol, Luaran Pengobatan, Alcohol Use DisorderAbstract
Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit menular di dunia. Konsumsi alkohol merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian tuberkulosis dan memengaruhi luaran pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan konsumsi alkohol sebagai faktor risiko dan kaitannya dengan luaran tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review melalui penelusuran artikel pada basis data PubMed dan Google Scholar. Artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan pada tahun 2016-2025 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh tujuh artikel yang memenuhi kriteria. Hasil: Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol berhubungan dengan peningkatan risiko tuberkulosis serta luaran pengobatan yang kurang baik, seperti kegagalan pengobatan, kekambuhan (relapse), dan peningkatan mortalitas. Kondisi tersebut berkaitan dengan gangguan respons imun dan peningkatan stres oksidatif yang mendukung pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis. Simpulan: Konsumsi alkohol merupakan faktor risiko penting yang berhubungan dengan peningkatan kejadian tuberkulosis dan luaran pengobatan yang kurang baik.
Downloads
References
Aristiana, C. D., & Wartono, M. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian multi drug resistance tuberkulosis (MDR-TB). Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 1(1), 65–74. https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2018.v1.65-74
Heshmati, B., Omidi, S., & Mohammadi, Y. (2025). Impact of alcohol consumption, substance use, and smoking on treatment outcomes in tuberculosis: A systematic review and meta-analysis. Systematic Reviews, 14, 139. https://doi.org/10.1186/s13643-025-02888y
Imam, F. R. S., Umboh, J. M. L., & Tuda, J. S. B. (2023). Faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian multidrug-resistant tuberculosis (TB-MDR) di kota ternate, maluku utara. E-CliniC, 11(3), 260–268. https://doi.org/10.35790/ecl.v11i3.44459
Imtiaz, S., Shield, K. D., Roerecke, M., Samokhvalov, A. V., Lönnroth, K., & Rehm, J. (2017). Alcohol consumption as a risk factor for tuberculosis: meta-analyses and burden of disease. European Respiratory Journal, 50(1), 1700216. https://doi.org/10.1183/13993003.00216-2017
Kan, C. K., Ragan, E. J., Sarkar, S., Knudsen, S., Forsyth, M., Muthuraj, M., Vinod, K., Jenkins, H. E., Horsburgh, C. R., Salgame, P., Roy, G., Ellner, J. J., Jacobson, K. R., Sahu, S., & Hochberg, N. S. (2020). Alcohol use and tuberculosis clinical presentation at the time of diagnosis in puducherry and Tamil Nadu, India. PLOS ONE, 15(12), e0240595. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0240595
Ministry of Health Republic of Indonesia. (2025). Indonesia’s Movement to End TB. Ministry of Health Republic of Indonesia. https://kemkes.go.id/eng/indonesias-movement-to-end-tb
Mohammadnabi, N., Shamseddin, J., Emadi, M., Bodaghi, A. B., Varseh, M., Shariati, A., Rezaei, M., Dastranj, M., & Farahani, A. (2024). Mycobacterium tuberculosis: the mechanism of pathogenicity, immune responses, and diagnostic challenges. Journal of Clinical Laboratory Analysis, 38(23), e25122. https://doi.org/10.1002/jcla.25122
Nanavare, R. T., Bhui, N. K., & Nhavakar, A. (2023). Alcohol and tuberculosis: a comprehensive public health perspective and case series study at a tertiary care hospital. Journal of Medical Science And Clinical Research, 11(8), 37–45. https://doi.org/10.18535/jmscr/v11i8.05
Pai, M., Behr, M. A., Dowdy, D., Dheda, K., Divangahi, M., Boehme, C. C., Ginsberg, A., Swaminathan, S., Spigelman, M., Getahun, H., Menzies, D., & Raviglione, M. (2016). Tuberculosis. Nature Reviews Disease Primers, 2(1), 16076. https://doi.org/10.1038/nrdp.2016.76
Silva, D. R., Muñoz-Torrico, M., Duarte, R., Galvão, T., Bonini, E. H., Arbex, F. F., Arbex, M. A., Augusto, V. M., Rabahi, M. F., & Mello, F. C. D. Q. (2018). Risk factors for tuberculosis: diabetes, smoking, alcohol use, and the use of other drugs. Jornal Brasileiro de Pneumologia, 44(2), 145–152. https://doi.org/10.1590/s1806-37562017000000443
Simou, E., Britton, J., & Leonardi-Bee, J. (2018). Alcohol consumption and risk of tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. The International Journal of Tuberculosis and Lung Disease, 22(11), 1277–1285. https://doi.org/10.5588/ijtld.18.0092
Weiangkham, D., Umnuaypornlert, A., Saokaew, S., Prommongkol, S., & Ponmark, J. (2022). Effect of alcohol consumption on relapse outcomes among tuberculosis patients: a systematic review and meta-analysis. Frontiers in Public Health, 10, 962809. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.962809
World Health Organization. (2015). The End TB Strategy. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-HTM-TB-2015.19
World Health Organization. (2019). Global Tuberculosis Report 2019. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241565714
World Health Organization. (2021). Global Tuberculosis Report 2021. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240037021
World Health Organization. (2025). Global Tuberculosis Report 2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240116924
Wigger, G. W., Bouton, T. C., Jacobson, K. R., Auld, S. C., Yeligar, S. M., & Staitieh, B. S. (2022). The impact of alcohol use disorder on tuberculosis: a review of the epidemiology and potential immunologic mechanisms. Frontiers in Immunology, 13, 864817. https://doi.org/10.3389/fimmu.2022.864817
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


