Hubungan Kepatuhan Obat dan Gaya Hidup dengan Parameter Laboratorium Pasien Prolanis Di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1511Keywords:
Hipertensi, Diabetes Melitus, Kepatuhan Obat, Gaya Hidup, ProlanisAbstract
Hipertensi dan diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Keberhasilan pengendalian penyakit tidak hanya ditentukan oleh terapi farmakologis, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan obat dan gaya hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan obat dan gaya hidup dengan parameter laboratorium pada pasien Prolanis hipertensi dan diabetes melitus di Puskesmas Soko. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 38 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data kepatuhan obat dikumpulkan menggunakan kuesioner Medication Adherence Rating Scale (MARS-5), gaya hidup menggunakan Healthy Lifestyle Questionnaire (HLQ), sedangkan data tekanan darah, gula darah puasa (GDP), dan HbA1c diperoleh dari rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan obat berhubungan signifikan dengan tekanan darah (p=0,013), GDP (p=0,045), dan HbA1c (p=0,005). Gaya hidup juga berhubungan signifikan dengan tekanan darah (p=0,000), GDP (p=0,022), dan HbA1c (p=0,000). Disimpulkan bahwa kepatuhan obat dan gaya hidup memiliki hubungan signifikan dengan pengendalian tekanan darah, GDP, dan HbA1c pada pasien Prolanis hipertensi dan diabetes melitus di Puskesmas Soko.
Downloads
References
American Diabetes Association. (2023). 2. Classification and diagnosis of diabetes: Standards of care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Suppl. 1), S19–S40. https://doi.org/10.2337/dc23-S002
Apristina, A., Nurinda, E., Kusumawardani, N., Yugistyowati, A., & Dwinta, E. (2023). Analisis hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat terhadap luaran klinis pasien PROLANIS program rujuk balik diabetes dengan hipertensi di Puskesmas Minggir pada masa pandemi COVID-19. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 8(2), 149–156. https://doi.org/10.21776/UB.PJI.2023.008.02.6
Association, A. D. (2020). Standards of medical care in diabetes—2020 abridged for primary care providers. Clinical Diabetes, 38(1), 10–38. https://doi.org/10.2337/cd20-as01
Baiee, H. A., & Makai, M. B. (2023). Medication adherence in hypertensive diabetic patients. Medical journal of Babylon, 19(4), 569-574. https://doi.org/10.4103/MJBL.MJBL
Rakhmawati, A. (2025). Profil Nilai Tekanan Darah Penderita Diabetes Melitus dengan Kadar Glukosa Darah yang Tidak Terkontrol. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan Dan Science, 21(2), 106-115.
Charchar, F. J., Prestes, P. R., Mills, C., Ching, S. M., Neupane, D., Marques, F. Z., Sharman, J. E., Vogt, L., Burrell, L. M., Korostovtseva, L., Zec, M., Patil, M., Schultz, M. G., Wallen, M. P., Renna, N. F., Islam, S. M. S., Hiremath, S., Gyeltshen, T., Chia, Y. C., … Tomaszewski, M. (2024). Lifestyle management of hypertension: International Society of Hypertension position paper endorsed by the World Hypertension League and European Society of Hypertension. Journal of Hypertension, 42(1), 23–49. https://doi.org/10.1097/HJH.0000000000003563
Daryanti, E. P., Dm, P. O., & Kusumaw, A. (2022). Hubungan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Dengan Keberhasilan Program Prolanis Pada Penderita Diabates Melitus Tipe 2 Di UPTD Puskesmas Kroya I Pada Tahun 2020 The Correlation between Treatment Adherence Rate and PROLANIS Program Success in Patients with Diab. 13(2), 234–239. https://doi.org/10.36569/jmm.v13i2.275
Dhrik, M., Prasetya, A. A. N. P. R., & Ratnasari, P. M. D. (2023). Analisis hubungan pengetahuan terkait hipertensi dengan kepatuhan minum obat dan kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Medicamento, 9(1), 70-77. https://doi.org/10.36733/medicamento.v9i1.5470
Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban. (2025). Profil kesehatan Kabupaten Tuban tahun 2024. Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban. https://dinkestuban.com/publikasi/page/b1245d010adbf5f7ef36d2975b76d50bfc6fa276f6590aa8fd9fd0abe273353c/dokumen
Edriyani, Y. S., & Elfrida, A. (2023). Kepatuhan Pengobatan Dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Komorbid Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan, 6(3), 1–9. https://jurnal.karyakesehatan.ac.id/JK/article/view/1008
Fauziah, T., Nurmayni, Putri, R., Pidia, S., & Sari, S. (2021). Hipertensi Si Pembunuh Senyap “Yuk Kenali Pencegahan dan Penangananya.” In Buku Saku.
Gangga, I. M. P., Wintariani, N. P., & Apsari, D. P. (2022). Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pasien Hipertensi Dan Hipertensi Dengan Diabetes Militus Di Puskesmas Selemadeg Timur II Tabanan. Widya Kesehatan, 4(2), 20–27. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v4i2.3388
Golinelli, D., Sanmarchi, F., Guarducci, G., Palombarini, J., Benetti, P., Rosa, S., & Lenzi, J. (2025). Health policy Gender differences in healthcare utilization across Europe : Evidence from the European Health Interview Survey. Health Policy, 162(August), 105448. https://doi.org/10.1016/j.healthpol.2025.105448
Hengky, A., & Rusiawati. (2023). Single Pill Combination sebagai Lini Pertama Terapi Hipertensi dan Proteksi Kardiovaskular. Cermin Dunia Kedokteran, 50(2), 108–112. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i2.530
James. (2023). Fisher Exact Test - an overview _ ScienceDirect Topics.
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes, 235.
Kisno Saputri, R., Al-Bari, A., Indah, R., & Pitaloka, K. (2021). Hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi remaja. Jurnal Gizi, 10(2), 2021.
Li, X., Donnelly, L. A., Slieker, R. C., Beulens, J. W. J., & Hart, L. M. (2024). Trajectories of clinical characteristics , complications and treatment choices in data ‑ driven subgroups of type 2 diabetes. Diabetologia, 67(7), 1343–1355. https://doi.org/10.1007/s00125-024-06147-y
Manninda, R., Anggriani, Y., & Sari, A. K. (2021). Analisis Dampak Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Dalam Meningkatkan Outcome Klinis Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Jakarta, Indonesia. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 19(2), 237. https://doi.org/10.35814/jifi.v19i2.1107
PB PERKENI. (2021). Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia Tahun 2021. Pb Perkeni.
Purnamasari, A. T., & Ningrum, H. D. (2023). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Masa Pandemi COVID-19 pada FKTP di Kota Malang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(2), 84. https://doi.org/10.22146/jkki.81641
Puspitasari, D., Kadir, M., & Nisa, D. A. (2022). Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Terhadap Kadar Gula Di Puskesmas Kandangan Kabupaten Kediri. Jurnal Kesehatan Mahasiswa Unik, 3(2), 213–236.
Rababah, J. A., Al-Hammouri, M. M., & Aldalaykeh, M. (2022). Validation and measurement invariance of the Arabic Health Literacy Questionnaire. Heliyon, 8(4). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09301
Sartore, G., Ragazzi, E., Caprino, R., & Lapolla, A. (2023). Long ‑ term HbA1c variability and macro ‑/ micro ‑ vascular complications in type 2 diabetes mellitus : a meta ‑ analysis update. Acta Diabetologica, 721–738. https://doi.org/10.1007/s00592-023-02037-8
Shantini, D., Mohan, R., Jawahir, S., Manual, A., Elina, N., Mutalib, A., Nurain, S., Noh, M., Rahim, I. A., Hamid, J. A., & Nordin, A. A. (2025). Gender differences in health-seeking behaviour : insights from the National Health and Morbidity Survey 2019. 0.
syafrida Hanafi sahir. (2022). Buku ini di tulis oleh Dosen Universitas Medan Area Hak Cipta di Lindungi oleh Undang-Undang Telah di Deposit ke Repository UMA pada tanggal 27 Januari 2022 (M. S. Dr. Ir. Try Koryati, Ed.). PENERBIT KBM INDONESIA.
H., T. A., Suharjono, & Aminuddin, M. (2013). Monitoring of potassium level on the heart failure patients using captopril and furosemide. Folia Medica Indonesiana, 49(4), 216–219. https://e-journal.unair.ac.id/FMI/article/view/
World Health Organization. (2021). Guideline for the pharmacological treatment of hypertension in adults. World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/344424
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


