Hubungan Rasionalitas Antihipertensi Kombinasi Candesartan-Amlodipine Dengan Outcome Klinis di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1502Kata Kunci:
Hipertensi, Kombinasi Candesartan dan Amlodipine, Raisonalitas, Outcome KlinisAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Salah satu terapi farmakologis yang direkomendasikan adalah kombinasi candesartan dan amlodipine karena efektif menurunkan tekanan darah melalui mekanisme kerja yang saling melengkapi. Penggunaan antihipertensi harus memenuhi prinsip penggunaan obat rasional berdasarkan kriteria 5T, yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat waktu pemberian untuk mencapai outcome klinis yang optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan kombinasi candesartan dan amlodipine serta hubungannya dengan outcome klinis tekanan darah. Metode: Penelitian retrospektif ini menggunakan data rekam medis 75 pasien hipertensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher exact test. Hasil: Rasionalitas penggunaan kombinasi candesartan dan amlodipine di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo menunjukkan ketepatan pasien, indikasi, dan obat sebesar 100,00%, ketepatan dosis 98,67%, serta ketepatan interval waktu 97,33%. Outcome klinis menunjukkan 78,67% pasien mencapai target tekanan darah, sedangkan 21,33% tidak mencapainya. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai Fisher’s Exact Test sebesar 0,043 (p<0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara rasionalitas penggunaan obat dan outcome klinis pasien. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antihipertensi kombinasi candesartan dan amlodipine dengan outcome klinis pasien hipertensi.
Unduhan
Referensi
Andriani, M., Utaka, T., Harapan, S., Jambi, I., Tarmizi, J., No, K., & Baru, P. (2019). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Obat Hipertensi Amlodipine Dan Candesartan Pada Pasien BPJS Rawat Inap Di Rumah Sakit DR . BRATANATA. 6(2), 47–54. https://doi.org/10.36805/farmasi.v6i2.1941
Anwar, M. R., Hutahaen, T. A., Basith, A., & Noer, S. S. (2025). Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap di Ruang Penyakit Dalam RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 11(2), 450–457.
Aung, K., Ream-Winnick, S., Lane, M., Akinlusi, I., Shi, T., & Htay, T. (2023). Sodium Homeostasis and Hypertension. Current Cardiology Reports, 25(10), 1123–1129. https://doi.org/10.1007/s11886-023-01931-5
Bojonegoro, D. (2025). Satu Data Bojonegoro. In Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. https://data.bojonegorokab.go.id/rsud-sosodoro-djatikoesoemo.html@detail=rawat-inap
Bruyn, E., Murphy, A., & Perel, P. (2022). Implementing Single-Pill Combination Therapy for Hypertension : A Scoping Review of Key Health System Requirements in 30 Low- and Middle-Income Countries. 17(1). https://doi.org/10.5334/gh.1087
Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Compendium on the Pathophysiology and Treatment of Hypertension Adherence in Hypertension. 1124–1140. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.313220
Choi, J., Lee, S., Choi, E., Kim, B., Han, K., & Oh, S. (2024). Association between types of antihypertensive medication and the risk of atrial fi brillation : May, 1–10. https://doi.org/10.3389/fcvm.2024.1372505
Dipette, D. J., Goughnour, K., Zuniga, M. C. H. E., Skeete, J., Ridley, E., Sonia, P., Brettler, J., Campbell, N. R. C., Coca, A., Mbbs, K. C., Mbbs, R. D., & Jaffe, D. I. H. M. (2020). Standardized treatment to improve hypertension control in primary health care : The HEARTS in the Americas Initiative. September, 2285–2295. https://doi.org/10.1111/jch.14072
Endri, N., Rahmadhani, S., & Sari, R. (2025). Analisis Penggunaan Obat Antihipertensi Dan Outcome Klinisnya Pada Pasien Di RSUD Rokan Hulu Provinsi Riau. Journal Of Pharmacy UMRI, 3(1), 24–35.
Fila, I., El, I., Aristia, B. F., Laila, A., Putri, E., & Hidayah, N. (2025). Review Artikel : Evaluasi Pengobatan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi dengan atau Tanpa Komorbid pada Fasilitas Layanan Kesehatan. 3. https://doi.org/10.55606/termometer.v3i3.5436
Fitria, N., Syaputri, Y. Z., & Akram, M. (2024). Amlodipine-Candesartan Combination : A Cost-Effective Strategy for Successful Therapy of Hypertension. https://doi.org/10.25077/jsfk.11.1.32-38.2024
Gallo, G., & Savoia, C. (2024). Hypertension and Heart Failure : From Pathophysiology to Treatment.
Gopal, S., Patel, P., & Makaryus., A. N. (2026). Candesartan - StatPearls - NCBI Bookshelf.
Gumilar Pratama. (2025). ( the Use of Antihypertensive Drugs in Geriatric Patients in. 14(1).
Hardianti, T., Wahab, S., & Sepriana, E. (2022). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Pusri Palembang Periode Oktober 2019 - Maret 2020. Journal of Health Science, 2(2), 35–40.
Herawati, N., Saputri, G. A. R., & Yasir, A. S. (2021). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antihipertensi pada Pasien Geriatri di RSUD Dr. H Bob Bazar, SKM Lampung Selatan. Journal of Islamic Medicine, 5(2), 133–140. https://doi.org/10.18860/jim.v5i2.13435
Kemenkes. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–85.
Kemenkes. (2023). 1. Presiden RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Undang-Undang. 2023;(187315):1–300.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Undang-Undang, 187315, 1–300.
Kemenkes. (2025). formularium nasional. 1–224.
Kim, H. (2017). Statistical notes for clinical researchers : Chi-squared test and Fisher ’ s exact test. 7658, 152–155.
Moick, S., Sommer, I., & Gartlehner, G. (2023). WHO Guideline for the Pharmacological Treatment of Hypertension in Adults. In Gesundheitswesen (Vol. 85, Issue 2). who. https://doi.org/10.1055/a-1989-1745
Mpila, D. A., & Lolo, W. A. (2022). Correlation Between the Rationality of Antihypertensive Drug Use and Clinical Outcomes in Hypertensive Patients at Manado Imanuel Clinic.11.https://doi.org/10.35799/pha.11.2022.39170
Partisia, A. D., Susanto, F. X. H., & Hendra, G. A. (2022). Evaluasi Antihipertensi Amlodipin dan Kombinasi Amlodipin dengan Candesartan terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi beserta Komorbid. 3(1). https://doi.org/10.33479/sb.v3i1.180
Rahman, A. R. A., Donato, J., Jun, A. M., Myint, C., Hae, H., Lee, Y., Nair, T., & Narayan, O. (2024). Management of Hypertension in the Asia ‑ Pacific Region : A Structured Review. American Journal of Cardiovascular Drugs, 24(2), 141–170. https://doi.org/10.1007/s40256-023-00625-1
Ramadhan, M., Fadhilah, H., Pratiwi, R. D., & Rosmalia, L. (2025). HIPERTENSI BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS DI RUMAH melakukan penelitian Evaluasi Rasionalitas Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi. 2(1), 356–366.
Saputri, R. K., Hutahaen, T. A., Pramesti, D. I., & Farlina, N. (2023). Sosialisasi Dan Pelatihan Dagusibu Obat Sebagai Upaya Pencegahan Pengobatan Yang Tidak Rasional Di Masa Pandemi Covid 19. Buletin Udayana Mengabdi, 22(4), 223. https://doi.org/10.24843/bum.2023.v22.i04.p09
Triyadi, R., Rokiban, A., & Carima, A. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Wisma Rini Pringsewu Tahun 2019. JFL : Jurnal Farmasi Lampung, 9(2), 84–91. https://doi.org/10.37090/jfl.v9i2.336
Tu, T., Xu, K., Xu, L., Gao, Y., Zhou, Y., He, Y., Liu, Y., Liu, Q., Ji, H., & Tang, W. (2021). Association between meteorological factors and the prevalence dynamics of Japanese encephalitis. PLOS ONE, 16(3), e0247980. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0247980
Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


