Evaluasi Kejadian Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Pagelaran Kabupaten Pringsewu
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1445Keywords:
Efek Samping Obat, Karakteristik Pasien, Obat Anti TuberkulosisAbstract
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) berlangsung dalam waktu lama dan berpotensi menimbulkan efek samping yang memengaruhi kepatuhan serta keberhasilan terapi. Tujuan: Mengevaluasi kejadian efek samping OAT pada pasien TB di Rawat Jalan Puskesmas Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 50 pasien TB yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan lembar checklist dan kuesioner Naranjo, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Efek samping yang paling sering ditemukan yaitu perubahan warna urin menjadi kemerahan (32,43%), nyeri sendi (12,16%), pusing (10,81%), mual muntah (10,81%), dan penurunan nafsu makan (13,51%). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia pasien dan kejadian efek samping OAT (p<0,05). Simpulan: Efek samping OAT masih sering terjadi pada pasien TB, dengan perubahan warna urin menjadi kemerahan sebagai efek samping terbanyak. Usia berhubungan signifikan dengan kejadian efek samping sehingga diperlukan pemantauan yang lebih intensif selama pengobatan.
Downloads
References
Apt. Himyatul Hidayah M. Farm. (n.d.). Efek Samping Obat Antituberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jejak Pustaka.
Hidayah, S. (2026). HUBUNGAN EFEK SAMPING OBAT ANTI-TUBERKULOSIS (OAT) DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL. SKRIPSI.
Katzung, B. G. (2012). Basic and Clinical Pharmacology. McGrawHill.
Katzung, B. G. (2020). Basic and Clinical Pharmacology. McGrawHill.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Buku Panduan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tuberkulosis.
Kinasih, B. A. S., & Nusadewiarti, A. (2021). Penatalaksanaan Holistik Penyakit Tuberkulosis Paru dengan Gout Arthritis pada Wanita Usia 41 Tahun Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga.
Kustanto, & Andi. (2025). Socioeconomic Determinants and Tuberculosis Burden: A Panel Data Analysis of Indonesian Provinces. Munich Personal RePEc Archive.
Nahid, P., Dorman, S. E., Alipanah, N., Barry, P. M., Brozek, J. L., Cattamanchi, A., Chaisson, L. H., Chaisson, R. E., Daley, C. L., Grzemska, M., Higashi, J. M., Ho, C. S., Hopewell, P. C., Keshavjee, S. A., Lienhardt, C., Menzies, R., Merrifield, C., Narita, M., O’Brien, R., … Vernon, A. (2016). Official American Thoracic Society/Centers for Disease Control and Prevention/Infectious Diseases Society of America Clinical Practice Guidelines: Treatment of Drug-Susceptible Tuberculosis. Clinical Infectious Diseases : An Official Publication of the Infectious Diseases Society of America, 63(7), e147–e195. https://doi.org/10.1093/cid/ciw376
Putri, T. A., Primadiamanti, A., & Angin, M. P. (2025). Evaluasi Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Pasien Tuberkolusis Paru Dewasa Di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(5,A), 275–285.
Rasdianah, N., Madania, M., Sutriati Tuloli, T., Abdulkadir, W. S., Ahmad, H., & Angraini Suwandi, T. B. (2022). Studi Efek Samping Obat Antituberkulosis (OAT) Pada Pasien TB Paru. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(3), 707–717. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i3.16657
Simanjuntak, & Coky, F. L. (2019). Aplikasi Metode Ratio Absorbance pada Penetapan Kadar Isoniazid dan Vitamin B6 dalam Sediaan Tablet Secara Pektrofotometri Ultraviolet. Respiratori Institusi Universitas Sumatera Utara.
Wilting, H. C., Schipper, A. M., Bakkenes, M., Meijer, J. R., Mark, A. J., Section, T., & Mrio, S. E. (2017). SI - Supporting Information Quantifying biodiversity losses due to human consumption : a global-scale footprint analysis Contents ( 20 pages , S1-S20 ) Text Section S1 . Environmentally-extended MRIO model. 1–20.
World Health Organization. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. WHO.
Zengin, G., Stojković, D., Mahomoodally, M. F., Jugreet, B. S., Paksoy, M. Y., Ivanov, M., Gašić, U., Gallo, M., & Montesano, D. (2025). Correction: Zengin et al. Comprehensive Biological and Chemical Evaluation of Two Seseli Species (S. gummiferum and S. transcaucasicum). Antioxidants 2021, 10, 1510. In Antioxidants (Basel, Switzerland) (Vol. 15, Issue 1). https://doi.org/10.3390/antiox15010047
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


