Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Ibu Premenopause Di Puskesmas Sukaraja Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1272Keywords:
Susu Kedelai, Kualitas Tidur, PremenopauseAbstract
Pendahuluan: Premenopause merupakan fase transisi pada wanita yang ditandai dengan penurunan hormon estrogen yang dapat menimbulkan berbagai keluhan, salah satunya gangguan kualitas tidur. Gangguan tidur pada ibu premenopause dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengonsumsi susu kedelai yang mengandung isoflavon sebagai fitoestrogen. Tujuan: Diketahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan kualitas tidur ibu premenopause di Kelurahan Bumi Waras wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Bandar Lampung tahun 2026. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest–posttest. Dengan populasi ibu premenopause di Kelurahan Bumi Waras Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja Bandar Lampung sebanyak 84 responden, dan Sampel penelitian berjumlah 18 ibu premenopause yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi sebesar 10,89 dan setelah intervensi menurun menjadi 6,78 dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan kualitas tidur ibu premenopause. Sehingga dapat di katakan bahwasanya susu kedelai dapat digunakan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur pada ibu premenopause, serta bagi tenaga Kesehatan dapat mensosialisasikan mengenai manfaat konsumsi susu kedelai untuk menggurangi gejala premenopause terutama terkait dengan kualitas tidur.
Downloads
References
Afriani, R., & Fatmawati, T. Y. (2020). Pengetahuan dan Sikap Wanita Premenopause dalam Menghadapi Perubahan-Perubahan pada Masa Menopause. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(1), 104-109.
Atika, M., & Arisanti, Z. (2022). Pengaruh Pemberian Olahan Kedelai (Glycinemax (L.) Merill) Dalam Mengurangi Gejala Menopause Pada Wanita Klimakterium. 6 (April).
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2024). Profil kesehatan Provinsi Lampung 2024. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.
Dinas Kesehatan. (2024). Profil kesehatan bandar lampung 2024.
Hidaayah, N., & Alif, H. (2016). Hubungan tingkat kecemasan dengan terjadinya insomnia pada wanita premenopause di dusun ngablak desa kedungrukem kecamatan benjeng kabupaten gresik. Journal of Health Sciences, 9(1).
Novita, D., Pujiastuti, R. S. E., & Anwar, M. C. Efektivitas Senam Aerobik Low Impact dan Susu Kedelai Pada Kelompok Menopause Untuk Mengurangi Kadar Trigliserida. Media Indonesia, 23(1), 67-71. KESEHATAN MASYARAKAT
Ritonga, N. J., Evawanna, D., Sitorus, R., & Handayani, D. (2022). Promosi Kesehatan Dengan Pemberian Susu Kedelai Dalam Mengatasi Keluhan Pada Masa Pre Menopouse. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, e-ISSN, 2775-2437.
Reddy, S., Reddy, V., & Sharma, S. (2023). Physiology, circadian rhythm. In StatPearls.StatPearlsPublishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519507/
Siburian, C., & Carolin, B. T. (2023). The Effect of Giving Soy Milk on the Sleep Quality of Premenopause Women in Judiciary Badiklat Environment in 2023. STRADA: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 122-127.
World Health Organization. (2023). Menopause. World Health Organization.
Yulizawati, Y., & Yulika, M. (2022). Mengenal Fase Menopause.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


