Uji Efektivitas Lotion Ekstrak Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) dalam Mempercepat Penyembuhan Luka Sayat

Authors

  • Auliah Rahmi Latif Universitas Sulawesi Barat
  • Dea Anggriani Universitas Sulawesi Barat
  • Yesrun Yesrun Universitas Sulawesi Barat
  • Aisyah Aisyah Universitas Sulawesi Barat
  • Cici Sarwa Universitas Sulawesi Barat
  • Narwastu Narwastu Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i4.1103

Keywords:

Lotion, ekstrak, Sembung rambat, penyembuhan luka sayat, kelinci

Abstract

Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) merupakan salah satu spesies dari famili Asteraceae yang secara empiris telah digunakan masyarakat sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun sembung rambat ke dalam sediaan lotion serta mengevaluasi aktivitas serta konsentrasi paling efektif dalam penyembuhan luka sayat pada hewan uji. Sediaan lotion dipilih karena memiliki keunggulan berupa daya serap yang baik, tidak lengket, dan nyaman saat diaplikasikan pada kulit. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 96% yang kemudian diformulasikan menjadi empat variasi konsentrasi lotion, yaitu 0% (F1/Kontrol Negatif), 5% (F2), 10% (F3), dan 15% (F4). Pengujian aktivitas dilakukan secara in vivo pada hewan uji kelinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F3 (10%) memiliki efektivitas penyembuhan paling optimal dibandingkan kelompok lainnya, dengan rerata persentase kesembuhan luka mencapai 93,3% pada hari ke-10. Berdasarkan Analisis statistik diketahui adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kontrol negatif (F1) terhadap seluruh kelompok perlakuan (F2, F3, dan F4), yang membuktikan potensi nyata ekstrak daun sembung rambat dalam penyembuhan luka. Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan antar variasi konsentrasi ekstrak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Benson, H. A. , & W. A. C. (Eds. ). (2012). Topical and transdermal drug delivery: principles and practice. John Wiley & Sons.

Fadhila, A. A. G. S., Welly Darwis, R. H. W., & Sipriyadi, R. S. (2021). Antibacterial activity of the ethanolic extract of Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) leaves against Bacillus subtilis. 10, 06. https://bestjournal.untad.ac.id/index.php/ejurnalfmipa/article/view/15476

Megawati, S., Nur’aini, N., & Kurniasih, D. (2020). UJI Efektivitas Gel Ekstrak Etanol 96% Daun Singkong (Manihot Esculenta Crantz.) Pada Penyembuhan Luka Sayat Kelinci Jantan Galur New Zealand White. Jurnal Farmagazine, 7(1), 1. https://doi.org/10.47653/farm.v7i1.159

Rahman, N., Rahman, H., Haris, M., & Mahmood, R. (2017). Wound healing potentials of Thevetia peruviana: Antioxidants and inflammatory markers criteria. Journal of Traditional and Complementary Medicine, 7(4), 519–525. https://doi.org/10.1016/j.jtcme.2017.01.005

Rodrigues, M., Kosaric, N., Bonham, C. A., & Gurtner, G. C. (2019). Wound Healing: A Cellular Perspective. Physiol Rev, 99, 665–706. https://doi.org/10.1152/physrev.00067.2017.-Wound

Rowe RC, S. P. Q. M. (2017). Handbook of Pharmaceutical Excipients. 8th .

Sumantri, I. B., Ismayadi, & Mustanti, L. F. (2021). The Potency of Wound Healing of Nanogel-containing Mikania micrantha Leaves Extract in Hyperglycemic Rats. Pharmaceutical Nanotechnology, 9(5), 339–346. https://doi.org/10.2174/2211738509666211209164105

Sumantri, I. B., Wahyuni, H. S., & Mustanti, L. F. (2020). Total phenolic, total flavonoid and phytochemical screening by FTIR spectroscopic of standardized extract of Mikania micrantha leaf. Pharmacognosy Journal, 12(6), 1395–1401. https://doi.org/10.5530/PJ.2020.12.193

world Health Organization. (2019). WHO global report on traditional and complementary medicine 2019. World Health Organization. https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/a5de1ce2-b5c1-4c5d-b529-339bc5c47e24/content

Published

2026-04-30

How to Cite

Latif, A. R. ., Anggriani, D. ., Yesrun, Y., Aisyah, A., Sarwa, C. ., & Narwastu, N. (2026). Uji Efektivitas Lotion Ekstrak Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) dalam Mempercepat Penyembuhan Luka Sayat. Health Research Journal of Indonesia, 4(4), 350–355. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i4.1103