Efektivitas Fisioterapi Dada Terhadap Tingkat SpO2 Dan Rr Pada Anak Dengan Pneumonia Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1285Kata Kunci:
Pneumonia, fisioterapi dada, saturasi oksigen, respiratory rate, anakAbstrak
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, terutama di bawah usia lima tahun. Kondisi ini menyebabkan gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen (SpO₂) dan peningkatan respiratory rate (RR). Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah fisioterapi dada yang bertujuan membantu pengeluaran sekret dan meningkatkan fungsi pernapasan. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas fisioterapi dada terhadap peningkatan saturasi oksigen (SpO₂) dan penurunan respiratory rate (RR) pada anak dengan pneumonia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pretest -posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 15 anak dengan pneumonia di Ruang Alamanda yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi fisioterapi dada menggunakan pulse oximeter untuk SpO₂ dan pengukuran RR menggunakan ari timer. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil: Rata-rata saturasi oksigen sebelum intervensi 94,20% (hipoksia ringan) meningkat menjadi 97,07% (normal) setelah intervensi. Rata-rata nilai respiratory rate menurun dari 24,13x/menit (takipnea) menjadi 22,73 x/menit (mendekati normal). Uji statistik menunjukkan p-value =0,000 untuk saturasi oksigen, dan p-value = 0,017 untuk respiratory rate (p<0,05). Kesimpulan: fisioterapi dada efektif secara signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan respiratory rate pada anak dengan pneumonia. Disarankan tenaga kesehatan dapat menjadikan fisioterapi dada sebagai salah satu intervensi pendukung dalam penatalaksanaan pneumonia pada anak.
Unduhan
Referensi
Chaves, G. S. S., Freitas, D. A., Santino, T. A., Nogueira, P. A. M. S., Fregonezi, G. A. F., & Mendonça, K. M. P. P. (2019). Chest physiotherapy for pneumonia in children. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2019(1), CD010277. https://doi.org/10.1002/14651858.CD010277.pub3
Corten, L., Jelsma, J., & Morrow, B. M. (2015). Chest physiotherapy in children with acute bacterial pneumonia. South African Journal of Physiotherapy, 71(1), Article 256. https://doi.org/10.4102/sajp.v71i1.256
Fidayana, L. N., Sari, I. M., & Widodo, P. (2023). Penerapan fisioterapi dada terhadap hemodinamik dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia di Ruang Dadap Serep RSUD Pandanarang Boyolali. Ovum: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(2), 123–130.
Graham, H., Campbell, H., & Duke, T. (2023). What are the risk factors for death among children with pneumonia in low- and middle-income countries? A systematic review. Journal of Global Health, 13, 05003. https://doi.org/10.7189/jogh.13.05003
Kudagammana, S., et al. (2024). Childhood mortality due to pneumonia: Evidence from a tertiary paediatric referral center in Sri Lanka. BMC Pediatrics, 24, 1–8.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Epidemiology of community-acquired pneumonia among hospitalised children in Indonesia: a multicentre, prospective study.
Luthfianto, M. N., & Irdawati, I. (2023). The effect of chest physiotherapy on oxygen saturation and respiratory rate in pediatric pneumonia. Jurnal Keperawatan, 15(S4), 325–333.
Menestrino Prestes, L. (2023). Management of pneumonia and pleural effusion in children. Jornal Brasileiro de Pneumologia, 49(6), e20230370. https://doi.org/10.36416/1806-3756/e20230370
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta..
Rosadi, R., Algifari, M. F., Wardojo, S. S. I., Rahmanto, S., & Yuliadarwati, N. M. (2022). The effectiveness of physiotherapy in children with pneumonia: A case study report. International Journal of Research in Medical Sciences, 10(4), 949–952.
Sari, I. M., & Dewi, R. (2022). Pengaruh tindakan fisioterapi dada terhadap frekuensi napas dan saturasi O₂ anak penderita pneumonia di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Jurnal Pendidikan Teknologi Kesehatan, 3(2), 45–52.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
World Health Organization. (2022). Pneumonia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


