Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang MP-ASI dengan Kejadian Stunting pada Balita di Bekonang, Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1181Kata Kunci:
Balita, MP-ASI, Pengetahuan ibu, Sikap ibu, StuntingAbstrak
Pendahuluan : Stunting masih menjadi masalah kesehatan pada balita yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Tujuan : mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita di Desa Bekonang, Kabupaten Sukoharjo. Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 92 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan (cronbach's alpha = 0,839) dan sikap ibu (cronbach’s alpha = 0,740) menggunakan pengukuran antropometri balita, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi p≤0,05. Hasil : sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang pemberian MP-ASI sebesar 68,5%, namun mayoritas memiliki sikap negatif terhadap pemberian MP-ASI sebesar 52,2%. Proporsi balita yang mengalami stunting sebesar 20,7%. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,270), tetapi terdapat hubungan signifikan antara sikap ibu tentang pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita (p=0,035). Kesimpulan : Pengetahuan ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan, namun sikap ibu memiliki hubungan signifikan tentang pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita di Bekonang, Sukoharjo.
Unduhan
Referensi
Asprika, M. (2023). Hubungan pemberian ASI eksklusif dan sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cecar. Nutrizione: Nutrition Research and Development Journal, 3(1), 40–48. https://doi.org/10.15294/nutrizione.v3i1.67768
Azmi, F., Alinda, A., Yusanti, E., Melilia, S. A., Sakinah, G. N., Rosmala, R., & Lesmana, A. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi. Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA), 1(2), 74–84.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2023.
Fitri, N., Didah, D., Sari, P., Astuti, S., & Nirmala, S. A. (2021). Gambaran pengetahuan ibu tentang pemberian ASI dan MP-ASI pada balita stunting usia 24–59 bulan. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(1), 37–45.
Harikatang, M. R., Mardiyono, M. M., Karisma, M., Blablo, B., Kartika, L., & Tahapary, P. A. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian balita stunting di satu kelurahan di Tangerang. Jurnal Mutiara Ners, 3(2), 76–88.
Hasanah, S., Masmuri, M., & Purnomo, A. (2020). Hubungan pemberian ASI dan MP-ASI dengan kejadian stunting pada baduta (balita bawah dua tahun) di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam. Khatulistiwa Nursing Journal, 2(1), 13–21.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018a). Buku saku pemantauan status gizi tahun 2018. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018b). Pedoman penanggulangan stunting pada balita.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pencegahan dan penanggulangan stunting.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2018). Penanganan stunting terpadu. Direktorat Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Lemeshow, S. (1997). Besar sampel dalam penelitian kesehatan. UGM Press.
Melinanda, C. N., Indriati, G., & Deli, H. (2022). Gambaran perilaku ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi usia 6–12 bulan. 10(1), 27–34.
Mirdana, S., Indriati, G., & Utami, S. (2022). Hubungan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI terhadap status gizi anak usia 6–12 bulan. Riau Nursing Journal, 1(1), 89–97.
Nimah, S. M., & Sukendra, D. M. (2023). Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan praktik ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada anak usia 6–24 bulan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Singgahan, Kabupaten Tuban. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 160–167.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Pratiwi, R. D., Sari, D. E., Darmayanti, D., & Romlah, S. N. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting dengan pemberian MP-ASI pada anak usia 12–24 bulan. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(4), 541–548.
Simanjuntak, D. R., & Georgy, C. (2020). Hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu tentang pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting di UPTD Puskesmas Beru, Kelurahan Waioti, Kabupaten Sikka tahun 2019.
World Health Organization. (2020). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group joint child malnutrition estimates.
Yunitasari, E., Al Faisal, A. H., Efendi, F., Haryanto, J., & Kusnanto, K. (2022). Factors associated with complementary feeding practices among children aged 6–23 months in Indonesia. BMC Pediatrics, 22, 727.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

