Penerimaan Dan Penggunaan Teknologi Kesehatan (Technology Acceptance Model / Tam) (Systematic Review)
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1152Kata Kunci:
Technology Acceptance Model (TAM), teknologi kesehatan, perceived usefulnessAbstrak
Transformasi digital dalam sektor kesehatan memerlukan pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pengguna agar implementasi teknologi dapat berjalan efektif. Technology Acceptance Model (TAM) merupakan kerangka kerja yang paling luas digunakan untuk menganalisis perilaku adopsi ini melalui variabel kegunaan dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sintesis literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan teknologi kesehatan, mulai dari sistem informasi rumah sakit (SIMRS) hingga aplikasi kesehatan mobile (mHealth), dengan menggunakan kerangka kerja TAM. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 25 artikel ilmiah dan laporan resmi (periode 2020–2025) yang mencakup studi di tingkat nasional (Indonesia) maupun global. Data dianalisis secara tematik berdasarkan variabel-variabel TAM dan hasil temuan utama dari setiap studi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Perceived Usefulness (PU) merupakan prediktor paling dominan dalam menentukan niat penggunaan teknologi kesehatan, terutama pada sistem SIMRS dan telehealth. Perceived Ease of Use (PEOU) dan faktor Trust (kepercayaan) menjadi variabel pendukung yang signifikan pada teknologi berbasis mobile dan farmasi digital. Faktor eksternal seperti pelatihan pengguna terbukti meningkatkan adopsi, sementara resistensi pengguna masih menjadi hambatan utama dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Secara global, meskipun teknologi kesehatan meningkatkan efisiensi dan outcome klinis, ketimpangan akses (equity) masih menjadi tantangan besar dalam distribusi teknologi di berbagai wilayah. Penerimaan teknologi kesehatan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis kemudahan sistem, tetapi sangat bergantung pada persepsi pengguna terhadap manfaat nyata dan tingkat kepercayaan pada sistem. Diperlukan strategi yang komprehensif, termasuk pelatihan berkelanjutan dan kebijakan pemerataan akses, untuk memastikan keberhasilan transformasi digital kesehatan.
Unduhan
Referensi
Sharma SK, Sharma H. Role of trust in adoption of digital health technologies: Extending TAM model. Health Policy and Technology. 2023;12(1):100679.
Venkatesh V, Bala H. Technology acceptance model 3 and a research agenda on interventions. Decis Sci. 2008;39(2):273–315.
Venkatesh V, Thong JYL, Xu X. Consumer acceptance and use of information technology: Extending UTAUT. MIS Q. 2012;36(1):157–78.
Holden RJ, Karsh BT. The technology acceptance model: Its past and its future in health care. J Biomed Inform. 2010;43(1):159–72.
Kruse CS, Mileski M, Vijaykumar AG, Viswanathan SV, Suskandla U, Chidambaram Y. Impact of electronic health records on long-term care facilities: Systematic review. JMIR Med Inform. 2018;6(2):e35.
Alam MZ, Hu W, Barua Z. Using the UTAUT model to determine factors affecting acceptance and use of mobile health (mHealth) services in Bangladesh. J Stud Soc Sci. 2020;9(2):123–45.
Chatterjee S, Bhattacharjee KK. Adoption of AI-integrated telemedicine services: An extension of TAM. Technological Forecasting and Social Change. 2022;176:121425.
Hossain MA, Quaresma R, Rahman H. Investigating factors influencing the adoption of e-health in developing countries: An extended TAM approach. Information Development. 2022;38(2):234–247.
Al-Saedi K, Al-Emran M, Ramayah T, Abusham E. Developing a general extended UTAUT model for M-learning acceptance. Computers in Human Behavior Reports. 2021;4:100123.
Kurniawati I, Junadi P. Analisis penerimaan sistem informasi menggunakan TAM pada layanan kesehatan. Syntax Literate. 2022;7(5):1234–45.
Nurizal A, Rahman T, Putra Y. Analisis penerimaan SIMRS menggunakan TAM 3. J METIK. 2019;3(2):45–52.
Wulandari F, Sari M, Dewi R. Analisis penggunaan rekam medis elektronik dengan pendekatan TAM. J Kesehat. 2022;10(1):12–20.
Rahman T, Hidayat T, Pratama Y. Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan SIMRS berbasis TAM. J Inform Kesehat. 2021;9(2):78–85.
Sari M. Analisis penerimaan teknologi kesehatan di rumah sakit. J Ilmu Kesehat. 2020;8(1):55–63.
Putri A. Penerapan technology acceptance model pada sistem informasi kesehatan. J Manaj Kesehat. 2019;7(2):101–9.
Dewi R. Evaluasi implementasi rekam medis elektronik. J Rekam Medis. 2021;5(1):22–30.
Hidayat T. Faktor penerimaan teknologi pada tenaga kesehatan. J Kesehat Masy. 2020;12(2):88–96.
Lestari D. Analisis penerimaan telemedicine menggunakan TAM. J Teknol Kesehat. 2023;11(1):44–52.
Agustini N. Evaluasi sistem informasi kesehatan berbasis TAM. IJPST. 2023;10(2):67–75.
Tchouaket E, et al. Digital health interventions and health system efficiency: A systematic review. 2024
Gómez Bergin A, et al. Digital health transformation and efficiency outcomes: A review. 2023..
Merga H, et al. Health technology access and equity in developing countries. 2025.
Park S, Lee J, Kim H. Examining users’ acceptance intention of health applications based on the technology acceptance model. Healthcare (Basel). 2025;13(2):245–256.
Zhang Y, Wang X, Liu L. Acceptance of mobile health applications by the general public: The roles of technology acceptance model constructs. Applied Ergonomics. 2025;120:104345.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

