Analisis Praktik Klinik Keperawatan dengan Intervensi Terapi Okupasi Tie Dye Dalam Penurunan Halusinasi
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1146Kata Kunci:
Skizofrenia, Halusinasi, Terapi Okupasi, Tie Dye, Keperawatan JiwaAbstrak
Gangguan kesehatan jiwa, khususnya skizofrenia dengan gejala halusinasi, merupakan masalah serius yang berdampak pada fungsi individu dan lingkungan sosial. Halusinasi pendengaran sering memicu perilaku maladaptif seperti berbicara sendiri, kecemasan, hingga risiko perilaku kekerasan. Data di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda menunjukkan tingginya angka kasus skizofrenia dengan halusinasi, sehingga diperlukan intervensi yang efektif tidak hanya secara farmakologis tetapi juga nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi okupasi tie dye dalam menurunkan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan praktik klinik keperawatan pada satu pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Intervensi diberikan selama 4 hari berturut-turut dengan observasi menggunakan instrumen Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan skor halusinasi dari 34 (kategori sangat berat) menjadi 10 (kategori ringan), disertai berkurangnya gejala seperti mendengar bisikan, melamun, dan perilaku mondar-mandir. Simpulan penelitian ini adalah terapi okupasi tie dye efektif dalam menurunkan gejala halusinasi dan dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang inovatif dalam praktik keperawatan jiwa.
Unduhan
Referensi
Cahyani YF, Aprilla N, Simatupang T. Pemberian terapi seni tie-dye terhadap kualitas hidup pasien halusinasi. https://publikasi.abidan.org/index.php/jpk/article/view/829
Kanaya LA, Yani E, Nita Y, Trisnawati N. Penerapan terapi seni tie-dye terhadap penurunan gejala halusinasi. https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/medicnutriciajournal/article/view/5500
Widyaningtyas R, Kandar. Occupational therapy depiction in patients with hallucinations: literature review. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jhcn/article/view/2202
Mahendra M, Oktaviana W, Sriyanto H. Terapi okupasi ecoprint terhadap halusinasi pendengaran.
https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/770
Suwarni AA, Utomo EK, Widiastuti A, Pujianto JS. Terapi okupasi menggambar pada pasien halusinasi. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/48127
Umah IA, Oktaviana W, Purnomo J. Terapi okupasi memasak pada pasien halusinasi.
https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/article/view/372
Livana PH, Suerni T, Umtitin U, et al. Terapi okupasi aktivitas menganyam terhadap halusinasi.
https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/1764
Wawo BAM. Terapi menggambar untuk kontrol halusinasi pendengaran. https://ejournal.uki.ac.id/index.php/hfj/article/view/6437
Izati N, Mardiana N, Fitri N. Pengaruh terapi okupasi menggambar terhadap frekuensi halusinasi.
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/48078
Damayanti A, Yunitasari P, Sulistyowati E, Putri NA. Terapi okupasi aktivitas waktu luang pada halusinasi. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/2157
Agustina N, Handayani S, et al. Terapi okupasi pada pasien skizofrenia.
https://publikasi.abidan.org/index.php/jpk/article/view/829
Sari P, et al. Terapi seni dalam gangguan jiwa.https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/48127
Amelia R, Imas M. Intervensi keperawatan jiwa modern.
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/2157
Aidul Akbar, Pratiwi. Terapi okupasi dalam kesehatan mental.
https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/article/view/372
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

