Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Di Wilayah Puskesmas Tumbang Rahuyan
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i4.1051Kata Kunci:
Pengetahuan, Kepatuhan minum obat, Hipertensi, LansiaAbstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular pada lansia yang memerlukan terapi jangka panjang. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh kepatuhan dalam penggunaan obat antihipertensi, yang salah satunya berkaitan dengan tingkat pengetahuan pasien tentang hipertensi dan pengobatannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien lansia penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan dalam minum obat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga tinggi dan sebagian besar responden tergolong patuh dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien lansia (p < 0,05). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan Sebanyak 40,0% responden memiliki kepatuhan rendah, 33,3% kepatuhan sedang, dan 26,7% kepatuhan tinggi dalam penggunaan obat antihipertensi. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien lansia (p < 0,05), sehingga peningkatan edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan terapi.
Unduhan
Referensi
Agustina, R. (2019). Kepatuhan pasien dalam penggunaan obat. Jakarta: EGC.
Ampofo, A. G., Boateng, D., & Acheampong, E. (2020). Hypertension and its associated risk factors. Journal of Hypertension Research, 6(2), 45–52.
Athiyah, U., Pramestutie, H. R., & Illahi, R. K. (2019). Faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat antihipertensi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 8(1), 15–23.
Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Adherence in hypertension. Circulation Research, 124(7), 1124–1140.
Carretero, O. A., & Oparil, S. (2000). Essential hypertension. Circulation, 101(3), 329–335.
Katzung, B. G. (2014). Basic and clinical pharmacology (12th ed.). New York: McGraw-Hill.
Lailatushifah, S. N. F. (2012). Kepatuhan pasien dalam terapi obat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 15–22.
Ledingham, J. G. G., Warrell, D. A., & Weatherall, D. J. (2017). Oxford textbook of medicine. Oxford: Oxford University Press.
Mangendai, Y., Ratag, B. T., & Kandou, G. D. (2017). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 78–85.
Mathavan, J., & Pinatih, G. N. I. (2017). Gambaran tingkat pengetahuan terhadap hipertensi dan kepatuhan minum obat. Intisari Sains Medis, 8(3), 176–180.
Mubarak, W. I. (2011). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Pramestutie, H. R., et al. (2016). Edukasi farmasi dan kepatuhan terapi hipertensi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 5(2), 120–128.
Puspita, E. (2016). Faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan hipertensi. Jurnal Kesehatan, 7(1), 1–9.
Sofiana, L., et al. (2018). Pendidikan kesehatan dan pengendalian hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45–52.
Syamsi, N., & Asmi, A. S. (2019). Gambaran tingkat pengetahuan lansia terhadap hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 2, 1404–1408.
Wahyuni, K. I. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 4(1), 87–97.
World Health Organization. (2023). Hypertension. Retrieved from https://www.who.int
Wulandari, D., Maryani, E., & Putri, R. (2023). Faktor risiko hipertensi pada lansia. Jurnal Kesehatan Lansia, 5(2), 60–68.
Yunita Sari. (2017). Faktor risiko hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 90–98.
Zahra, A., et al. (2024). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia. Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale, 4(1), 1–7
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

