Majalah Cendekia Mengabdi https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi <p><strong>MAJALAH CENDEKIA MENGABDI<br /></strong>Jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat<br /><strong>ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230514571441230" target="_blank" rel="noopener">2987-419X</a></strong> (online)<br /><strong>DOI Jurnal: </strong><a href="https://doi.org/10.63004/mcm">10.63004/mcm</a><strong><br />Ketua Editor: </strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6000155/?view=services" target="_blank" rel="noopener">apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm</a><br /><strong>Frekuensi terbit: </strong>Februari, Mei, Agustus, dan November.<br /><strong>Majalah Cendekia Mengabdi </strong>menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.</p> <p>Jurnal Majalah Cendekia Mengabdi <strong>Terakreditasi Peringkat 5 (<a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/18520" target="_blank" rel="noopener">Sinta 5</a>)</strong> berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026. Akreditasi berlaku mulai Volume 1 Nomor 4 Tahun 2023 sampai Volume 6 Nomor 3 Tahun 2028.</p> id-ID cendekiamengabdi@wpcpublisher.com (apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm) wpcpublisher@gmail.com (Admin) Thu, 06 Aug 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur Melalui Sosialisasi Perawat dan Pengembangan Leaflet di Rumah Sakit https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1675 <p><em>Discharge planning</em> merupakan bagian penting dari pelayanan keperawatan yang bertujuan menjamin kesinambungan perawatan pasien setelah pulang dari rumah sakit. Namun, pelaksanaannya di Ruang Medina RSU Az Zahra Kalirejo belum berjalan optimal karena belum dilakukan secara terstruktur sejak pasien masuk hingga pulang, belum tersedia media edukasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien, serta pemahaman perawat mengenai pelaksanaan discharge planning belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan <em>discharge planning</em> terstruktur melalui edukasi kepada perawat, penyusunan leaflet edukasi pasien, dan sosialisasi pelaksanaan <em>discharge planning</em> di Ruang Medina RSU Az Zahra Kalirejo. Kegiatan diawali dengan identifikasi masalah menggunakan wawancara dan observasi kepada perawat serta penyebaran kuesioner kepada pasien. Intervensi yang dilakukan meliputi penyusunan leaflet edukasi mengenai pencegahan tuberkulosis di rumah, sosialisasi pelaksanaan <em>discharge planning</em> terstruktur kepada perawat, serta edukasi kepada pasien. Evaluasi dilakukan melalui observasi pelaksanaan kegiatan dan penilaian pemahaman peserta setelah kegiatan. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perawat mengenai pelaksanaan <em>discharge planning</em> terstruktur serta tersedianya media edukasi berupa leaflet yang dapat digunakan dalam proses edukasi pasien. Pasien juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan penularan tuberkulosis di rumah setelah diberikan edukasi. Implementasi kegiatan mendukung pelaksanaan <em>discharge planning</em> yang lebih sistematis dan berkesinambungan. Optimalisasi <em>discharge planning</em> melalui edukasi perawat dan pengembangan media edukasi mampu meningkatkan kesiapan pelaksanaan <em>discharge planning</em> di ruang perawatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan kesinambungan perawatan pasien setelah pulang dari rumah sakit.</p> Yuli Sena Futri, Yunina Elasari, Rizki Yeni Wulandari, Dhia Istiqomah, Asril HS, Chusairil Pasa Hak Cipta (c) 2026 Yuli Sena Futri, Yunina Elasari, Rizki Yeni Wulandari, Dhia Istiqomah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1675 Thu, 06 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Dan Pencegahan Hipertensi Di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1685 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia (34,1% pada penduduk usia ≥18 tahun berdasarkan Riskesdas 2018) dan sering disebut silent killer karena minim gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi berat seperti stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal. Masyarakat Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan pola hidup berisiko hipertensi, seperti konsumsi tinggi garam dan lemak, rendahnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta minimnya pemeriksaan tekanan darah rutin. <strong>Tujuan: </strong>Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan mengenai pengertian, faktor risiko, tanda gejala, dan komplikasi hipertensi, meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan tekanan darah berkala, serta mendorong penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi. <strong>Metode: </strong>Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan interaktif di Balai Desa Marga Agung yang diikuti 20 peserta dewasa berusia 30–60 tahun. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan menggunakan media leaflet, pemeriksaan tekanan darah, diskusi tanya jawab, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. <strong>Hasil: </strong>Pengetahuan peserta kategori baik meningkat dari 20% (pre-test) menjadi 75% (post-test), sedangkan kategori kurang menurun dari 45% menjadi 10%. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan bahwa 55% peserta mengalami hipertensi (&gt;140/90 mmHg). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan minat untuk menerapkan gaya hidup sehat. <strong>Simpulan: </strong>Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Marga Agung tentang hipertensi serta mendukung deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, sehingga dapat menjadi model intervensi promotif dan preventif berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dan Puskesmas setempat.</p> Hardono Hardono, Wisnu Sadhana, Asril HS, Chusairil Pasa, Giri Susanto, Ria Gustina, Novi Puspitasari, Muhamad Rizky Alkahfi, Muhammad Iksan, Tri Anggoro Hak Cipta (c) 2026 Hardono Hardono, Wisnu Sadhana, Asril HS, Chusairil Pasa, Giri Susanto, Ria Gustina, Novi Puspitasari, Muhamad Rizky Alkahfi, Muhammad Iksan, Tri Anggoro https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1685 Fri, 07 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pembuatan Jus Buah Naga Untuk Mencegah Anemia (JUBUGA) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Benao https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1773 <p>Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi ibu dan janin, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan pemanfaatan pangan lokal bergizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam pencegahan anemia melalui pembuatan JUBUGA (Jus Buah Naga) di wilayah kerja Puskesmas Benao. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Februari 2026 di Desa Benao Hulu dengan sasaran ibu hamil, bidan, dan kader posyandu. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan bidan desa, penyampaian materi melalui ceramah, pembagian leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi pembuatan jus buah naga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif mengikuti edukasi, berdiskusi, dan memahami pentingnya pencegahan anemia melalui konsumsi tablet tambah darah, pemilihan makanan bergizi, serta pemanfaatan buah naga sebagai pangan pendamping. Demonstrasi JUBUGA juga memberikan keterampilan praktis yang mudah diterapkan di rumah. Kegiatan ini dapat menjadi strategi edukasi sederhana dan aplikatif dalam mendukung upaya promotif dan preventif pencegahan anemia pada ibu hamil.</p> Lidya, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari Hak Cipta (c) 2026 Lidya, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1773 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Kesehatan dan Demonstrasi Pembuatan Minuman Jahe-Madu sebagai Upaya Peningkatan Manajemen Kesehatan Keluarga dalam Mengatasi Batuk pada Anak https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1241 <p style="text-align: justify;">Batuk pada anak merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat mengganggu aktivitas serta kualitas tidur anak. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan batuk secara nonfarmakologis menyebabkan terapi rumahan belum dilakukan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai pemanfaatan terapi jahe dan madu sebagai upaya manajemen kesehatan keluarga dalam mengatasi batuk pada anak. Metode yang digunakan berupa promosi kesehatan melalui penyuluhan secara tatap muka di Desa Batik RT 01 dan 02 pada tanggal 21 Mei 2026 dengan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta demonstrasi pembuatan rebusan jahe dan madu. Sasaran kegiatan adalah ibu dan anak dengan jumlah peserta sekitar 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif bertanya, dan mampu memahami manfaat, cara pembuatan, serta penggunaan terapi herbal jahe dan madu secara tepat. Demonstrasi langsung membantu peserta lebih mudah menerapkan terapi secara mandiri di rumah. Simpulan kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan mengenai terapi jahe dan madu efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang terapi nonfarmakologis untuk membantu meredakan batuk pada anak.</p> Novia Heriani, Vinchen Bintang Meilany, Mirna Ardela, Hera Amanda, Tri Sulastri, Sonia Hak Cipta (c) 2026 Novia Heriani, Vinchen Bintang Meilany, Mirna Ardela, Hera Amanda, Tri Sulastri, Sonia https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1241 Sat, 22 Aug 2026 00:00:00 +0000 Strategi Pengolahan Sampah Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kulit Di SMAN 17 Jakarta https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1648 <p>Penumpukan sampah organik sekolah melepaskan gas VOCs pemicu penuaan dini seluler dan menjadi sarang patogen penyebab dermatitis kontak. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos yang higienis bagi mahasiswa di SMAN 17 Jakarta. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif-interaktif melalui sosialisasi, pelatihan praktis pengomposan tertutup dengan bioaktivator EM-4, serta penerapan prosedur keselamatan kerja (<em>safety</em>). Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan instrumen kognitif (<em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>) serta observasi terhadap 68 peserta. Hasil intervensi menunjukkan lonjakan signifikan pada pemahaman kognitif peserta terkait pencegahan dermatitis (89,7%–92,6%) serta mitigasi emisi gas sampah (86,8%–97,1%). Pada indikator sikap, terjadi perubahan perilaku total di mana 100% peserta patuh menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan sarung tangan saat mengolah limbah. Kesimpulannya, strategi konversi sampah organik menjadi pupuk secara higienis efektif mereduksi media perkembangbiakan patogen kulit sekaligus menekan polusi udara seluler di lingkungan sekolah.</p> Danang Aji Prabowo; Alwan Dhafi Umar; Apriliana Nabila, Faelosofi Hakim Hak Cipta (c) 2026 Danang Aji Prabowo; Alwan Dhafi Umar; Apriliana Nabila, Faelosofi Hakim https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1648 Sat, 22 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Praktik Cuci Tangan pada Siswa SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1727 <p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan fondasi utama dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berisiko tinggi terhadap penularan penyakit infeksi. Pada siswa kelas 2 SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin, masih ditemukan rendahnya kesadaran siswa untuk mencuci tangan menggunakan sabun serta ketidaktahuan mengenai teknik 6 langkah cuci tangan standar WHO, sehingga berpotensi meningkatkan risiko diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mempraktikkan cuci tangan yang benar sebagai upaya pencegahan penyakit menular. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif menggunakan media Power Point, demonstrasi dan praktik langsung 6 langkah cuci tangan, pemasangan poster edukasi di area sanitasi sekolah, serta sesi tanya jawab dan kuis untuk mengevaluasi pemahaman siswa. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mempraktikkan 6 langkah cuci tangan dengan benar, ditandai dengan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi edukasi dan praktik. Siswa juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas. Luaran kegiatan berupa poster edukasi enam langkah cuci tangan yang dipasang secara permanen di lingkungan sekolah sebagai media pengingat visual berkelanjutan bagi siswa.</p> Fhahira Alifiya, Febby Yulia Hastika, Maria Amelinda Tania, Marcellina Putri, Rismah Hak Cipta (c) 2026 Fhahira Alifiya, Febby Yulia Hastika, Maria Amelinda Tania, Marcellina Putri, Rismah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1727 Sat, 22 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pendampingan Optimalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Di SMP Negeri 10 Kota Ternate https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1584 <p>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pendampingan Optimalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Negeri 10 Kota Ternate bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekolah melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan keterampilan anggota UKS, serta edukasi kesehatan bagi warga sekolah. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi tidak memadainya fasilitas UKS, rendahnya kemampuan penggunaan sarana kesehatan, serta kurangnya pengetahuan anggota UKS terkait Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pengadaan sarana UKS, pelatihan penggunaan alat kesehatan, penyuluhan dan praktik P3K serta P3P, pendampingan, dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan serta keterampilan anggota UKS. Selain itu, tersedianya sarana dan prasarana UKS yang lebih memadai mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan mampu menciptakan budaya hidup sehat, meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kondisi darurat, serta mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan produktif.</p> Muhammad Zulfian A. Disi, Abulkhair Abdullah, Marisca Febrianty Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Zulfian A. Disi, Abulkhair Abdullah, Marisca Febrianty https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1584 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pelaksanaan Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan Anak terkait Tumbuh Kembang Anak https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1748 <p>Tumbuh kembang anak menjadi perihal utama yang harus diperhatikan, terutama pada balita. Pengetahuan dan keterampilan kader yang memadai diperlukan agar kader mampu mengenali tumbuh kembang anak sesuai usia dan mengidentifikasi secara dini adanya penyimpangan. Kader kesehatan anak di Desa Lok Baintan mengatakan masih kurang percaya diri dalam upaya menggali dan memberikan edukasi terkait masalah tumbuh kembang anak kepada orangtua karena tidak semua kader memahami terkait konsep tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan anak di Desa Lok Baintan mengenai konsep tumbuh kembang anak dan cara melakukan deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif yang melibatkan kader kesehatan anak yang berjumlah 10 orang sebagai peserta. Metode edukasi meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, demonstrasi penggunaan alat pemantauan tumbuh kembang anak serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Pelaksanaan edukasi interaktif menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan kader mengenai tumbuh kembang anak. Kegiatan interaktif dapat meningkatkan partisipasi kader dalam proses pembelajaran melalui diskusi, studi kasus, dan praktik pemantauan tumbuh kembang anak. Peningkatan pengetahuan kader diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemantauan dan deteksi dini tumbuh kembang anak secara lebih optimal di masyarakat.</p> Malisa Ariani, Paul Joae Brett Nito, Siti Malahayati, Siti Jakiah, Erianti Erianti, Sithy Fakhriyyah Hak Cipta (c) 2026 Malisa Ariani, Paul Joae Brett Nito, Siti Malahayati, Siti Jakiah, Erianti Erianti, Sithy Fakhriyyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1748 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Penyuluhan Dan Pelatihan Bagi Ibu Hamil Tentang Pengolahan Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Martapura https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1780 <p>Stunting (kondisi tubuh pendek atau sangat pendek dibandingkan usia) tetap menjadi masalah gizi kronis yang berdampak signifikan terhadap kesehatan anak di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Kondisi ini merupakan indikator status gizi kronis yang mencerminkan hambatan pertumbuhan akibat kekurangan gizi jangka panjang. Data terkini dari Puskesmas Astambul di Martapura per 16 April 2025 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 33,98% pada balita. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Farhat dkk. pada Maret 2025 menemukan tingkat stunting sebesar 39% pada balita di beberapa Posyandu. Salah satu strategi pencegahan stunting pada anak usia dini adalah memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai cara yang tepat dalam menyiapkan makanan tambahan berbahan dasar pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam menyiapkan makanan tambahan yang berbahan dasar pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari sesi penuluhan melalui presentasi/ceramah dan tanya jawab yang dilanjutkan dengan pelatihan praktik. Sebanyak dua puluh lima ibu hamil berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tingkat pengetahuan dievaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta; nilai rata-rata meningkat dari 89,2 sebelum pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan menjadi 95,6 setelahnya. Penyuluhan dan pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting serta keterampilan mereka dalam menyiapkan makanan tambahan berbahan pangan lokal, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mengatasi tantangan program gizi, khususnya terkait stunting pada balita.</p> <!--a=1--> Yasir Farhat, Aprianti Aprianti, Niken Pratiwi Hak Cipta (c) 2026 Yasir Farhat, Aprianti Aprianti, Niken Pratiwi https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1780 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pelatihan Digital Literacy Untuk Mendukung Student Success Mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan Stikes Abdi Persada https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1804 <p>Dalam dunia kesehatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga telah mengubah cara belajar, praktik klinis, dan akses layanan kesehatan. Kemampuan literasi digital bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kompetensi dasar yang memungkinkan mahasiswa, termasuk mahasiswa jurusan Kebidanan, mengakses sumber belajar elektronik, berkomunikasi secara profesional, memanfaatkan aplikasi klinis, dan menilai kualitas informasi kesehatan secara kritis. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan <em>Digital Literacy</em> (literasi digital) diberikan kepada mahasiswa program studi DIII Kebidanan di STIKES Abdi Persada untuk mendukung keberhasilan studi dan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. Berdasarkan hasil evaluasi paska pelatihan, terdapat peningkatan pengetahuan mahasiswa prodi DIII Kebidanan STIKES Abdi persada terkait <em>digital literacy. </em>Adanya peningkatan pengetahuan ini diharapkan akan dapat meningkatkan keterampilan digital mahasiswa untuk dapat menyelesaikan berbagai tugas akademik dengan lebih efektif seperti mencari informasi dan artikel dari jurnal ilmiah terpercaya dan menggunakan aplikasi <em>Mendeley</em> sehingga dapat membantu keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan mereka.</p> Sitti Khadijah, Noor Aisyah Hak Cipta (c) 2026 Sitti Khadijah, Noor Aisyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1804 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Pemanfaatan Bahan Makanan Lokal Tinggi Protein Sebagai Alternatif Pemenuhan Nutrisi Untuk Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Labat Muara https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1822 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Desa Labat Muara masih menghadapi berbagai masalah kesehatan ibu dan anak. Hasil pengkajian menunjukkan 16,7% balita mengalami stunting, 20% tidak rutin ditimbang di Posyandu, dan 16,7% bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif. Berdasarkan skoring, balita berisiko mengalami stunting menjadi prioritas utama dengan skor 18. <strong>Tujuan: </strong>Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi dan pemantauan pertumbuhan balita. <strong>Metode: </strong>Pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan pemecahan masalah berbasis komunitas melalui pengkajian, identifikasi masalah, penentuan prioritas, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui kunjungan rumah, observasi, wawancara, dokumentasi, dan data desa. Intervensi meliputi penyuluhan pencegahan stunting, demonstrasi pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal, serta edukasi pentingnya Posyandu. <strong>Hasil: </strong>Kegiatan terlaksana tanpa hambatan. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan stunting, kemampuan mempraktikkan pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal, serta pemahaman pentingnya pemantauan tumbuh kembang melalui Posyandu. <strong>Kesimpulan: </strong>Edukasi dan demonstrasi pangan lokal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mendukung pencegahan stunting. Kegiatan dilanjutkan melalui edukasi berkala dan pendampingan kader di Posyandu.</p> Sarkiah Sarkiah, Yuni Riska Nur Fariana, Fitri Yuliana, Dewi Pusparani Sinambela, Ni Wayan Pitriyani, Widiya Maharani, Annisa Rahmah, Wilda Wati Hak Cipta (c) 2026 Sarkiah Sarkiah, Yuni Riska Nur Fariana, Fitri Yuliana, Dewi Pusparani Sinambela, Ni Wayan Pitriyani, Widiya Maharani, Annisa Rahmah, Wilda Wati https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1822 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Kesehatan Gigi melalui Media Video dan Puzzle serta Sikat Gigi Massal pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Medan Timur https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1418 <p>Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya pengetahuan dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi menyebabkan tingginya angka karies pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui pemanfaatan media video, puzzle edukatif, serta praktik sikat gigi massal. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 060879 Kecamatan Medan Timur dengan melibatkan 40 siswa kelas II. Metode yang digunakan meliputi pre-test, edukasi kesehatan gigi melalui pemutaran video dan permainan puzzle interaktif, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar, praktik sikat gigi massal, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Sebelum edukasi, sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan sedang (70%) dan kurang (20%), sedangkan kategori baik hanya 10%. Setelah edukasi dan sikat gigi massal, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 80%, kategori sedang menjadi 20%, dan tidak ditemukan lagi siswa dengan kategori pengetahuan kurang. Selain itu, hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan benar sesuai materi yang diberikan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggunaan media video dan puzzle yang dipadukan dengan praktik langsung sikat gigi massal efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah dan orang tua guna mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.</p> Herlinawati Daulay, Ety Sofia Ramadhan, Adriana Hamsar Hak Cipta (c) 2026 Herlinawati Daulay, Ety Sofia Ramadhan, Adriana Hamsar https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1418 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Melalui Media Pembelajaran Interaktif di TK CBC Mawaddah Warrahmah Jambi tahun 2026 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1923 <p>Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan anak yang perlu dibentuk sejak usia dini melalui pembiasaan menyikat gigi dengan teknik yang benar. Hasil survei awal di TK CBC Mawaddah Warahmah Kota Jambi menunjukkan bahwa sekolah belum memiliki program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), belum pernah mendapatkan pembinaan rutin dari puskesmas, serta sebagian besar anak belum memiliki keterampilan menyikat gigi yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyikat gigi anak usia dini melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut menggunakan media pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Juni 2026 dengan melibatkan 30 anak TK. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik menyikat gigi, praktik bersama, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pembagian sikat dan pasta gigi, serta evaluasi menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan menyikat gigi pada seluruh indikator yang dinilai. Kemampuan memegang sikat gigi, melakukan gerakan menyikat gigi yang benar, menyikat gigi sesuai durasi yang dianjurkan, dan menyikat gigi secara mandiri meningkat hingga 100%, sedangkan kemampuan membersihkan seluruh permukaan gigi meningkat dari 50% menjadi 90%. Selain itu, seluruh peserta mencapai kategori keterampilan tinggi pada evaluasi akhir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi dan mulut melalui media pembelajaran interaktif efektif meningkatkan keterampilan menyikat gigi pada anak usia dini dan berpotensi membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan.</p> Aida Silfia, Rosmawati Rosmawati, Slamet Riyadi, Asio Asio, Sri Febrianti, Berliana Sari, Febrita Mahsalisa Hak Cipta (c) 2026 Aida Silfia, Rosmawati Rosmawati, Slamet Riyadi, Asio Asio, Sri Febrianti, Berliana Sari, Febrita Mahsalisa https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1923 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Daun Salam (Syzygium polyanthum Walp.) Sebagai Antihiperurisemia Pada Masyarakat Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1924 <p>Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah dan berpotensi menyebabkan artritis gout serta menurunkan kualitas hidup penderitanya. Penggunaan obat sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam. Daun salam (Syzygium polyanthum Walp.) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi menghambat aktivitas enzim xantin oksidase sehingga dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hiperurisemia serta memberikan keterampilan dalam pembuatan teh celup daun salam sebagai alternatif pengobatan herbal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025 di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dengan melibatkan 40 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi pembuatan teh celup daun salam, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 20,0% sebelum edukasi menjadi 87,5% setelah edukasi. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan teh celup daun salam secara mandiri dan memahami manfaatnya sebagai alternatif pendukung pengelolaan hiperurisemia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis demonstrasi dan pelatihan praktis efektif meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat lokal. Program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hiperurisemia berbasis pemberdayaan masyarakat.</p> Hilda S, Mimin Wulandari, Samihah Nasution Hak Cipta (c) 2026 Hilda S, Mimin Wulandari, Samihah Nasution https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1924 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pemanfaatan Tumbuhan Cep-Cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Mellitus Pada Masyarakat Desa Laut Dendang https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1925 <p>Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang. Selain terapi farmakologis, pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi adjuvan menjadi alternatif yang banyak diminati masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan cep-cepan (Castanopsis costata) sebagai terapi adjuvan diabetes mellitus pada masyarakat Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, pembagian leaflet, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang sebagian besar berjenis kelamin perempuan (85%), berusia 41–50 tahun (65,7%), dan berpendidikan SMA (62,8%). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yaitu kategori pengetahuan baik meningkat dari 68,5% sebelum penyuluhan menjadi 85,7% setelah penyuluhan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mengenai manfaat tumbuhan cep-cepan sebagai terapi adjuvan diabetes mellitus efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan tanaman obat secara rasional sebagai pendamping terapi medis serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.</p> Pratiwi Rukmana Nasution, Nadroh Br Sitepu, Irma Noviar Hak Cipta (c) 2026 Pratiwi Rukmana Nasution, Nadroh Br Sitepu, Irma Noviar https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1925 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Pemilihan Dan Penggunaan Kosmetika Sunscreen Untuk Kulit Wajah Pada Ibu-Ibu Desa Laut Dendang Kec. Percut Sei Tuan https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1926 <p>Salah satu hal yang dilakukan untuk menunjang penampilan khususnya wanita adalah dengan penggunaan kosmetik. Kosmetika adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia seperti epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar, atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Salah satu kosmetik adalah sunscreen. Sunscreen merupakan suatu zat yang dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV serta pemakaian sunscreen disarankan di tempat yang mempunyai paparan sinar UV. Sunscreen mengandung beberapa bahankimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit seperti kemerahan, bengkak, iritasi, dan gatal-gatal. Beberapa orang mengalami reaksi alergi parah dengan ruam dan rasa gatal yang hebat. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini untuk mengetahui gambaran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan tentang pemilihan dan penggunaan kosmetik suncscreen untuk kulit wajah pada Ibu ibu di Desa Laut Dendang Kec. Percut Sei Tuan. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, demonstrasi dan tanya jawab tentang Pemilihan Dan Penggunaan suncscreem untuk kulit wajah yang baik. Dari hasil pengabdian masyarakat sebelum diadakannya penyuluhan dan demonstrasi tentang pemilihan dan penggunaan kosmetik suncscreen untuk kulit wajah pada Ibu ibu di Laut Dendang Kec. Percut Sei Tuan didapat kategori peningkatan Pengetahuan responden tentang Pemilihan dan Penggunaan Kosmetika Sunscreen Untuk Kulit Wajah dari kategori baik 66% menjadi 86 % sesudah diadakannya Edukasi.</p> Masrah Masrah, Henny Yusnita Hak Cipta (c) 2026 Masrah Masrah, Henny Yusnita https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1926 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Demonstrasi Dan Sosialisasi Pembuatan Infus Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Sebagai Antioksidan Dan Antibakteri Pada Ibu-Ibu Di Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1927 <p>Daun beluntas (Pluchea indica L.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan dan antibakteri alami, tetapi pemanfaatan dan pengolahannya di masyarakat masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, dalam memanfaatkan daun beluntas serta mengolahnya menjadi sediaan infusa secara tepat. Kegiatan menggunakan metode edukatif non-eksperimen melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi pembuatan infusa, serta evaluasi menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta berjumlah 45 orang. Materi meliputi manfaat daun beluntas sebagai tanaman berkhasiat, sumber antioksidan dan antibakteri alami, serta cara pengolahan infusa yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Sebelum kegiatan, hanya 5 peserta (11,1%) berada pada kategori pengetahuan baik, sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 39 peserta (86,7%). Peserta kategori cukup baik meningkat dari 22,2% menjadi 13,3%, sementara kategori kurang baik dan tidak baik yang masing-masing sebesar 31,1% dan 35,6% sebelum kegiatan menjadi 0% setelah edukasi. Kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat daun beluntas dan keterampilan pengolahan infusa. Kegiatan serupa perlu dikembangkan melalui pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan pemanfaatan tanaman herbal secara tepat di masyarakat.</p> Ernoviya Ernoviya, Adhisty Nurpermatasari, Sri Wahyuni Tanjung Hak Cipta (c) 2026 Ernoviya Ernoviya, Adhisty Nurpermatasari, Sri Wahyuni Tanjung https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1927 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Warga RT 15 Kelurahan Simpang Tiga https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1765 <p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan sering tidak disadari (silent killer). Berdasarkan hasil Survei Mawas Diri (SMD) pada 46 Kepala Keluarga di RT.15 Kelurahan Simpang Tiga, ditemukan prevalensi riwayat penyakit hipertensi sebesar 52,2%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan meliputi perencanaan partisipatif melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dilanjutkan dengan tiga intervensi utama: pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet, dan pelaksanaan senam hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan pengetahuan warga mengenai indikator, faktor risiko, serta upaya pengendalian hipertensi yang terlihat dari antusiasme warga selama sesi diskusi, tanya jawab, dan latihan senam. Simpulan dari kegiatan ini adalah intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan pemahaman serta motivasi warga untuk mengontrol tekanan darah secara rutin.</p> Dian Ardyanti, Nina Mardiana, Nino Adib Chifdillah, Muhammad Arkham Kholadi Pilomonu Hak Cipta (c) 2026 Dian Ardyanti, Nina Mardiana, Nino Adib Chifdillah, Muhammad Arkham Kholadi Pilomonu https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1765 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000