Majalah Cendekia Mengabdi https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi <p><strong>MAJALAH CENDEKIA MENGABDI<br /></strong>Jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat<br /><strong>ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230514571441230" target="_blank" rel="noopener">2987-419X</a></strong> (online)<br /><strong>DOI Jurnal: </strong><a href="https://doi.org/10.63004/mcm">10.63004/mcm</a><strong><br />Ketua Editor: </strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6000155/?view=services" target="_blank" rel="noopener">apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm</a><br /><strong>Frekuensi terbit: </strong>Februari, Mei, Agustus, dan November.<br /><strong>Majalah Cendekia Mengabdi </strong>menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.<br /><strong>Penerbit: <a href="https://wpcpublisher.com/" target="_blank" rel="noopener">CV. Wadah Publikasi Cendekia</a></strong></p> id-ID cendekiamengabdi@wpcpublisher.com (apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm) cendekiamengabdi@wpcpublisher.com (Admin) Mon, 11 May 2026 22:25:16 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Cegah Anemia Pada Kehamilan (CEMILAN) dengan Penggunaan Kartu Kontrol Tablet Tambah Darah Di UPTD. Puskesmas Benao https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1032 <p>Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan memerlukan perhatian serius dari tenaga medis. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Benao untuk meningkatkan pemahaman kader, ibu hamil, dan keluarga tentang pentingnya pemberian tablet tambah darah serta pengisian ceklis kontrol konsumsi tablet dalam buku KIA. Metode yang digunakan adalah presentasi dan diskusi interaktif di aula Puskesmas, melibatkan ibu hamil dengan anemia, bidan, dan kader Posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader serta ibu hamil dalam meminum tablet tambah darah dan mengisi ceklis kontrol. Simpulan, edukasi dan kolaborasi antara kader, keluarga, dan Puskesmas sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah dan pemantauan anemia.</p> Sefti Ultah Fernika, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari Hak Cipta (c) 2026 Sefti Ultah Fernika, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1032 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Jus Pepaya (JUPAYA) Untuk Mencegah Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Benao https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1033 <p>Masa kehamilan merupakan periode krusial yang membutuhkan pemenuhan nutrisi yang optimal, terutama bagi ibu hamil dengan anemia. Salah satu tantangan yang sering dialami adalah konstipasi gestasional serta kurangnya asupan vitamin A dan C, padahal kedua mikronutrien tersebut penting untuk mendukung sistem imun serta kesehatan ibu dan janin. Pepaya matang (<em>Carica papaya L.</em>) kaya akan serat, beta-karoten, dan vitamin C, sehingga potensial dijadikan alternatif nutrisi lokal. Namun, mitos mengenai risiko konsumsi pepaya bagi ibu hamil masih menghambat pemanfaatannya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi gizi pada ibu hamil melalui edukasi tentang pemanfaatan jus pepaya matang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media poster edukatif kepada 5 ibu hamil anemia, 5 kader posyandu, dan 3 perangkat desa pada 8 Februari 2026 di Desa Benao Hulu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku peserta terkait keamanan serta manfaat konsumsi pepaya matang. Simpulan: Edukasi berbasis bukti efektif meluruskan persepsi keliru masyarakat, sehingga pemanfaatan pepaya sebagai sumber nutrisi dapat dioptimalkan untuk mendukung kesehatan ibu hamil di wilayah pedesaan.</p> Fera Norvitasari, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari Hak Cipta (c) 2026 Fera Norvitasari, Anis Rakhmawati, Hairiana Kusvitasari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1033 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dengan Terapi Aktif Nutrisi Gizi (PANTANG ANEMIA) https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1031 <p>Anemia pada ibu hamil merupakan permasalahan utama di Kelurahan Guntung Manggis, wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis, dengan cakupan kunjungan antenatal lengkap dan pemeriksaan Hb trimester III yang belum optimal. Kegiatan "PANTANG ANEMIA" dilaksanakan di Posyandu Kuranji Banjarbaru pada 18 Februari 2026, melibatkan ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, kader posyandu, dan bidan. Edukasi diberikan melalui pembagian leaflet dan demonstrasi pembuatan jus susu kurma, serta penjelasan mengenai nutrisi pencegah anemia, dosis tablet Fe, dan sumber zat besi lokal. Sesi tanya jawab interaktif dan pembagian jus susu kurma turut meningkatkan motivasi konsumsi rutin dan kepatuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan anemia, serta target kenaikan Hb ≥1 g/dL dalam 4 minggu sebagai upaya mencegah komplikasi kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis. Simpulan, edukasi dan intervensi nutrisi aktif efektif meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam pencegahan anemia.</p> Annisa Kharimah, Karmilawati Karmilawati, Hairiana Kusvitasari Hak Cipta (c) 2026 Annisa Kharimah, Karmilawati Karmilawati, Hairiana Kusvitasari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1031 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 Penyuluhan Kesehatan Sebagai Strategi Promotif Dalam Penguatan Pengetahuan Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1123 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Permasalahan kesehatan masyarakat baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular masih menjadi perhatian di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda bahaya penyakit, serta upaya pencegahan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi status kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan promosi kesehatan melalui penyuluhan sebagai upaya promotif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat.</p> <p><strong>Tujuan: </strong>Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan serta memperkuat pengetahuan masyarakat terkait berbagai permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi hipertensi, pendidikan kesehatan seksual pada anak dan remaja, myalgia, diare, keluarga berencana, pencegahan stunting, gastritis, serta tanda bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD).</p> <p><strong>Metode: </strong>Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka pada beberapa lokasi di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi puskesmas, posyandu, dan panti sosial. Kegiatan penyuluhan terdiri dari delapan tema kesehatan yang dilaksanakan menyesuaikan karakteristik sasaran masyarakat.</p> <p><strong>Hasil: </strong>Kegiatan penyuluhan kesehatan berjalan dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Penyampaian materi secara interaktif dengan media edukatif membantu masyarakat lebih mudah memahami informasi kesehatan yang diberikan. </p> <p><strong>Simpulan: </strong>Penyuluhan kesehatan sebagai strategi promotif dapat menjadi upaya efektif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Kegiatan edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan sesuai karakteristik sasaran masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.</p> Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna Putra S, Trilianty Lestarisa, Astri Widiarti, Dian Mutiasari, Aprillia Rahmadina, Sania Zahra, Dea Mura Epatni, Tania Chrislovenia Aritonang, Putri Adeli, Viviliani Anandita Dewani, Daniel Yuantara, Yossia W. Amit Hak Cipta (c) 2026 Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna Putra S, Trilianty Lestarisa, Astri Widiarti, Dian Mutiasari, Aprillia Rahmadina, Sania Zahra, Dea Mura Epatni, Tania Chrislovenia Aritonang, Putri Adeli, Viviliani Anandita Dewani, Daniel Yuantara, Yossia W. Amit https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1123 Fri, 15 May 2026 00:00:00 +0000 Penggunaan Larvasida Alami Sebagai Pembasmi Vektor Demam Berdarah Dengue https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1129 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk <em>Aedes</em> sp. sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan DBD. Pemanfaatan tanaman rempah sebagai larvasida alami dan antinyamuk dapat menjadi alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan. <strong>Tujuan: </strong>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan larvasida alami sebagai upaya pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. <strong>Metode: </strong>Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada tanggal 5 Agustus 2025. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Peserta kegiatan berjumlah 19 orang yang terdiri dari ibu TP-PKK dan perangkat kelurahan. Materi penyuluhan meliputi jenis nyamuk penular penyakit, pencegahan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan tanaman rempah seperti serai, jahe, cengkeh, dan bawang suna sebagai larvasida alami dan antinyamuk. <strong>Hasil: </strong>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Pengetahuan peserta mengenai penggunaan repellant untuk mencegah gigitan nyamuk meningkat dari 50% pada pretest menjadi 87,5% pada posttest. Sebagian besar peserta juga memahami bahwa tanaman rempah dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu pengendalian nyamuk. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi berlangsung. <strong>Simpulan: </strong>Penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan larvasida alami dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Edukasi mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai antinyamuk alami diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.</p> Indria Augustina, Agnes Immanuela Toemon Hak Cipta (c) 2026 Indria Augustina, Agnes Immanuela Toemon https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1129 Fri, 15 May 2026 00:00:00 +0000 Gerakan Anak Cerdas Memilih Jajanan Sehat Melalui Edukasi Di SDN 3 Sungai Besar Kota Banjarbaru https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1058 <p><strong>Pendahuluan</strong>: Dilihat dari kegiatan pengabdian sebelumnya, program edukasi masih terbatas dan belum mampu meningkatkan pengetahuan anak, tetapi juga membentuk perilaku nyata anak dalam memilih jajanan sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, khususnya terkait pola konsumsi jajanan di lingkungan sekolah. <strong>Tujuan: </strong>Meningkatkan pengetahuan siswa/i sekolah dasar melalui gerakan anak cerdas dalam memilih jajanan sehat melalui edukasi di SDN 3 Sungai Besar, Kota Banjarbaru. <strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan tanya jawab, serta ada <em>ice breaking</em> yang dilaksanakan di SDN 3 Sungai Besar, Kota Banjarbaru, dengan khalayak sasaran kelas VI B berjumlah 24 orang. Adapun metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahapan, yaitu perizinan, perencanaan, dan pelaksanaan. Alat dan bahan yang digunakan berupa poster, PowerPoint untuk pemberian edukasi, LCD, spanduk, snack dan hadiah untuk siswa yang menjawab pertanyaan. <strong>Hasil :</strong> Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah pemberian edukasi tentang jajanan sehat, diperoleh gambaran bahwa sebagian besar siswa masih memiliki kebiasaan konsumsi yang kurang sehat. Banyak siswa menyatakan kurang menyukai sayuran dan lebih cenderung mengonsumsi jajanan kemasan. <strong>Simpulan:</strong> Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang baik mengenai ciri-ciri jajanan yang sehat, aman, dan bergizi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai jajanan sehat masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan penyuluhan yang berkelanjutan.</p> Hilda Irianty, Fitri Novita Sari Widodo, Jesica Pretisia, Fransisco Leo Tasik, Sarah Zein, M. Rifki Andra Firdaus, Ridha Hayati, Mahmudah Mahmudah, Hikmah Yusida, Deni Suryanto Hak Cipta (c) 2026 Hilda Irianty, Fitri Novita Sari Widodo, Jesica Pretisia, Fransisco Leo Tasik, Sarah Zein, M. Rifki Andra Firdaus, Ridha Hayati, Mahmudah Mahmudah, Hikmah Yusida, Deni Suryanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1058 Tue, 19 May 2026 00:00:00 +0000 Pemberian Edukasi Masyarakat Terkait Beyond Use Data Obat Dalam Kegiatan Pembukaan Muhammadiyah Boarding School https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1109 <p>Penyimpanan obat sisa di tingkat rumah tangga tanpa pemahaman yang memadai tentang stabilitas berisiko menurunkan efikasi terapi dan membahayakan kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya <em>Beyond Use Date</em> (BUD) sebagai batas waktu penggunaan obat setelah kemasan dibuka. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Juni 2024 di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tigaraksa, Tangerang, dengan melibatkan 50 peserta Tabligh Akbar. Metode yang digunakan meliputi pengisian kuesioner <em>pre-test</em>, pemaparan materi dengan topik terkait definisi <em>Beyond Use Date</em> (BUD), estimasi durasi penyimpanan berbagai sediaan obat, serta identifikasi faktor risiko klinis berbasis <em>storytelling</em>, dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan peserta sebesar 56%. Meskipun tingkat kesadaran terhadap instruksi penyimpanan produsen sangat tinggi (92%), pemahaman masyarakat mengenai identifikasi kerusakan fisik pada obat masih rendah (18%–20%). Disimpulkan bahwa diperlukan program edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam membedakan <em>Expiration Date</em> (ED) dan <em>Beyond Use Date</em> (BUD) guna menjamin keamanan penggunaan obat di rumah tangga.</p> Nuriyatul Fhatonah, Mohammad Solehudin, Lintang Suci Ayu, Lela Pujasari, Lingga Lingga, Mahesi Dinar Prameswari Hak Cipta (c) 2026 Nuriyatul Fhatonah, Mohammad Solehudin, Lintang Suci Ayu, Lela Pujasari, Lingga Lingga, Mahesi Dinar Prameswari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1109 Mon, 25 May 2026 00:00:00 +0000 Pendekatan Promotif dan Preventif melalui Edukasi, Pembagian Multivitamin, dan Senam Sehat dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1148 <p>Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat memerlukan pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta status kesehatan masyarakat melalui edukasi kesehatan, pembagian multivitamin, dan pelaksanaan senam sehat berbasis kolaborasi lintas sektor. Program ini melibatkan masyarakat setempat sebagai peserta dan tenaga kesehatan dari Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Lombok Tengah serta dukungan pemerintah daerah melalui Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Praya dan Bupati Lombok Tengah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, distribusi multivitamin, dan kegiatan senam sehat secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya perilaku hidup sehat, serta tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan tenaga kesehatan dan dukungan pemerintah daerah terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan masyarakat.</p> Lelie Amalia Tusshaleha, Depi Yuliana, Dita Retno Pratiwi, Lalu Jupriadi, Lale Budi Hutami Rahayu, Dedent Eka Bimmaharyanto S, Ade Sukma Hamdani, Syamsul Rahmat, Annisa Alpiani, Supiani Rahayu Hak Cipta (c) 2026 Lelie Amalia Tusshaleha, Depi Yuliana, Dita Retno Pratiwi, Lalu Jupriadi, Lale Budi Hutami Rahayu, Dedent Eka Bimmaharyanto S, Ade Sukma Hamdani, Syamsul Rahmat, Annisa Alpiani, Supiani Rahayu https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1148 Wed, 27 May 2026 00:00:00 +0000