https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia2026-07-22T21:03:24+00:00apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farmlayanan@wpcpublisher.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC</strong></p> <p><strong>ISSN </strong><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20240611372094632" target="_blank" rel="noopener">3048-3964</a> (online)</p> <p><strong>Ketua Editor: </strong>apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm</p> <p><strong>Frekuensi terbit:</strong> Januari dan Juli</p> <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia (JPM-WPC) menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.</p> <p><strong>Template</strong> artikel [<a href="https://drive.google.com/drive/folders/1zwZ86r0DMN0ELLwcqkQuG76DYVeuVn75?usp=drive_link" target="_blank" rel="noopener">download</a>]</p>https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1042Peningkatan Keterampilan Santri di Lingkungan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon Melalui Pelatihan Pembuatan Minyak Angin Aromaterapi Berbasis VCO2026-04-14T12:08:55+00:00Siti Nur Hikmahnurhikmahsiti770@gmail.comYusuf Anggoro Muktinurhikmahsiti770@gmail.com<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt;">Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya kelapa yang dapat diolah menjadi <em>Virgin Coconut Oil</em> (VCO) dengan berbagai manfaat kesehatan. Pemanfaatan VCO sebagai bahan dasar minyak angin aromaterapi memiliki potensi besar baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Namun, keterampilan santri dalam pengolahan produk berbasis bahan alam masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon melalui pelatihan pembuatan minyak angin aromaterapi berbasis VCO. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan. Pada tahap persiapan dilakukan penyusunan materi, penyiapan alat dan bahan, serta penentuan formula produk. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pemberian materi mengenai pembuatan dan penggunaan aromaterapi, dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung oleh peserta dalam kelompok kecil. Peserta juga dilatih dalam proses formulasi, pencampuran bahan seperti menthol, camphor, VCO, dan minyak gondopuro, serta teknik pelabelan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam pembuatan minyak angin aromaterapi berbasis VCO, serta meningkatnya motivasi untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas santri baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun potensi kewirausahaan berbasis produk herbal.</span></p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Siti Nur Hikmah, Yusuf Anggoro Muktihttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1001Penerapan Terapi Tebak Gambar sebagai Stimulasi Kognitif Lansia di Wisma Kenanga PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru 2026-02-23T20:42:48+00:00Arya Prasetya4ryaarya@gmail.comDilla Futri Ramadhani4ryaarya@gmail.comGrisiana Agustin Patrisia4ryaarya@gmail.comKarina Karina4ryaarya@gmail.comNovita Sari4ryaarya@gmail.comAngga Irawan4ryaarya@gmail.comQueenne Kimverlee C. Claro4ryaarya@gmail.comYves B. Reyes4ryaarya@gmail.comFajar Az-zahrawi4ryaarya@gmail.com<p>Lanjut usia merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif akibat proses penuaan. Penurunan ini dapat memengaruhi daya ingat, konsentrasi, kemampuan berpikir, serta interaksi sosial lansia. Upaya stimulasi kognitif secara nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mempertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui penerapan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) metode Tebak Gambar di Wisma Kenanga PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 dan diikuti oleh 5 orang lansia perempuan dengan rentang usia 60–70 tahun. Metode yang digunakan berupa terapi aktivitas kelompok dengan stimulasi visual dan verbal melalui permainan Tebak Gambar. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, kemampuan mengenali gambar, serta hasil post-test yang menilai aspek memori, bahasa, penalaran, dan kecepatan berpikir. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mampu mengikuti kegiatan dengan baik, menunjukkan peningkatan fokus, keaktifan, serta kemampuan mengenali dan mengingat objek. Rata-rata skor post-test berada dalam kategori baik. Terapi Tebak Gambar terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis sederhana untuk menstimulasi dan mempertahankan fungsi kognitif lansia.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Arya Prasetya, Dilla Futri Ramadhani, Grisiana Agustin Patrisia, Karina Karina, Novita Sari, Angga Irawan, Queenne Kimverlee C. Claro, Yves B. Reyes, Fajar Az-zahrawihttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1027Terapi Aktivitas Kelompok Senam Anti Hipertensi Dan Pijat Punggung Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru2026-03-11T09:41:05+00:00M. Arief Wijaksonoprasetyapp96@gmail.comPrasetya Putra Pratamaprasetyapp96@gmail.comRahmawati Rahmawatiprasetyapp96@gmail.comRizka Mariyana Destriyaniprasetyapp96@gmail.comSiti Muzdalifahprasetyapp96@gmail.comYesa Septia Trianjaniprasetyapp96@gmail.comNi Made Ayu Komang Dewiprasetyapp96@gmail.com<p>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol tekanan darah adalah melalui terapi nonfarmakologis seperti senam anti hipertensi dan pijat punggung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membantu menurunkan tekanan darah lansia melalui terapi aktivitas kelompok berupa senam anti hipertensi dan pijat punggung. Metode kegiatan yang digunakan adalah edukasi kesehatan dan demonstrasi praktik terapi kepada lansia di Wisma Melati Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang lansia yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan, penyuluhan kesehatan, praktik senam anti hipertensi, serta terapi pijat punggung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai terapi nonfarmakologis, dimana sekitar 90–100% lansia mampu menjelaskan kembali manfaat serta langkah-langkah pelaksanaan terapi. Selain itu, sebagian besar lansia melaporkan tubuh terasa lebih rileks, nyaman, serta berkurangnya ketegangan otot setelah mengikuti kegiatan. Terapi senam anti hipertensi dan pijat punggung dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan relaksasi, serta memberikan efek positif terhadap kondisi fisik dan psikologis lansia. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam membantu pengelolaan hipertensi pada lansia.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 M. Arief Wijaksono, Prasetya Putra Pratama, Rahmawati Rahmawati, Rizka Mariyana Destriyani, Siti Muzdalifah, Yesa Septia Trianjani, Ni Made Ayu Komang Dewihttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1317Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pembuatan Briket Biomassa Berbahan Limbah Tebu dan Sekam Padi pada Karang Taruna Desa Arjasa Jember 2026-07-06T21:26:55+00:00Casilda Aulia Rakhmadinacasilda_aulia_r@polije.ac.idDimas Triardiantodimas.triardianto@polije.ac.idAmellia Dwi Rizkyanaamelliadwi_riz@polije.ac.idHeri Warsitoheri_w@polije.ac.id<p>Desa Arjasa di Kabupaten Jember memiliki potensi pertanian padi dan tebu yang melimpah, namun menghadapi kendala serius dalam pengolahan limbah sekam padi dan ampas tebu yang dapat memicu pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali mitra Karang Taruna Desa Arjasa dengan keterampilan kewirausahaan melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) berupa alat pencetak mekanis dan mesin <em>tray dryer</em> untuk mengolah limbah tersebut menjadi briket biomassa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi dan penyuluhan mengenai potensi energi terbarukan, dilanjutkan dengan pelatihan praktis (<em>hands-on</em>) pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi produk. Proses pembautan briket dilakukan melalui pengeringan bahan baku, karbonisasi pirolisis, penghalusan, pencetakan mekanis, dan pengeringan akhir. Hasil utama menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis yang signifikan pada pemuda desa dalam mengoperasikan perangkat TTG secara mandiri. Formulasi optimal briket berhasil diperoleh pada rasio arang ampas tebu 80% dan sekam padi 5% menggunakan perekat tapioka 15%. Pengenalan teknologi ini tidak hanya berhasil menyulap limbah pertanian menjadi produk energi alternatif yang ramah lingkungan, tetapi juga berhasil melahirkan kemandirian lokal serta membuka peluang usaha baru yang prospektif bagi perekonomian desa.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Casilda Aulia Rakhmadina, Dimas Triardianto, Amellia Dwi Rizkyana, Heri Warsitohttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1382Edukasi Dampak Kecanduan Konten Short-Form Terhadap Attention Span dan Konsentrasi Belajar Pada Siswa di SMAN X Banjarmasin 2026-07-06T21:26:31+00:00Umi Hanik Fetriyahnrazzh279@gmail.comRifa’atul Mahmudahnrazzh279@gmail.comMuhammad Riduansyahnrazzh279@gmail.comRahmat Bagus Santosonrazzh279@gmail.comNor Azizahnrazzh279@gmail.comAbrar Aulia Zidannrazzh279@gmail.comAska Askanrazzh279@gmail.comMaulidya Sabrinanrazzh279@gmail.comNi Kadek Novitanrazzh279@gmail.comNor Saidahnrazzh279@gmail.comNur Fitriananrazzh279@gmail.comNur Hidayatnrazzh279@gmail.comRisti Riantinynrazzh279@gmail.comSophia Mayranrazzh279@gmail.com<p>Konten <em>short-form</em> seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts semakin banyak digunakan oleh remaja. Penggunaan yang berlebihan dapat memengaruhi <em>attention span</em> dan konsentrasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak kecanduan konten <em>short-form</em> terhadap <em>attention span</em> dan konsentrasi belajar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi berupa poster, leaflet, video edukasi, dan presentasi PowerPoint. Kegiatan dilaksanakan pada 34 siswa kelas X di SMAN X Banjarmasin. Evaluasi dilakukan menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata <em>pre-test</em> sebesar 61,17 meningkat menjadi 87,05 pada <em>post-test</em> dengan rata-rata peningkatan sebesar 25,88 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak konten <em>short-form</em> terhadap <em>attention span</em> dan konsentrasi belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan mendorong penggunaan media sosial yang lebih sehat pada remaja.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Umi Hanik Fetriyah, Rifa’atul Mahmudah, Muhammad Riduansyah, Rahmat Bagus Santoso, Nor Azizah, Abrar Aulia Zidan, Aska Aska, Maulidya Sabrina, Ni Kadek Novita, Nor Saidah, Nur Fitriana, Nur Hidayat, Risti Riantiny, Sophia Mayrahttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1423Kolaborasi Fakultas Farmasi UMPR dan UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai dalam Mewujudkan Kampus Sehat Melalui Cek Kesehatan Gratis2026-07-06T21:26:22+00:00Rika Arfiana Safitririkaarfiana@umpr.ac.idSyahrida Dian Ardhanyrikaarfiana@umpr.ac.idSusi Novaryatiinrikaarfiana@umpr.ac.idHalida Suryadinirikaarfiana@umpr.ac.idGuntur Satrio Pratomorikaarfiana@umpr.ac.idRisqika Yulia Tantri Paramawidhitarikaarfiana@umpr.ac.idNurul Qamariahrikaarfiana@umpr.ac.idEvi Mulyanirikaarfiana@umpr.ac.idHusna Fauziarikaarfiana@umpr.ac.idMohammad Rizki Fadhil Pratamarikaarfiana@umpr.ac.idRabiatul Adawiyahrikaarfiana@umpr.ac.idRezqi Handayanirikaarfiana@umpr.ac.idDewi Sari Muliarikaarfiana@umpr.ac.id<p style="font-weight: 400;">Kesehatan sivitas akademika merupakan faktor krusial dalam mendukung terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang produktif dan berdaya saing. Penyakit tidak menular (PTM) sering kali terlambat dideteksi karena banyak kasus baru baru disadari pada tahap lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kesehatan sivitas akademika melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang terintegrasi dengan edukasi kesehatan dasar, serta menjaring faktor risiko PTM sejak dini. Metode pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pendaftaran, pelaksanaan cek kesehatan gratis (registrasi, pengukuran identitas, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu), edukasi interpersonal melalui konseling meja, tindak lanjut rujukan, serta evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, di mana rata-rata skor melonjak dari 68,9 pada <em>pre-test</em> menjadi 90,8 pada <em>post-test</em> setelah diberikan edukasi singkat. Berdasarkan hasil skrining fisik terhadap peserta, ditemukan bahwa 65,0% peserta memiliki tekanan darah normal, sedangkan 21,7% mengalami pre-hipertensi, dan 13,3% menderita hipertensi klinis. Untuk parameter kadar gula darah sewaktu (GDS), sebanyak 90,0% peserta berkategori normal dan 10,0% teridentifikasi mengalami hiperglikemia.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Rika Arfiana Safitri, Syahrida Dian Ardhany, Susi Novaryatiin, Halida Suryadini, Guntur Satrio Pratomo, Risqika Yulia Tantri Paramawidhita, Nurul Qamariah, Evi Mulyani, Husna Fauzia, Mohammad Rizki Fadhil Pratama, Rabiatul Adawiyah, Rezqi Handayani, Dewi Sari Muliahttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1533Edukasi Literasi Digital Bagi Siswa Kelas 5 MI Islamiyah Tanjung Boyolali 2026-07-08T21:23:54+00:00Putri Ningrum Br Pardedeputriprdede@gmail.comEsfandani Peni Indreswariesfandani@usahidsolo.ac.idTiva Romadona Oktavia Arifinputriprdede@gmail.comFitria Umi Muslimahputriprdede@gmail.comErlangga Rahardian Putraputriprdede@gmail.comWahyu Dwi Prabowoputriprdede@gmail.com<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) membawa tantangan baru berupa maraknya disinformasi visual yang memicu fenomena digital naivety (kenaifan digital) pada anak-anak, tidak terkecuali di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi digital siswa, khususnya dalam mengidentifikasi dan membedakan antara konten visual asli dengan konten hasil rekayasa AI. Mitra sasaran program ini adalah 28 siswa kelas V A MI Islamiyah Tanjung, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi edukatif yang dikombinasikan dengan pendekatan partisipatif (<em>participatory</em> <em>approach</em>) dan <em>experiential learning </em>melalui empat kali pertemuan. Rangkaian aktivitas meliputi pemaparan materi interaktif, diskusi reflektif, serta pemanfaatan gamification melalui permainan kompetisi individu "Asli atau AI?". Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan paradigma berpikir siswa yang signifikan. Siswa yang semula bersikap pasif-konsumtif dan spekulatif kini bertransformasi menjadi agen digital yang kritis dan mampu mengartikulasikan alasan logis berbasis detail fisik visual untuk menguji keabsahan informasi. Faktor pendukung utama program ini adalah besarnya rasa ingin tahu siswa dan dukungan penuh pihak madrasah, sedangkan faktor penghambatnya adalah kesenjangan pengalaman digital domestik (<em>digital</em> <em>divide</em>) yang dialami beberapa siswa. Program ini berhasil memicu budaya literasi baru berupa edukasi sebaya (<em>peer</em>-<em>education</em>) di lingkungan sekolah.</p>2026-07-25T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Putri Ningrum Br Pardede, Esfandani Peni Indreswari, Tiva Romadona Oktavia Arifin, Fitria Umi Muslimah, Erlangga Rahardian Putra, Wahyu Dwi Prabowohttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1582Edukasi Makanan Sehat dan Skrining Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Lansia2026-07-17T13:27:19+00:00Devi Delvitadevidelvita@umpr.ac.idSri Astutidevidelvita@umpr.ac.idAprileo Vebi Eka Utamadevidelvita@umpr.ac.idMuhammad Reyzaldydevidelvita@umpr.ac.idDody Teguh Yuwonodevidelvita@umpr.ac.idDian Ana Mutriqahdevidelvita@umpr.ac.idLiagustri Maulisazen Basukidevidelvita@umpr.ac.idSavira Angeliadevidelvita@umpr.ac.idLeli Khairani Siregardevidelvita@umpr.ac.idVini Rima Pratiwidevidelvita@umpr.ac.idWindya Nazmatur Rahmahdevidelvita@umpr.ac.idRisqika Yuliantridevidelvita@umpr.ac.idRezqi Handayanirezqihandayani79@gmail.com<p>Peningkatan jumlah populasi lanjut usia (lansia) diiringi dengan meningkatnya risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus, serta masalah degeneratif seperti sarkopenia. Upaya preventif dan promotif sangat diperlukan untuk menjaga kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan status kesehatan lansia dalam mencegah PTM dan sarkopenia. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Lansia Tangguh BKL Cantik, Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan (pengecekan kadar gula darah), aktivitas fisik berupa senam bersama, serta edukasi kesehatan interaktif terkait pola makan sehat tanpa garam (rendah natrium) dan pencegahan sarkopenia. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para lansia. Hasil pemeriksaan menunjukkan pemetaan awal kondisi gula darah mandiri lansia. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembatasan konsumsi garam untuk mengontrol tekanan darah dan pemenuhan nutrisi serta aktivitas fisik untuk mencegah penurunan massa otot (sarkopenia). Kegiatan pengabdian ini efektif dalam memberikan pemahaman praktis dan deteksi dini PTM pada lansia. Diperlukan keberlanjutan program serupa secara berkala untuk menjaga kemandirian dan kesehatan lansia di Kota Palangka Raya.</p>2026-07-25T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Devi Delvita, Sri Astuti, Aprileo Vebi Eka Utama, Muhammad Reyzaldy, Dody Teguh Yuwono, Dian Ana Mutriqah, Liagustri Maulisazen Basuki, Savira Angelia, Leli Khairani Siregar, Vini Rima Pratiwi, Windya Nazmatur Rahmah, Risqika Yuliantri, Rezqi Handayanihttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1601Sosialisasi Fungsi dan Pentingnya Antioksidan bagi Tubuh pada Wanita Jemaat GKPS Hang Tuah Medan2026-07-18T06:52:57+00:00Andre Prayogaandre.prayyoga@gmail.comModesta Harmoni Tariganmodesta.trgn@gmail.comGrace Anastasia Gintinggrace_ginzsinusinga@yahoo.comFerdinand Paulus Gintingferdinan.paulus@gmail.com<p>Antioksidan merupakan molekul yang berperan penting melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, terutama pada masyarakat yang aktivitas hariannya banyak terpapar polusi udara dan radiasi elektronik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan fungsi dan pentingnya antioksidan bagi tubuh kepada wanita Jemaat GKPS Hang Tuah Medan. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi tanya jawab, serta pemeriksaan kadar antioksidan pada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 38 peserta, separuhnya memiliki kadar antioksidan yang kurang baik dan separuh lainnya memiliki kadar antioksidan yang baik, dengan mayoritas peserta berada pada rentang usia 50-60 tahun (36,8%). Diskusi juga mengungkap masih rendahnya pemahaman peserta mengenai fungsi dan pentingnya antioksidan bagi kesehatan tubuh. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi, ditandai dengan keaktifan peserta selama diskusi dan kemampuan mereka menjelaskan kembali pengertian serta manfaat antioksidan pada akhir kegiatan. Disimpulkan bahwa sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan wanita Jemaat GKPS Hang Tuah mengenai antioksidan, dan disarankan agar pengetahuan ini turut disebarluaskan kepada anggota keluarga guna mendukung penerapan pola hidup sehat secara lebih luas<em>.</em></p>2026-07-25T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Andre Prayoga, Modesta Harmoni Tarigan, Grace Anastasia Ginting; Ferdinand Paulus Gintinghttps://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/jurnalpengmas/article/view/1632Sosialisasi Dagusibu Obat "Ayo Buang Sampah Obat Dengan Tepat" Di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah2026-07-22T21:03:24+00:00Depi Yulianadepiyuliana@gmail.comLelie Amalia Tusshalehalelieamalia90@gmail.comLaili Aprianilailiapriani16@gmail.comPutri Ramdaniahputriramdaniah@unsulbar.ac.idMeilynda Pomeistiapomeistia.meilynda@gmail.comSyamsul Rahmatsyamsul.r.apt@gmail.comAnnisa Alpianiannisaalpiani@gmail.comAya Shaufia ItsnayainShaufia29aya@gmail.comKhaeditama Purnamaadit.uniqhba@gmail.com<p>Penggunaan obat secara mandiri di masyarakat terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kondisi tersebut menyebabkan semakin banyak obat yang disimpan di rumah tangga. Namun, sebagian besar masyarakat belum memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang benar sehingga masih banyak ditemukan praktik penyimpanan obat kedaluwarsa maupun pembuangan obat secara langsung ke tempat sampah atau saluran air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) melalui program edukasi "Ayo Buang Sampah Obat dengan Tepat" yang dilaksanakan di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Lombok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pemusnahan obat yang benar, pembagian leaflet edukasi, serta evaluasi menggunakan sesi tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar apotek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum edukasi dengan setelah edukasi. Peserta juga mampu mempraktikkan cara memilah obat kedaluwarsa, rusak dan cara membuang sisa obat dengan benar sesuai ketentuan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis apotek merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara apoteker, fasilitas pelayanan kefarmasian, untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan pengelolaan limbah obat rumah tangga yang aman.</p>2026-07-25T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Depi Yuliana, Lelie Amalia Tusshaleha, Laili Apriani, Putri Ramdaniah, Meilynda Pomeistia, Syamsul Rahmat, Annisa Alpiani, Aya Shaufia Itsnayain, Khaeditama Purnama