Jurnal Farmasi SYIFA https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS <p><strong>Title: </strong>Jurnal Farmasi SYIFA<strong><br />Editor in Chief: </strong>apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm<strong><br /></strong><strong>ISSN </strong>2987-4122 (online)<br /><strong>Frequency:</strong> 2 issues per year in February and August<br /><strong>Jurnal Farmasi SYIFA</strong> is an electronic and open access journal. <strong>Jurnal Farmasi SYIFA</strong> publishes Original Research Articles and Review Articles in all areas of pharmacy and pharmaceutical sciences from the discovery of a drug up to clinical evaluation.</p> id-ID syifajournal@wpcpublisher.com (apt. Ali Rakhman Hakim, M.Farm) syifajournal@wpcpublisher.com (Admin) Sat, 01 Feb 2025 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Menjual Obat Di Warung Kec. Tigaraksa https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/584 <p>Swamedikasi menjadi pilihan masyarakat untuk meningkatkan akses pengobatan, namun diperlukan panduan yang jelas untuk mencegah kesalahan pengobatan. Masalah yang sering ditemui ialah penjualan obat, termasuk obat keras, di tempat tanpa izin, tanpa layanan dan informasi yang memadai. Fenomena ini terjadi akibat dari biaya kesehatan yang semakin mahal, sehingga pemerintah makin serius dalam mengawasi peredaran obat di masyarakat. Studi ini tujuannya guna mencari tahu pengaruh tingkat pengetahuan terhadap perilaku masyarakat dalam menjual obat di warung kec. Tigaraksa. Studi ini merupakan survei deskriptif dengan kuesioner menjadi alat penghimpunan data. Teknik pengambilan sampel memakai Total Sampling. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh tingkat pengetahuan terhadap perilaku masyarakat dalam menjual obat di warung Kec. Tigaraksa, dengan nilai p-value &lt; α (0,001 &lt; 0,05). Tingkat pengetahuan dikategorikan baik sebesar 56,7% dari 17 responden, dan perilaku positif sebesar 96,7% dari 29 responden.</p> Ma'sum Ma'sum, Syaidatul Laiyinah, Nuriyatul Fhatonah Hak Cipta (c) 2025 Ma'sum Ma'sum, Syaidatul Laiyinah, Nuriyatul Fhatonah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/584 Sat, 01 Feb 2025 00:00:00 +0000 Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Palimanan Periode Juli – Juli 2023 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/605 <p>Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat dasar. Pelayanan kefarmasian adalah salah satu asuhan kesehatan yang ada di Puskesmas dan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat terhadap pelayanan kefarmasian dan mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien rawat terhadap pelayanan kefarmasian dilihat dari lima dimensi di Puskesmas Palimanan periode Juni - Juli 2023, sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Palimanan kepada pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang ditunjukkan kepada responden yang telah memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan oleh peneliti. Cara pengambilan sampel dengan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif melalui 2 tahap yaitu: scoring dan tabulating. Hasil Penelitian didapatkan tingkat kepuasan pada dimensi keandalan (Reliability) sebesar 84,5% memberikan nilai sangat puas, dimensi daya tanggap (Responsiveness) sebesar 88,55% memberikan nilai sangat puas, dimensi jaminan (Assurance) sebesar 92,8% memberikan nilai sangat puas, dimensi kepedulian (empathy) sebesar 84% memberikan nilai sangat puas, dimensi bukti fisik (Tangibles) sebesar 84% memberikan nilai sangat puas. Berdasarkan dimensi yang dinilai tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Palimanan adalah sebesar 86,7% yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan.</p> Nurkholis Nurkholis, Siti Nur Hikmah, Ristia Aprisida Rahmawati Hak Cipta (c) 2025 Nurkholis Nurkholis, Siti Nur Hikmah, Ristia Aprisida Rahmawati https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/605 Fri, 07 Feb 2025 00:00:00 +0000 Analisis Selisih Biaya Riil Dan Tarif Paket INA-CBG’s Dengan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Biaya Pada Pasien JKN Rawat Inap Di Klinik Utama Setara Barito Kuala https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/604 <p>Penelitian ini berlatar belakang pada pelayanan pasien JKN di Klinik Utama Setara baru dilaksanakan mulai Desember 2023 dan belum memiliki tim kendali mutu, sehingga perlu dilakukan evaluasi terkait biaya riil dan tarif paket INA-CBG's. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis selisih antara biaya riil dan tarif paket INA-CBG's serta faktor-faktor yang mempengaruhi biaya pada pasien JKN rawat inap di Klinik Utama Setara. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif dengan metode sampling jenuh pada 28 pasien JKN rawat inap periode Januari-Juni 2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji T berpasangan, yang menunjukkan p-value sebesar 0,000 (p &lt; 0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan antara biaya riil dan tarif INA-CBG's. Selain itu, regresi linier berganda menunjukkan bahwa biaya farmasi dan laboratorium mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap biaya riil dengan p-value masing-masing sebesar 0,001 dan 0,002. Terdapat selisih yang signifikan antara biaya riil dan tarif paket INA-CBG's, dengan biaya farmasi dan laboratorium sebagai faktor utama yang mempengaruhi biaya riil perawatan pasien JKN rawat inap di Klinik Utama Setara.</p> Yeni Nilmawati, Akhmad Yanie, Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Hak Cipta (c) 2025 Yeni Nilmawati, Akhmad Yanie, Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/604 Tue, 11 Feb 2025 00:00:00 +0000 Karakteristik Demografi Tingkat Kepuasan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Depo Rawat Jalan Rumah Sakit X Rantau https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/611 <p style="font-weight: 400;">Kepuasan pasien merupakan faktor penting dalam mengevaluasi kualitas layanan yang diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 30 Tahun 2022, kepuasan pasien sangat dipengaruhi oleh perspektif dan evaluasi mereka terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap Kepuasan Pelayanan Informasi Obat (PIO) informasi obat di Depo Rawat Jalan RSUD X Rantau. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan pada sampel penelitian, sebelum kuesioner diberikan kepada responden, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Sebanyak 30 responden dari Puskesmas Tapin Utara dipilih untuk mengikuti penelitian kuesioner. Data yang terkumpul akan diolah dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Karakteristik demografi pasien Depo Rawat Jalan Rumah Sakit X Rantau didominasi oleh wanita (73%), kelompok usia dewasa 18–59 tahun (86%), serta tingkat pendidikan menengah (SMP/SMA/Sederajat) sebanyak 48%. Pekerjaan yang paling banyak ditemukan adalah ibu rumah tangga (30%), dengan 24% responden belum atau tidak berpenghasilan. Sebanyak 57% responden menyatakan sangat senang terhadap Pelayanan Informasi Obat (PIO), sementara 43% menyatakan cukup senang, dan tidak ada responden yang merasa tidak puas atau sangat tidak puas. Analisis hubungan menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (ρ = 0,005) dan jenis pekerjaan (ρ = 0,043) memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan PIO, sedangkan jenis kelamin (ρ = 0,286), usia (ρ = 0,067), dan pendapatan (ρ = 0,079) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.</p> Evy Dharmayati, Lisa Sunarti, Esty Restiana Rusida, Karunita Ika Astuti Hak Cipta (c) 2025 Evy Dharmayati, Lisa, Esty, Karun https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/611 Tue, 11 Feb 2025 00:00:00 +0000 Pengaruh Pandemik Covid-19 Terhadap Motivasi Dan Strategi Belajar Mahasiswa: Studi Kasus Pada Mahasiswa Kesehatan https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/620 <p>Kondisi pandemic Covid-19 telah memaksa perguruan tinggi untuk menggunakan metode pembelajaran yang berbeda pada mahasiswa. Mahasiswa bidang kesehatan harus mengikuti pembelajaran secara blended learning selama masa pandemic covid-19 yakni kombinasi antara pembelajaran tradisional <em>face-to-face learning</em> dan <em>asynchronous</em> atau <em>synchronous e</em>-learning. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif mengetahui gambaran <em>motivated learning strategy</em> mahasiswa program sarjana semester 5 Fakultas Kesehatan UNISM yang telah menjalani pembelajaran campuran atau <em>blended learning</em> selama masa pandemic covid-19 dengan menggunakan kuesioner MSLQ dari Soemantri et all (2018). Secara khusus penelitian ini ingin membandingkan perbedaan nilai MSLQ mahasiswa fakultas kesehatan UNISM pada masing – masing jurusan dan menganalisis hubungan antara <em>self-orientation (SO)</em>, <em>critical thinking (CT)</em>, <em>self-regulation (SR)</em> dan <em>feedback seeking (FS)</em> mahasiswa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa klasifikasi tingkat <em>motivated learning strategy</em> mahasiswa fakultas kesehatan UNISM sebagian besar berada pada level moderat, tidak ada perbedaan yang signifikan pada nilai MSLQ pada masing–masing jurusan mahasiswa fakultas kesehatan dan adanya hubungan yang signifikan antara masing-masing sub skala SO, CT, SR dan FS. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa kuesioner MSLQ dapat digunakan untuk mengukur refleksi mahasiswa fakultas kesehatan terhadap pembelajaran campuran yang mereka ikuti selama pandemic Covid-19.</p> Sitti Khadijah, Rina Saputri Hak Cipta (c) 2025 Sitti Khadijah, Rina Saputri https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/620 Tue, 18 Feb 2025 00:00:00 +0000 Analisis Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batulicin https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/627 <p>Monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan resep dapat dilakukan dengan mengukur waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien, dengan menggunakan indikator standar pelayanan minimal (SPM) untuk pelayanan di instalasi farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien di Puskesmas Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penelitian yang dilakukan adalah deskriptif-analitik, dengan desain <em>cross sectional study, </em>teknik sampling yang digunakan adalah <em>purposive sampling. </em>Data yang diperoleh danalisis menggunakan <em>chi-square test</em> (p&lt;0,05). Hasil penelitian ini adalah waktu tunggu pelayanan resep memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan pasien dengan <em>p-value</em> 0,019. Sebanyak 52,4% pasien sangat puas; 38,1% puas; dan 9,5% cukup puas.</p> Ani Agustina, Rosita Dewi Hak Cipta (c) 2025 Ani Agustina, Rosita Dewi https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/627 Tue, 25 Feb 2025 00:00:00 +0000 Article Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian VAP (Ventilator-Associated Pneumonia) Pada Pasien Icu Yang Menggunakan Ventilator Mekanik https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/609 <p><em>Ventilator-Associated Pneumonia </em>(VAP) merupakan infeksi nosokomial pada saluran pernafasan yang terjadi pada pasien di ruang rawat intensif. Kejadian VAP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, antara lain: lama penggunaan ventilator mekanik, umur, perawatan <em>oral hygiene</em>, intubasi, komorbid, serta sedasi. VAP menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus dihadapi oleh pasien dan tenaga kesehatan, khususnya pada pasien kritis terkait meningkatnya prevalensi kejadian morbiditas dan mortalitas akibat VAP. <em>Article review</em> ini bertujuan untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian <em>Ventilator-Associated Pneumonia</em> (VAP) pada pasien ICU. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya pencegahan dan pengelolaan VAP. Studi ini menggunakan metode <em>article review</em> yang didapatkan melalui pencarian <em>Google Scholar </em>dan <em>PubMed </em>dengan kata kunci “Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian VAP pada Pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik” berdasarkan kriteria inklusi. Hasil dari<em> article review </em>pada 8 artikel diketahui bahwa faktor faktor yang memengaruhi kejadian VAP pada pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik adalah banyak terjadi pada pasien yang berusia rentan, menggunakan ventilator mekanik lebih dari 48 jam, serta perilaku <em>oral hyginie</em>. Selain itu terdapat beberapa faktor lainnya yaitu jenis kelamin, pendidikan, intubasi, komorbid kejadian VAP, skor CPIS <em>(Clinical Pulmonary Infection Score),</em> sedasi, cuci tangan, dan pembedahan.</p> Ghina Nazhifah Az Zahra, Citra Yuliyanda Pardilawati, Mirza Junando, Zulpakor Oktoba Hak Cipta (c) 2025 Ghina Nazhifah Az Zahra, Citra Yuliyanda Pardilawati, Mirza Junando, Zulpakor Oktoba https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/609 Fri, 28 Feb 2025 00:00:00 +0000 Article Review: Faktor Risiko Terjadinya Gagal Ginjal Kronik Di Indonesia https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/646 <p>Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan&nbsp; kerusakan ginjal berupa kelainan struktural dan&nbsp;fungsional ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan dan ditandai dengan <em>Glomerular Filtration Rate</em> (GFR) &lt;60 mL/menit/1,73 . GGK dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif disertai dengan ada atau tidaknya penurunan GFR. <em>Article review</em> ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan <em>literature review</em>, dengan artikel yang diperoleh melalui pencarian di <em>Google</em> dan <em>Google Scholar</em> menggunaan kata kunci “Faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia” yang selanjutnya diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Hasil dari <em>review </em>terhadap dari 10 artikel menunjukkan bahwa terdapat berbagai&nbsp; faktor risiko kejadian gagal ginjal kronik&nbsp; yaitu seperti individu dengan riwayat penyakit hipertensi, diabetes melitus, berusia ³60 tahun, mengkonsumsi obat analgesik/OAINS jangka panjang, sering mengkonsumi alkohol, mengkonsumsi minuman manis, makanan dengan kadar garam tinggi, dan kebiasaan merokok. Oleh karena itu, dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanganan GGK meliputi skrining pada populasi yang berisiko tinggi untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan memulai pengobatan yang tepat. Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat juga sangat penting untuk mengurangi risiko GGK.</p> Citra Lucky Febyolla, Citra Yuliyanda Pardilawati, Mirza Junando, Ervina Damayanti Hak Cipta (c) 2025 Citra Lucky Febyolla, Citra Yuliyanda Pardilawati, Mirza Junando, Ervina Damayanti https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/646 Fri, 28 Feb 2025 00:00:00 +0000 Article Review: Faktor Penyebab Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Pada Masyarakat https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/614 <p>Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter menjadi salah satu penyebab utama resistensi antibiotik yang berdampak pada meningkatnya prevalensi penyakit yang sulit diobati, biaya kesehatan yang meningkat, dan risiko kematian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literatur review dari artikel ilmiah terbitan 2015–2025 yang diakses melalui <em>Google Scholar</em> dan <em>PubMed</em> menggunakan kata kunci yang relevan. Dari 10 artikel yang dianalisis, ditemukan lima faktor utama: (1) tingkat pengetahuan dan pendidikan, di mana tingkat pendidikan memengaruhi pemahaman penggunaan antibiotik. (2) faktor ekonomi, khususnya biaya pengobatan yang lebih murah. (3) pengalaman penggunaan sebelumnya, dengan asumsi gejala serupa dapat diobati dengan antibiotik sebelumnya. (4) kemudahan akses antibiotik di apotek atau toko obat dan (5) rekomendasi kerabat/tetangga, sering kali dari mereka yang bekerja di bidang kesehatan. Studi ini menekankan pentingnya edukasi masyarakat dan penegakan regulasi pembelian antibiotik oleh pemerintah untuk mencegah resistensi antibiotik.</p> Muhammad Irfan Al Rasyid, Nurma Suri, Muhammad Iqbal, Mirza Junando Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Irfan Al Rasyid, Nurma Suri, Muhammad Iqbal, Mirza Junando https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/614 Fri, 28 Feb 2025 00:00:00 +0000