Analisis Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batulicin

Penulis

  • Ani Agustina Universitas Sari Mulia
  • Rosita Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darul Azhar

DOI:

https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.627

Kata Kunci:

Waktu tunggu, pelayanan resep, kepuasan pasien

Abstrak

Monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan resep dapat dilakukan dengan mengukur waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien, dengan menggunakan indikator standar pelayanan minimal (SPM) untuk pelayanan di instalasi farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien di Puskesmas Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penelitian yang dilakukan adalah deskriptif-analitik, dengan desain cross sectional study, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang diperoleh danalisis menggunakan chi-square test (p<0,05). Hasil penelitian ini adalah waktu tunggu pelayanan resep memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan pasien dengan p-value 0,019. Sebanyak 52,4% pasien sangat puas; 38,1% puas; dan 9,5% cukup puas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anggraeni, R. (2018). Mutu Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kecamatan Denai Kota Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 4(1).

Battiling, F., Uly, N., Al-Maidin, A. R. M., & Zamli. (2024). Relationship between Patient Satisfaction and Pharmaceutical Services at Scholoo Keyen Regional Hospital 2024. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(8), 2128–2133.

Daphne, Yustina, I., & Theo, D. (2021). The Relationship between Reliability, Responsiveness, and Emphaty Aspects with Patient Satisfaction in Pharmacy Installations at Mitra Medika Amplas Hospital. International Journal of Science and Healthcare Research, 6(3), 99–105.

Fauziah, A. F., Ardya, H., & Santoso, J. (2024). Hubungan Antara Waktu Tunggu dan Respon Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan di Instalasi Farmasi Puskesmas Teras dan Puskesmas Sawit Boyolali. JRIKUF: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 2(3), 95–104.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas . (n.d.).

Pinasthika, S., & Nugraheni, Y. (2024). Evaluation of The Quality of Pharmaceutical Care and Identification of Human Resources and Infrastructure in The Pharmacy Installation of Hospital in Sukoharjo in 2023. In Jurnal Farmasi Indonesia (Vol. 21, Issue 1). http://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon

Prabandari, A., & Prabasiwi, A. (2019). Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Obat di Puskesmas Wilayah Kota Tegal (Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 74 Tahun 2016). 6(3), 135–141.

Prabasiwi, A., Prabandari, S., Dewi, A. K., & Nihlatuzzahroh, O. (2019). Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Dua Puskesmas Kabupaten Tegal. Parapemikir, 8(1), 41–46.

Safitri, N. S., Wijayanti, S., & Novrianti, I. (2024). Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan. Journal Borneo, 4(1), 21–29. https://doi.org/10.57174/j.born.v4i1.128

Yuliani, N. N., & Letde, V. (2019). Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang Bulan April Tahun 2018. Jurnal Inovasi Kebijakan, IV(1), 45–52.

Unduhan

Diterbitkan

25-02-2025

Cara Mengutip

Agustina, A., & Dewi, R. . (2025). Analisis Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batulicin. Jurnal Farmasi SYIFA, 3(1), 38–42. https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.627