Identifikasi Drug Related Problems (DRP) Penggunaan Kortikosteroid Jangka Panjang Pada Pasien Asma
DOI:
https://doi.org/10.63004/jfs.v4i2.1659Kata Kunci:
Drug Related Problems, kortikosteroid, asma, rekam medik, cross-sectionalAbstrak
Pengunaan kortikosteroid jangka panjang pada pasien asma berpotensi menimbulkan Drug Related Problems (DRP) yang dapat memengaruhi efektivitas terapi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik demografi penggunaan kortikosteroid jangka panjang pada penderita asma di Rumah sakit Tk II pelamonia Makassar periode 2025. Selanjutnya, dilakukan kuantifikasi jumlah dan persentase kejadian DRP yang dialami oleh pasien. Analisis lebih lanjut diarahkan untuk mengevaluasi signifikansi hubungan antara faktor demografi dengan risiko munculnya DRP. Kategori DRP yang dikaji meliputi pemilihan obat tidak sesuai pedoman pengobatan, obat tanpa indikasi, indikasi tanpa obat, kombinasi obat tidak tepat, obat tidak tepat karena kontraindikasi, duplikasi terapi yang tidak tepat, dan pemberian obat berlebih untuk indikasi yang sama. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 32 pasien asma rawat jalan yang menggunakan kortikosteroid jangka panjang selama periode Januari–Desember 2025 dan memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (65,6%), berada pada rentang usia 19–59 tahun (62,5%), dan memiliki latar belakang pendidikan SMA (75%). Kategori DRP yang paling banyak ditemukan adalah pemilihan obat tidak sesuai pedoman pengobatan (37,1%), diikuti duplikasi terapi yang tidak tepat (20,0%), obat tanpa indikasi (18,5%), indikasi tanpa obat (10,0%), obat tidak tepat karena kontraindikasi (5,7%), serta kombinasi obat tidak tepat dan pemberian obat dengan indikasi sama, masing-masing sebesar 4,2%. Hasil uji Chi-square pada analisis bivariat menunjukkan nilai jenis kelamin (p=0,534), usia (p=0,803), dan pendidikan (p=0,754) dimana tidak terdapat hubungan yang bermakna antara demografi pasien dan risiko terjadinya DRP.
Unduhan
Referensi
Abbas, G. H., Ahmed, F., Iqbal, R., Henna, F., Khouri, E. R., Smeenk, F. W. J. M., & Pouwels, S. (2025). A 10-year interval of cardiovascular effects of albuterol in asthma management: Graphical review. Current Research in Pharmacology and Drug Discovery, 9(July), 100236. https://doi.org/10.1016/j.crphar.2025.100236 DOI: https://doi.org/10.1016/j.crphar.2025.100236
Adiana, S., Maulina, D., Hermina, P. K., & Hermina, P. K. (2022). Klasifikasi Permasalahan Terkait Obat (Drug Related Problems) Reviw. 2(2), 54–58. DOI: https://doi.org/10.54957/ijhs.v2i2.238
Amalia Ananda, P., Lis Arming Gandini, A., Keperawatan, J., Kemenkes Kalimantan Timur, P., Wolter Monginsidi No, J., Ulu, S., & Timur, K. (2024). PENGARUH SENAM ASMA TERHADAP FREKUENSI KEKAMBUHAN PADA PASIEN ASMA. In Mahakam Nursing Journal (Vol. 3, Issue 4). DOI: https://doi.org/10.35963/mnj.v3i4.49
Chowdhury, N. U., Guntur, V. P., Newcomb, D. C., & Wechsler, M. E. (2021). Sex and gender in asthma. European Respiratory Review, 30(162). https://doi.org/10.1183/16000617.0067-2021 DOI: https://doi.org/10.1183/16000617.0067-2021
Ferilda, S. W. N. S. T. J. F. R. D. P. B., & Fitriyasti. (2022). Rationality Of Corticosteroid Use In Asthma Patients In. 425–431.
GINA. (2025). Global Strategy for Asthma Management and Prevention.
Jang, Y. H., Choi, E.-Y., Lee, H., Woo, J., Park, S., Noh, Y., Jeon, J.-Y., Yoo, E.-Y., Shin, J.-Y., & Lee, Y. W. (2024). Long-Term Use of Oral Corticosteroids and Safety Outcomes for Patients With Atopic Dermatitis. JAMA Network Open, 7(7), e2423563. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2024.23563 DOI: https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2024.23563
Kirana Fayruz Swarga, Ferry Ferdiansyah Sofian, & Ina Siti Sholihah. (2025). Identifikasi Potensi Interaksi Antibiotik pada Resep di Salah Satu Apotek Kota Bandung Bulan Desember 2024. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 3(2), 128–134. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i2.624 DOI: https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i2.624
Nizam, M. S., Asri, Y., & Maharani, A. S. (2026). Peran Tingkat Pendidikan Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien PRB di Klinik Blimbing Malang. 06(01), 57–65. https://doi.org/10.31603/bnur.16688
Noviyanto, F., Pertiwi, R., & Shobah, A. N. (2025). Evaluasi Terapi Kortikosteroid Oral pada Pasien Asma di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara Tahun 2022 Evaluation of Oral Corticosteroid Therapy in Asthma Patients at Drajat Prawiranegara Hospital in 2022 Fajrin Noviyanto PHARMACY : Jurnal Farmasi Indonesia. 22(01), 1–4. DOI: https://doi.org/10.30595/pharmacy.v22i1.20209
Rahmah, A. Z. J. N. P. (2020). Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2, 147–154. DOI: https://doi.org/10.37287/jppp.v2i2.83
Rosfadilla, P., Permata, A., & Br, S. (2022). Asma Bronkial Eksaserbasi Ringan-Sedang Pada Pasien. 8(1), 17–22. DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v8i1.7115
Tahar, N., & Erviana, I. (2023). Rasionalitas Terapi Pasien Asma Rawat Jalan di Puskesmas Mandai Maros. 11(1), 29–33. https://doi.org/10.24252/jfuinam.v11i1.38006 DOI: https://doi.org/10.24252/jfuinam.v11i1.38006
Wahyudi, S. D. L. (2022). Adherensi Pengobatan Asma Anak dan Tingkat Kontrol Asma di RSUD H. Abdul Manan Simatupang Asahan. vol 5. https://jurnal.umsu.ac.id:444/index.php/AMJ/article/view/11106/0
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ani, Muhammad Asri SR, Agriawan Sudirman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



