Titrasi Serimetri Dalam Analisis Hidrokuinon Dan Senyawa Reduktor Pada Sediaan Farmasi Dan Kosmetik: Kajian Literatur Komparatif
DOI:
https://doi.org/10.63004/jfs.v4i2.1295Kata Kunci:
titrasi serimetri, Hidrokuinon, krim pemutih, kosmetik, redoks, BPOMAbstrak
Titrasi serimetri merupakan metode analisis volumetrik berbasis reaksi redoks yang menggunakan serium(IV) sulfat sebagai oksidator kuat. Kajian literatur ini bertujuan membandingkan penerapan metode serimetri dalam analisis hidrokuinon pada sediaan kosmetik serta senyawa reduktor lain pada sediaan farmasi, sekaligus mengevaluasi keunggulan dan keterbatasannya dibandingkan metode instrumentasi modern. Sumber data diperoleh dari sembilan artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan antara tahun 2007 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa titrasi serimetri mampu menghasilkan persentase perolehan kembali (recovery) yang cukup baik, berkisar antara 97,12% hingga 102,01% untuk berbagai analit. Pada konteks analisis hidrokuinon dalam krim pemutih yang beredar di Indonesia, dua dari tiga studi primer menemukan produk dengan kadar hidrokuinon melebihi batas maksimum 2% yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Secara komparatif, metode serimetri memiliki keunggulan berupa stabilitas larutan titran, kesederhanaan prosedur, dan harga reagen yang relatif terjangkau, namun memiliki keterbatasan dalam selektivitas dibandingkan HPLC dan GC-MS. Kajian ini merekomendasikan penggunaan serimetri sebagai metode skrining awal yang diperkuat dengan konfirmasi instrumentasi untuk analisis sediaan kosmetik yang mengandung matriks kompleks.
Unduhan
Referensi
Astuti, D. W., Prasetya, H. R., & Irsalina, D. (2016). Hydroquinone identification in whitening creams sold at minimarkets in Minomartani, Yogyakarta. Journal of Agromedicine and Medical Sciences, 2(1), 13–19. DOI: https://doi.org/10.19184/ams.v2i1.1859
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika. Jakarta: BPOM RI.
Carolina, T., & Husni, P. (2024). Review artikel: Metode analisa asam retinoat dan hidrokuinon pada sediaan kosmetik. Farmaka, 22(1), 84–94.
E.S., D. A. T., & Sugiarso, R. D. (2016). Perbandingan metode analisa kadar besi antara serimetri dan spektrofotometer UV-Vis dengan pengompleks 1,10-fenantrolin. Akta Kimia Indonesia, 1(1), 8–13. DOI: https://doi.org/10.12962/j25493736.v1i1.1419
El-Didamony, A. M., & Erfan, E. A. H. (2011). Cerimetric determination of four antihypertensive drugs in pharmaceutical preparations. Journal of the Chilean Chemical Society, 56(4), 875–880. DOI: https://doi.org/10.4067/S0717-97072011000400011
Fedotova, T. D., Glotov, O. G., & Zarko, V. E. (2007). Application of cerimetric methods for determining the metallic aluminum content in ultrafine aluminum powders. Propellants, Explosives, Pyrotechnics, 32(2), 160–164. DOI: https://doi.org/10.1002/prep.200700017
Putra, F. A., & Sugiarso, R. D. (2016). Perbandingan metode analisis permanganometri dan serimetri dalam penentuan kadar besi (II). Jurnal Sains dan Seni ITS, 5(1), C-10–C-13.
Rohmayani, F. P., & Subaidah, W. A. (2025). Review: Metode analisis hidrokuinon dalam kosmetik. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 16(1), 9–20. DOI: https://doi.org/10.61902/cerata.v16i1.1417
Song, H., Jeong, D., & Lee, M. (2021). Bioactivity-guided extract optimization of osmanthus fragrans of phillyrin. Plants, 10(8), 1545. DOI: https://doi.org/10.3390/plants10081545
Suharyani, I., Karlina, N., Rahmi, N., Salsabila, D. Z., Annisa, N., Sadira, A., Astuti, S. Y., & Rahmasari, Y. (2021). Review: Analisis kualitatif dan kuantitatif hidrokuinon dalam sediaan kosmetika. Journal of Pharmacopolium, 4(3), 162–173. DOI: https://doi.org/10.36465/jop.v4i3.807
Teheni, M. T., Supardi, S., & Mustiqawati, E. (2023). Kadar senyawa hidroquinon pada krim pemutih wajah yang beredar di Kota Baubau. Jurnal Promotif Preventif, 6(1), 48–53.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ferdi Syaputra, Siti Amalia Farhatul Jannah, Nita Rusdiana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



