Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian Berbasis Patient-Oriented Care: Literatur Review

Penulis

  • Imam Yunus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia
  • Aang Hanafiah Wangsaatmadja Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia
  • Siti Wakhidatun Suciyati Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63004/jfs.v4i2.1223

Kata Kunci:

Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian, Patient-Oriented Care, Literature Review, Informasi Obat

Abstrak

Pelayanan kefarmasian saat ini tidak hanya berfokus pada penyediaan obat, tetapi juga pada kebutuhan pasien sebagai penerima layanan. Pendekatan patient-oriented care menempatkan pasien sebagai pusat pelayanan, sehingga apoteker berperan dalam memberikan informasi, edukasi, konseling, serta pendampingan dalam penggunaan obat. Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator penting untuk menilai mutu pelayanan kefarmasian, terutama dalam aspek komunikasi, pemberian informasi obat, empati, responsivitas pelayanan, waktu tunggu, dan keterlibatan pasien dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian berbasis patient-oriented care. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah yang relevan dan terbit pada rentang tahun 2015–2025. Literatur diperoleh melalui penelusuran pada Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish, serta penelusuran manual pada jurnal yang terindeks Scopus dan SINTA. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian dengan topik, ketersediaan teks lengkap, dan relevansi pembahasan terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan kefarmasian. Hasil telaah menunjukkan bahwa komunikasi yang jelas, pemberian informasi obat yang mudah dipahami, empati petugas, responsivitas pelayanan, dan keterlibatan pasien dalam pengobatan berperan penting dalam membentuk kepuasan pasien. Waktu tunggu masih menjadi kendala utama, sehingga pemanfaatan teknologi digital diperlukan untuk mempercepat alur pelayanan dan mendukung peran apoteker dalam konseling serta edukasi pasien. Dengan demikian, pelayanan kefarmasian berbasis patient-oriented care dapat diperkuat melalui peningkatan komunikasi, empati, efisiensi pelayanan, dan pemanfaatan teknologi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Jumaili, A. A., Al-Rekabi, M. D., & Sorofman, B. (2021). Pharmacist-led medication review in community settings: A patient perspective. International Journal of Clinical Pharmacy, 43(2), 345–355. https://doi.org/10.1007/s11096-020-01141-w

Al-Qudah, R. A., & Tuama, B. A. (2022). Public Satisfaction with Community Pharmacy Services: A National Survey. Pharmacy Practice, 20(1), 2610. https://doi.org/10.18549/PharmPract.2022.1.2610

Fadillah, L. (2025). Akuntabilitas Pelayanan Farmasi dalam Menghadapi Keluhan Masyarakat. Jurnal Inovasi Kesehatan, 4(1), 70–82.

Fitriani, A., & Susanti, E. (2023). Evaluasi Kinerja Apoteker dalam Pelayanan Informasi Obat. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 10(2), 140–152. https://doi.org/10.25077/jsfk.10.2.140-152.2023

Handayani, S., & Lestari, W. (2021). Hubungan Keterlibatan Pasien dalam Penggunaan Obat dengan Tingkat Kepuasan. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(1), 30–42. DOI: https://doi.org/10.30587/ijpn.v1i2.2304

Hidayat, R., & Permadi, A. (2022). Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Berbasis Patient-Oriented Care. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 20(2), 180–192.

Kurniawati, D., & Lestari, T. (2023). Peran Literasi Kesehatan dalam Memediasi Kepuasan Pelayanan Farmasi. Jurnal Manajemen Pelayanan Farmasi, 13(3), 200–215. https://doi.org/10.22146/jmpf.82315

Muliari, N. K., & Setiawan, I. M. (2021). Pengaruh Persepsi Keadilan Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 10(5), 450–465.

Okuyan, B., Sancar, M., & Izzettin, F. V. (2020). Patient Preference and Adherence in Pharmaceutical Care: The Role of Empathy. Patient Preference and Adherence, 14, 155–168. https://doi.org/10.2147/PPA.S234412

Pellegrino, P., Perrone, V., & Pozzi, C. (2020). Patient-Centered Care and Pharmaceutical Services: A Systematic Review. Research in Social and Administrative Pharmacy, 16(8), 1010–1022. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2019.10.012 DOI: https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2019.10.012

Pratama, D., & Wijaya, K. (2023). Strategi Peningkatan Kualitas Layanan Farmasi Melalui Pendekatan Patient-Centered Care. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 210–225. https://doi.org/10.20473/jaki.v11i2.2023.210-225

Rahayu, M. (2024). Keterlibatan Pasien dalam Pengambilan Keputusan Pengobatan dan Dampaknya terhadap Kepatuhan Terapi. Jurnal Farmasi Komunitas, 11(1), 30–42.

Sari, M. P., & Hartono, D. (2024). Evaluasi Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Farmasi Klinik di Rumah Sakit. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 13(1), 45–58.

Schommer, J. C., & Gaither, C. A. (2022). Patient Experiences and Satisfaction with Pharmacy Services: A Mixed-Methods Study. Journal of the American Pharmacists Association, 62(4), 1150–1162. https://doi.org/10.1016/j.japh.2022.01.018 DOI: https://doi.org/10.1016/j.japh.2022.01.018

Utami, F., & Rahardjo, S. (2023). Implementasi SIMBG dalam Meningkatkan Efisiensi dan Kepuasan Layanan Farmasi. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(2), 88–95.

Zulkarnain, A. K., & Pratama, R. (2024). Digitalisasi Pelayanan Publik: Studi Efektivitas Konseling Telefarmasi. Journal of Clinical and Pharmaceutical Research, 9(1), 15–28.

Unduhan

Diterbitkan

28-08-2026

Cara Mengutip

Yunus, I., Wangsaatmadja, A. H. ., & Suciyati, S. W. . (2026). Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian Berbasis Patient-Oriented Care: Literatur Review. Jurnal Farmasi SYIFA, 4(2), 148–155. https://doi.org/10.63004/jfs.v4i2.1223