Determinan Kepuasan dan Kelangsungan Penggunaan Kontrasepsi IUD dan Implan di Kota Mojokerto Provinsi Jawa Timur

Penulis

  • Novy Oktaviandri Kusuma STIKes Guna Bangsa Yogyakarta
  • Siti Maimunah STIKes Guna Bangsa Yogyakarta
  • Siswanto Pabidang STIKes Guna Bangsa Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1781

Kata Kunci:

Kualitas Konseling Pra-Pemasangan, Follow-up care, Dukungan Suami, Kepuasan Akseptor, Kelangsungan Penggunaan Kontrasepsi, IUD, Implan

Abstrak

Latar Belakang: Kepuasan akseptor dan kelangsungan penggunaan kontrasepsi IUD dan implan merupakan indikator penting keberhasilan program Keluarga Berencana. Kualitas konseling pra-pemasangan, sistem follow-up care, dan dukungan suami diduga menjadi faktor yang memengaruhi kepuasan akseptor serta keberlangsungan penggunaan kontrasepsi. Tujuan: Menganalisis determinan yaitu kualitas konseling pra-pemasangan, sistem follow-up care, dan dukungan suami terhadap kepuasan akseptor dan kelangsungan penggunaan kontrasepsi IUD dan implan di Kota Mojokerto Provinsi Jawa Timur Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional ini dilakukan pada 196 akseptor kontrasepsi IUD dan implan di wilayah kerja Puskesmas Blooto, Mentikan, Kranggan, Kedundung, Wates, dan Gedongan Kota Mojokerto. Sampel dipilih menggunakan teknik Stratified Proportional Random Sampling. Analisis data meliputi uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil: Mayoritas responden memperoleh kualitas konseling pra-pemasangan (82,7%), follow-up care (85,7%), dan dukungan suami (86,7%) dalam kategori baik. Sebagian besar responden merasa puas (84,7%) dan masih aktif menggunakan kontrasepsi (92,3%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas konseling pra-pemasangan, follow-up care, dan dukungan suami dengan kepuasan akseptor maupun kelangsungan penggunaan kontrasepsi (p<0,05). Kepuasan akseptor juga berhubungan signifikan dengan kelangsungan penggunaan kontrasepsi (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan kualitas konseling pra-pemasangan merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan akseptor (OR=96,801; p=0,000), sedangkan dukungan suami merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kelangsungan penggunaan kontrasepsi (OR=8,291; p=0,001). Kualitas konseling pra-pemasangan, sistem follow-up care, dan dukungan suami merupakan faktor determinan terhadap kepuasan akseptor dan kelangsungan penggunaan kontrasepsi IUD dan implan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bradley, S. E. K., Polis, C. B., Bankole, A., & Croft, T. (2019). Global Contraceptive Failure, Switching, and Discontinuation Rates. Demographic and Health Surveys. https://doi.org/10.1111/sifp.12085

Cavallaro, F. L., Benova, L., Owolabi, O. O., & Ali, M. (2020). A systematic review of the effectiveness of counselling strategies for modern contraceptive methods: What works and what doesn’t? BMJ Sexual & Reproductive Health, 46(4), 254–269. https://doi.org/https://doi.org/10.1136/bmjsrh-2019-200377

Dangerfield, M., Johnston, B., Nethery, E., Torry, H., Sagert, P., Ennis, M., Ohtsuka, M., Munro, S., & Schummers, L. (2025). Intrauterine contraception device satisfaction and continuation in an urban youth clinic in British Columbia, Canada: A longitudinal survey study. Journal of Obstetrics and Gynaecology Canada, 47(9), 103033. https://doi.org/10.1016/j.jogc.2025.103033

Dehingia, N., Dixit, A., Averbach, S., & Al, E. (2019). Family planning counseling quality and modern contraceptive continuation. Studies in Family Planning. https://doi.org/10.1186/s12978-019-0844-0

Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. (2025). Profil Kesehatan Kota Mojokerto 2025.

Dinkes Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2013). Family nursing: Research, theory, and practice (7th ed). Pearson Education.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed). McGraw-Hil.

Hale, N., Dehlendorf, C., Smith, M. G., Stapleton, J., McCartt, P., & Khoury, A. J. (2024). Contraceptive counseling, method satisfaction, and planned method continuation among women in the U.S. southeast. Contraception, 132(110365). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.contraception.2024.110365

Iwarsson, K. E., Podolskyi, V., Bizjak, I., Kopp Kallner, H., Gemzell-Danielsson, K., & Envall, N. (2024). Effects of structured contraceptive counseling in young women: Secondary analyses of a cluster randomized controlled trial (the LOWE trial). Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica, 103(11), 2242–2251. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/aogs.14954

Jain, A. K., Aruldas, K., Mozumdar, A., Tobey, E., & Acharya, R. (2019). Quality of family planning services and contraceptive continuation. Global Health: Science and Practice. https://doi.org/10.1111/sifp.12093

Linder-Pelz, S. (1982). Toward a theory of patient satisfaction. Social Science & Medicine, 16(5), 577–582. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0277-9536(82)90311-2

Liyeh, T. M., Dawson, A., Mahimbo, A., & Hayen, A. (2025). Quality matters: The role of service quality in discontinuation of long-acting reversible contraceptives in Sub-Saharan Africa; systematic review and meta-analysis. Reproductive Health, 22(147). https://doi.org/10.1186/s12978-025-02091-1.

Maharani, D., & et al. (2022). Pengaruh follow-up care terhadap kelangsungan penggunaan kontrasepsi.

Nelson, H. D., Cantor, A., Jungbauer, R. M., Eden, K. B., Darney, B., Ahrens, K. A., Burgess, A., Atchison, C., Goueth, R., & Fu, R. (2022). Effectiveness and harms of contraceptive counseling and provision interventions for women: A systematic review and meta-analysis. Annals of Internal Medicine, 175(1), 980–993. https://doi.org/10.7326/M21-4380

Ningsih, D., & Wahyuni, S. (2022). Faktor yang memengaruhi penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Bidan Cerdas, 4(2), 95–103.

Novitasari, D., & Sulistyowati, S. (2022). Pengaruh konseling terhadap keberlanjutan penggunaan kontrasepsi.

Pratiwi, N., & dkk. (2022). Lama penggunaan kontrasepsi dan kepuasan akseptor KB. Jurnal Ilmu Kebidanan, 10(1), 66–74.

Putri, A., & dkk. (2023). Determinan pemilihan IUD dan implan pada akseptor KB. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 130–139.

Sack, D. E., Peetluk, L., & Audet, C. M. (2022). Couples-based interventions and postpartum contraceptive uptake: A systematic review. Contraception, 112, 23–36. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.contraception.2022.05.001

Safari, M., & et al. (2022). Quality of contraceptive counseling and women’s satisfaction. BMC Women’s Health.

Sari, N., & dkk. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 35–44.

Shimels, T., Shewamene, Z., & Teshome, G. (2025). Barriers and facilitators of acceptability and uptake of long-acting reversible contraceptives in Ethiopia: A systematic review using the COM-B model. Systematic Reviews, 14(99). https://doi.org/10.1186/s13643-025-02827-x

Utami, R., et al. (2023). Pengaruh follow-up care terhadap kelangsungan penggunaan kontrasepsi.

WHO. (2020). Low Birth Weight and Preterm Birth Fact Sheet. World Health Organization.

Zaneva, M., Thatte, N., Philpott, A., Maliwa, C., Mills, R., & Gonsalves, L. (2025). The sex effect: The prevalence of sex life reasons for contraceptive discontinuation. A systematic review and meta-analysis. Sexual and Reproductive Health Matters, 33(1), 2552589. https://doi.org/DOI: 10.1080/26410397.2025.2552589

Unduhan

Diterbitkan

31-08-2026

Cara Mengutip

Kusuma, N. O. ., Maimunah, S. ., & Pabidang, S. . (2026). Determinan Kepuasan dan Kelangsungan Penggunaan Kontrasepsi IUD dan Implan di Kota Mojokerto Provinsi Jawa Timur. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 3068–3087. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1781