Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Mekanisme Koping Pasien Gagal Ginjal Kronis
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1568Kata Kunci:
Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisis, Mekanisme Koping, Pengetahuan, SikapAbstrak
Gagal ginjal kronis merupakan penyakit progresif yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara irreversibel sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal, salah satunya hemodialisis. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam menghadapi stres akibat penyakit, sehingga pengetahuan dan sikap diduga berhubungan dengan mekanisme koping pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan mekanisme koping pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 68 responden yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi kriteria penelitian, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan mekanisme koping serta antara sikap dengan mekanisme koping pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis (p<0,05). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan dengan mekanisme koping pasien gagal ginjal kronis. Temuan ini diharapkan menjadi dasar dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan pasien selama menjalani terapi hemodialisis.
Unduhan
Referensi
Indonesia Renal Registry. (2018). 11th report of Indonesian renal registry. Indonesian Renal Registry.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) CKD Work Group. (2024). KDIGO 2024 clinical practice guideline for the evaluation and management of chronic kidney disease. Kidney International, 105(4S), S117–S314.
Mailani, F., Refnandes, R., & Ranita, N. D. (2023). Hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(2), 345–353.
Neuman, B., & Fawcett, J. (Eds.). (2011). The Neuman systems model (5th ed.). Pearson.
Nurrahmasia, N., Amalia, E., & Sari, D. P. (2021). Hubungan mekanisme koping dengan skor kecemasan dalam menghadapi ujian keterampilan medik pada mahasiswa prodi pendidikan dokter Universitas Mataram. Smart Medical Journal, 4(1), 18–28.
Ririhena, D., Yusianto, W., & Fahmi, A. A. (2024). Hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pada pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jurnal Profesi Keperawatan, 11(1), 41–48.
Sembiring, E., et al. (2024). Prevalensi penyakit ginjal kronis berdasarkan data nasional Indonesia. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 17(1), 65–74.
Sicilia, A. G., Aprilia, M., Wardhani, P. C., & Kurniawati, A. (2024). Hubungan mekanisme koping dengan resiliensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih Tangerang. Jurnal Keperawatan, 16(1), 58–67.
Tri Widianti, T., et al. (2023). Faktor kepatuhan dan mekanisme koping pasien penyakit ginjal kronis dalam menjalani program terapi hemodialisis. Jurnal Ilmu Keperawatan, 11(2), 155–164.
Wulandari, O., & Widayati, D. (2020). Pemberdayaan keluarga dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien GGK dengan hemodialisa. Jurnal Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(3), 326–337.
World Health Organization. (2019). Global health estimates 2019: Disease burden by cause, age, sex, by country and by region. World Health Organization.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


