Analisis Biomedik Gejala Hearing Loss: Efek Akumulatif Stres Mekanika-Akustik Berdasarkan Usia dan Masa Kerja Penyelam Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1548Kata Kunci:
hearing loss, penyelam tradisional, kompresor, usia, stress mekano-akustikAbstrak
Pendahuluan: Aktivitas penyelaman tradisional dengan menggunakan kompresor ban dihadapkan pada risiko paparan ganda berupa bising kronis dan tekanan hidrostatik ekstrem yang mengancam fungsi auditori. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko biofisika, karakteristik individu, dan manifestasi gejala klinis dominan yang memicu kejadian hearing loss pada penyelam tradisional. Metode: Metode penelitian menggunaka studi kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 98 penyelam tradisional di Wilayah Pantai Utara Gresik, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan rinne test (garputala 512 Hz). lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta Regresi Logistik Berganda (metode Enter). Hasil: Hasil penelitian didapatkan dari analisis bivariat menunjukkan kedalaman menyelam (ρ=0,021), usia (ρ=0,001), masa kerja (ρ=0,003), serta gejala tinnitus (ρ=0,003), otalgia (ρ=0,001), sulit mendengar (ρ=0,011), dan berteriak saat bicara (p=0,0001) berhubungan dengan kejadian hearing loss. Hasil uji multivariat mengonfirmasi bahwa Usia >40 tahun merupakan faktor dominan dengan nilai Adjusted Odds Ratio (AOR) sebesar 2,764 (95% CI=1,066–7,164; ρ=0,036). Kesimpulan: Penuaan biologis bertindak sebagai akumulator final yang melipatgandakan dampak destruktif dari paparan stres mekanika-akustik harian. Intervensi kesehatan kerja maritim yang berfokus pada pembatasan usia kerja dan proteksi telinga sangat direkomendasikan.
Unduhan
Referensi
Andrzejaczek, S., Lucas, T. C. D., Goodman, M. C., Hussey, N. E., Armstrong, A. J., Carlisle, A., … Curnick, D. J. (2022). Diving into the vertical dimension of elasmobranch movement ecology. Science Advances, 8(33).https://doi.org/10.1126/sciadv.abo1754
Annisa, R. N., Sudaryanto, S., & Prasetyawati, Naris Dyah, Y. (2026). Sensor Akustik Cerdas untuk Pengukuran Tingkat Kebisingan Lingkungan. Jurnal Anastesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 4(April), 204–212. Retrieved from doi:https://doi.org/10.59680/anestesi.v4i2.2401
Astari, A. M., Fatimah, & Andarini, S. (2021). The effect of medical history and compressor on barotrauma. Journal of Public Health Research,10(2),232–235. https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2163
Chabibah, N., Mayasari, A. C., Rachmawati, D. S., & Said, F. B. M. (2022). The Impact of Frequency and Duration of Diving Activities on the Occurrence of Decompressive Sickness.14(October),75–81. https://doi.org/10.31674/mjn.2022.v14i02.013
Dewi, N. W., Sutanegara, K. D. P., Praramdana, M. N., Kasiron, R. Al, & Zulkarnaen, D. A. (2023). Decompression Sickness Tipe 1 pada Nelayan Tradisional : sebuah Tinjauan Pustaka. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community, 1(2), 81–88. https://doi.org/10.30812/biocity.v1i2.2523
Iin Fatimah Hanis, Nilawati Uly, & Andi Alim. (2025). Paparan Kebisingan dan Gangguan Pendengaran pada Nelayan serta Pekerja Kelautan: Tinjauan Literatur. Borneo Nursing Journal (BNJ), 7(2), 369–379. https://doi.org/10.61878/bnj.v7i2.144
Ira Sandi Tunny. (2022). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Pada Nelayan Penyelam Tradisional Di Negeri Haya Kecamatan Tehoru. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(3), 169–178. https://journalcenter.org/index.php/klinik/article/view/2039
Martinus, I., Hadisaputro, S., & Munasik, M. (2020). Hubungan Frekuensi Penyelaman, Lama Menyelam, Pilek, Dan Merokok, Terhadap Kejadian Barotrauma Telinga Tengah Penyelam Tradisional. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(1), 127.
https://doi.org/10.33366/jc.v8i1.1175
Mulya, S. H., Rahmat, D., & Yudhanto, D. (2022). Noise Induced Hearing Loss ( NIHL ) pada Nelayan Pengguna Kapal Penangkap Ikan. Lombok Medical Journal, 1(2), 127–130.
https://doi.org/10.29303/lmj.v1i2.1632
Natarajan, N., Batts, S., & Stankovic, K. M. (2023). Noise-Induced Hearing Loss. Journal Of Clinical Medicine, 1–34. Retrieved from https://www.mdpi.com/14220067/26/10/4927
Nofz, L., Porrett, J., Yii, N., & Alwis, N. De. (2020). Diving-related otological injuries: Initial assessment and management. Australian Journal of General. https://www1.racgp.org.au/ajgp/2020/august/diving-related-otological-injuries
Putri, D. N., & Arsana, I. M. A. (2023). Kajian Terhadap Aspek Geospasial Kabupaten dan Kota yang Bercirikan Kepulauan di Indonesia Pendahuluan Indonesia adalah salah satu negara kepulauan ( archipelagic state ) yang memiliki kondisi geografis sangat strategis . Pada Forum Unit. Jurnal Of Geodesy and Geomatics, 18(2), 253–264. https://doi.org/https://doi.org/10.12962/geoid.v18i2.1775
Rachmawati, D. S., Chabibah, N., & Rustam, M. Z. A. (2023). Factors affecting individual beliefs associated with the quality of life of traditional divers in the coastal area. Healthcare in Low-Resource Settings, 11(2).https://doi.org/10.4081/hls.2023.11795
Ruhban, A., Arif, M. I., Oktavia, O., & Iskandar, A. A. R. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Hiperbarik Pada Nelayan Penyelam Tradisional Di Kelurahan Bajoe Kabupaten Bone. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 24(1), 1–10.
https://doi.org/10.32382/sulo.v24i1.511
Sangaji, M., Sillehu, S., Umasugi, M. T., Tunny, I. S., Marasabessy, R. S., Rina, W., & Achmad, I. (2020). Factors related to hearing disorder on traditional fishermen in namrole sub-district south buru regency. Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 14(2), 2603–2608. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i2.3511
Siagian, Y., Nirnasari, M., Liza Wati, & Adila, N. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Pendengaran pada Penyelam Tradisional. Jurnal Keperawatan, Vol. 12, pp. 51–61.
https://doi.org/10.59870/jurkep.v12i2.137
Siagian, Y., Widiastuti, L., Sitindaon, S. H., Atrie, U. Y., & Wati, L. (2023). Studi Komparatif Kejadian Dekompresi Pada Penyelam Tradisional dan Penyelam Modern Comparative study of decompression events in traditional divers and modern divers. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 367–375. DOI:10.35816/jiskh.v12i2.1094
Trevino, M., Zang, A., & Lobarinas, E. (2023). The middle ear muscle reflex: Current and future role in assessing noise-induced cochlear damage. The Journal of the Acoustical Society of America, 153(1), 436–445.
https://doi.org/10.1121/10.0016853
Utari Yuni Atrie, Linda Widiastuti, Liza Wati, L. W. (2023). Lama, Kedalaman, dan Frekuensi Penyelaman Terhadap Kejadian Barotrauma Telinga Pada Nelayan Penyelam Tradisional. 6, 1533–1551.
https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5289
Walangitan, A. C., Palandeng, O. I., & Runtuwene, J. (2021). Gambaran Gangguan Pendengaran Pada Penyelam. Jurnal Biomedik (Jbm), 13(2), 192.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


