Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia

Penulis

  • Novida Nengsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih
  • Masrina Naomi Wulantari Simanjuntak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih
  • Dormina Dormina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1543

Kata Kunci:

Hipertensi, Lansia, Relaksasi Otot Progresif, Tekanan Darah

Abstrak

Hipertensi Merupakan Salah Satu Masalah Kesehatan Yang Umum Terjadi Pada Lansia Dan Beresiko Menyebabkan Komplikasi Serius Jika Dikendalikan. Salah Satu Intervensi Non Farmakologis Untuk Menurunkan Tekanan Darah Adalah Teknik Relaksasi Progresif. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia. Penelitian Ini Adalah Penelitian Kuantitatif Dengan Desain Penelitian Pre Eksperiment Pre Test And Post Test Design. Penelitian Dilakukan Di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi. Populasi  Pada Penelitian Ini Aadalah Seluruh Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Sebanyak 210 Responden, Sampel Sebanyak 32 Responden Dengan Teknik  Purposive Sampling Dengan Menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian Didapatkan Tekanan Darah Lansia Hipertensi Sebelum Dilakukan Progressive Muscle Relaxation Berada Dalam Hipertensi Stage 1 Yaitu Sebanyak 18 (56,3%) Responden, Sesudah Dilakukan Progressive Muscle Relaxation Berada Dalam Pre Hipertensi Yaitu Sebanyak 20 (62,5%) Responden. Ada Pengaruh Progresive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia (Ρ Value = 0,000). Teknik Relaksasi Otot Progresif Efektif Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Intervensi Ini Dapat Dijadikan Salah Satu Alternatif Non Farmakologis Dalam Pengelolaan Hipertensi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bustan, M. N. (2015). Manajemen pengendalian penyakit tidak menular. Rineka Cipta.

Fitrianti, S., & Putri, M. E. (2018). Pemberian relaksasi otot progresif pada lansia dengan hipertensi esensial di Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 18(2), 368–374. https://doi.org/10.33087/jiubj.v18i2.481

Hall, J. E. (2016). Guyton and Hall textbook of medical physiology (13th ed.). Elsevier.

Isnaini, A. D., Susilowati, T., & Purnamawati, F. (2023). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di RSUD dr. Soeratno Gemolong. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(4), 109–120. https://doi.org/10.55606/termometer.v1i4.2400

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/

Lestari, A., & Sabar, S. (2020). Efektifitas latihan progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Makassar. JIKP: Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 9(1), 1–9. https://stikesmu-sidrap.e-journal.id/JIKP/article/download/135/129/

Manuntung, A. (2019). Terapi perilaku kognitif pada pasien hipertensi. Wineka Media.

Nurhayati. (2021). Sistem kardiovaskuler: Keperawatan dewasa. Syiah Kuala University Press.

Putri, D. M. P., & Amalia, R. N. (2019). Terapi komplementer: Konsep dan aplikasi dalam keperawatan. Pustaka Baru Press.

Rahayu, S. M., Hayati, N. I., & Asih, S. L. (2020). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi. Media Karya Kesehatan, 3(1), 91–98. https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.26205

Syah, R. N., Agusthia, M., & Noer, R. M. (2024). Pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di UPTD Puskesmas Tanjung Unggat. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 3(1), 84–91. https://doi.org/10.55606/klinik.v3i1.2247

Toussaint, L., Nguyen, Q. A., Roettger, C., Dixon, K., Offenbächer, M., Kohls, N., Hirsch, J., & Sirois, F. (2021). Effectiveness of progressive muscle relaxation, deep breathing, and guided imagery in promoting psychological and physiological states of relaxation: A systematic review and meta-analysis. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2021, Article 5924040. https://doi.org/10.1155/2021/5924040

World Health Organization. (2020). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Widyastuti, A., & Nopriani, Y. (2024). Pengaruh progressiv muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan tekanan darah dan nyeri pada lansia. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 4170–4181. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i2.28794

Yunding, Y., Megawaty, I., & Aulia, A. (2021). Efektivitas senam lansia terhadap penurunan tekanan darah: Literature review. Borneo Nursing Journal, 3(1), 23–32. https://doi.org/10.61878/bnj.v3i1.31

Unduhan

Diterbitkan

08-08-2026

Cara Mengutip

Nengsih, N., Simanjuntak, M. N. W. ., & Dormina, D. (2026). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2115–2121. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1543