Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Daun Sirih (Piper betle L.) Sebagai Biolarvasida Alami Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Pekon Bulurejo

Penulis

  • Iis Tri Utami Universitas Aisyah Pringsewu
  • Krisna Yessa Ulfanni Universitas Aisyah Pringsewu
  • Debi Istikomah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Arini Hamami Putri Universitas Aisyah Pringsewu
  • Paul Fauria Universitas Aisyah Pringsewu
  • Evi Rahayu Universitas Aisyah Pringsewu
  • Elsa Putria Universitas Aisyah Pringsewu
  • Andrean Mahendra Universitas Aisyah Pringsewu
  • Annisa Nabila Inayah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Rico Santri Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1490

Kata Kunci:

Pemberdayaan masyarakat, Daun sirih, Biolarvasida, DBD, Aedes aegypti

Abstrak

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak pada genangan air di lingkungan rumah tangga. Upaya pengendalian vektor selama ini masih bergantung pada larvasida kimia yang berpotensi menimbulkan resistensi serta dampak lingkungan. Daun sirih (Piper betle L.) diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai biolarvasida alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Bulurejo dalam pemanfaatan daun sirih sebagai biolarvasida alami untuk pencegahan DBD. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan pembuatan larutan daun sirih, praktik aplikasi, dan evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian vektor DBD secara mandiri. Pendekatan pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adibah, A., & Dharmana, E. (2017). Uji Efektivitas Larvisida Rebusan Daun Sirih (Piper Betle L .) Terhadap Larva Aedes Aegypti : Studi Pada Nilai Lc50 , Lt50 , Serta Kecepatan Kematian Larva. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(2), 244–252.

Bahrina, I., Sari, E., & Suwardi, D. (2024). Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hijau Terhadap Perkembangan Larva Nyamuk Di Desa Kuala Langsa. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(1), 122–129.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Https://Www.Kemkes.Go.Id

Notoatmodjo S. (2018). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. In Rineka Cipta.

Sinaga, J., Tanjung, R., & Auliani, R. (2021). Pembuatan Biolarvasida Sederhana Dalam Pemberantasan Jentik Nyamuk Aedes Agypti dengan pemanfaatan Ekstrak Daun Sirih. Jurnal Abdidas, 2(2), 303–310.

World Health Organization. (2022). Dengue And Severe Dengue. Https://Www.Who.Int/NewsRoom/Fact-Sheets/Detail/Dengue-And-Severe-Dengue

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Utami, I. T. ., Ulfanni, K. Y. ., Istikomah, D. ., Putri, A. H. ., Fauria, P. ., Rahayu, E. ., Putria, E. ., Mahendra, A. ., Inayah, A. N. ., & Santri, R. . (2026). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Daun Sirih (Piper betle L.) Sebagai Biolarvasida Alami Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Pekon Bulurejo. Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 1634–1638. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1490