Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga Dengan Asupan Kalsium Pada Ibu Balita Di Kecamatan Selo, Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1480Kata Kunci:
ketahanan pangan, asupan kalsium, ibu balita, HFIAS, SQ-FFQAbstrak
Badan Pusat Statistik tahun 2022 melaporkan angka kemiskinan sebanyak 26,16 juta jiwa (9,54% dari populasi), yang menempatkan mereka pada risiko kerawanan pangan. Ketahanan pangan didefinisikan sebagai akses rumah tangga terhadap pangan yang memadai, aman, dan bergizi. Penelitian ini mengkaji hubungan antara ketahanan pangan rumah tangga dan asupan kalsium pada ibu yang memiliki anak di Kecamatan Selo, Boyolali. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 108 responden ibu yang telah tinggal di wilayah penelitian selama minimal 5 tahun dan berperan dalam konsumsi pangan rumah tangga. Ketahanan pangan rumah tangga dinilai menggunakan Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), sedangkan asupan kalsium dinilai menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan perangkat lunak NutriSurvey. Skor rata-rata HFIAS adalah 3,90 ± 4,34 dan rata-rata asupan kalsium adalah 113,85 ± 76,46% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG). Sebanyak 51,9% rumah tangga mengalami kerawanan pangan, dan 50,9% ibu memiliki asupan kalsium yang memadai. Asupan kalsium berkorelasi secara signifikan dengan ketahanan pangan rumah tangga (p=0,004; r=-0,276). Disarankan untuk mempromosikan edukasi gizi dan diversifikasi pangan guna meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga serta asupan kalsium.
Unduhan
Referensi
Aprilia, I., Puspitasari, D. I., Mardiyati, N. L., & Sarbini, D. (2025). Asupan Kalsium, Asupan Zat Besi, dan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Nutrisia, 27(2),48–61. https://doi.org/10.29238/jnutri.v27i2.397
Badan Pangan Nasional. (2023). Badan Pangan Nasional. file:///C:/Users/meila/OneDrive/Documents/Zoom/P.GDK/SERTIF/BAB%201%20SEMPRO/BADAN%20PANGAN%20NASIONAL%202023.pdf
Balk, E. M., Adam, G. P., Langberg, V. N., Earley, A., Clark, P., Ebeling, P. R., Mithal, A., Rizzoli, R., Zerbini, C. A. F., Pierroz, D. D., & Dawson-Hughes, B. (2017). Global dietary calcium intake among adults: A systematic review. Osteoporosis International, 28(12), 3315–3324. DOI 10.1007/s00198-017-4230-x
Boyolali, B. P. S. K. (2025). Kabupaten Boyolali Dalam Angka 2025. https://boyolalikab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/e6b049822dfd817c9f5e189f/kabupaten-boyolali-dalam-angka-2025.html
Coates, J., Swindale, A., & Bilinsky, P. (2007). Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) for measurement of food access: indicator guide: version 3. https://www.fantaproject.org/sites/default/files/resources/HFIAS_ENG_v3_Aug07.pdf
Cowan, A. E., Jun, S., Tooze, J. A., Eicher-Miller, H. A., Dodd, K. W., Gahche, J. J., ... & Bailey, R. L. (2019). Total usual micronutrient intakes compared to the dietary reference intakes among US adults by food security status. Nutrients, 12(1), 38. https://doi.org/10.3390/nu12010038
Damayanti, V. L., & Khoirudin, R. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga petani (Studi kasus: Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul). Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 17(2), 89–96. https://doi.org/10.18196/jesp.17.2.3735
Efendi, M. R., Rakhma, L. R., & Firmansyah, F. (2025). Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga dengan Status Gizi pada Wanita Usia Subur di Bendosari. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(4), 1034–1046. https://doi.org/10.55123/insologi.v4i4.6241
Eicher-Miller, H. A., & Zhao, Y. (2018). Evidence for the age-specific relationship of food insecurity and key dietary outcomes among US children and adolescents. Nutrition Research Reviews, 31(1), 98–113. https://doi.org/10.1017/S0954422417000245
FAO. (2017). The future of food and agriculture: trends and challenges. https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/2e90c833-8e84-46f2-a675-ea2d7afa4e24/content
Fitria, R., & Handayani, E. Y. (2022). Efektifitas Penyuluhan Pencegahan Osteoporosis untuk Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur di Desa Rambah Tengah Hilir. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 11(1), 19–23. https://jurnal.ikta.ac.id/kebidanan/id/article/view/2121
Ilesanmi-Oyelere, B. L., & Kruger, M. C. (2020). The role of milk components, pro-, pre-, and synbiotic foods in calcium absorption and bone health maintenance. Frontiers in Nutrition, 7, 578702. https://doi.org/10.3389/fnut.2020.578702
Khairunnisa, C., & Ghinanda, R. S. (2021). ubungan karakteristik ibu dengan status gizi balita usia 6–24 bulan di Puskesmas Banda Sakti Tahun 2021. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2785–2792. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2611088
Mahan LK, R. J. (2017). Krause’s Food & the Nutrition Care Process. (Krause’s Food & Nutrition Therapy) L. Kathleen Mahan, Janice L Raymond-Krause’s Food & the Nutrition Care Process-Saunders (2017) (1).pdf
Numaliza, N., & Herlina, S. (2018). Hubungan pengetahuan dan pendidikan ibu terhadap status gizi balita. Kesmars, 1(1), 44–48. https://www.neliti.com/id/publications/256300/hubungan-pengetahuan-dan-pendidikan-ibu-terhadap-status-gizi-balita
Nurmaliza, N., Yusmaharani, Y., & Siagian, D. S. (2021). Hubungan Asupan Kalsium Terhadap Status Kepadatan Mineral Tulang Pada Wanita Usia Subur Di Kota Pekanbaru/Relationship Of Calcium Intake To Bone Mineral Density Status In Women Of Childbearing Age In Pekanbaru. Jurnal SMART Kebidanan, 8(2), 176–180. http://www.stikesyahoedsmg.ac.id/ojs/index.php/sjkb/article/view/518
Pangestu, M. I., Retnaningsih, N., & Setyarini, A. (2021). Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Di Desa Jatipurno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri. Journal of Agribusiness, Social and Economic, 1(2), 93–107. https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jase/article/view/4678
Pujiati, S., Pertiwi, A., Silfia, C. C., Ibrahim, D. M., & Hafida, S. H. N. (2020). Analisis ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2). https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/10493/pdf
Purnasari, G., Briawan, D., & Dwiriani, C. M. (2016). Asupan kalsium dan tingkat kecukupan kalsium pada ibu hamil di kabupaten Jember. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(4), 261–268. https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1546/864
Rakhmatika, S. N., Purwanti, R., Margawati, A., & Dieny, F. F. (2023). Faktor Ibu, Keragaman Pangan, Asupan Zat Gizi Makro, dan Hubungannya dengan Status Gizi Kurang pada Ibu Balita Stunting di Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(6),386–393. DOI:10.14710/mkmi.22.6.386-393
Ramadhanti, A. A., & Rakhma, L. R. (2025). Hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi balita di wilayah rawan banjir Kota Surakarta. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 8375–8386. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/51843
Sa’adah, N., Afrinis, N., & Isnaeni, L. M. A. (2024). Hubungan Asupan Protein, Asupan Kalsium dan Riwayat Penyakit Tuberkulosis dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Pulau Bayur Kuantan Singingi. J. Gizi Dietetik, 3(3), 216–222. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizidietetik/article/view/53633
Saputro, W. A., & Fidayani, Y. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga petani di Kabupaten Klaten. Jurnal Agrica, 13(2), 115–123. DOI:10.31289/agrica.v13i2.4078
Sari, H. P., & Fefriyanti, D. S. (2025). Analisis Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga dan Dampaknya terhadap Ketahanan Pangan di Daerah Rawan Kekeringan. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 5(1), 104–110. https://journal.unespadang.ac.id/jrip/article/view/380
Statistik, B. P. (2022). Persentase penduduk miskin Maret 2022 turun menjadi 9,54 persen. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2022/07/15/1930/persentase-penduduk-miskin-maret-2022-turun-menjadi-9-54-persen.html
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


