Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Emotional Eating pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1318Kata Kunci:
Emotional eating, Kesehatan Mental, Perilaku Makan, Remaja, Tingkat StresAbstrak
Emotional eating merupakan perilaku makan yang banyak ditemukan pada remaja dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, seperti pola makan yang tidak sehat dan peningkatan berat badan. Perilaku ini ditandai dengan kecenderungan mengonsumsi makanan sebagai respons terhadap emosi negatif dibandingkan rasa lapar fisiologis. Salah satu faktor yang berperan dalam munculnya emotional eating adalah tingkat stres. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami stres akibat berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial selama masa perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan perilaku emotional eating pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo. Studi ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 163 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan emotional eating diukur menggunakan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ). Hasil uji bivariat menggunakan uji Spearman Rank . Mayoritas responden mengalami tingkat stres sedang (36,2%) dan perilaku emotional eating tinggi (38,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku emotional eating (p = 0,002; r= 0,469) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah hubungan positif. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan perilaku emotional eating pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo.
Unduhan
Referensi
Aloi, M., Rania, M., Coco, G. Lo, Carcione, A., Castellini, G., Waldherr, K., & Segura-garcia, C. (2024). Editorial : Psychosocial risk factors in the development , maintenance and treatment outcome of eating disorders. Frontiers in Psychiatry, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1486941
Arexis, M., Feron, G., Brindisi, M. C., Billot, P. É., & Chambaron, S. (2023). A scoping review of emotion regulation and inhibition in emotional eating and binge-eating disorder: what about a continuum? Journal of Eating Disorders, 11(1), 1–29. https://doi.org/10.1186/s40337-023-00916-7
Beresin, G. (2022). Stress in Teenagers. Mass General Brigham. https://www.massgeneralbrigham.org/en/about/newsroom/articles/stress-in-teenagers
Fathimatuzzahra, N., & Al, E. (2024). Hubungan Perilaku Emotional Eating , Restraint Eating , dan Tingkat Stres dengan Status Gizi Remaja Relationship of Emotional Eating , Restraint Eating , and Stress Levels with. Jurnal Riset Pangan Dan Gizi, 06(02), 159–166.
Giddens, E., Noy, B., Steward, T., & Verdejo-garcía, A. (2023). The influence of stress on the neural underpinnings of disinhibited eating : a systematic review and future directions for research. Reviews in Endocrine and Metabolic Disorders, 24, 713–734. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s11154-023-09814-4
Ha, O. R., & Lim, S. L. (2023). The role of emotion in eating behavior and decisions. Frontiers in Psychology, 14(December), 1–7. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1265074
Ishak, E. P., Regita, Rahma, S., Hajar Salawali, S., Program Studi Ilmu Keperawatan UNG, M., Program Studi Ilmu Keperawatan UNG, D., Penelitian, A., Kunci, K., Mental, K., Asuh Orang Tua, P., & Negeri, S. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Negeri 2 Limboto The Relationship Between Parenting Patterns and Mental Health in Adolescents at SMA Negeri 2 Limboto. J Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), 2196–2211. https://doi.org/10.56338/jks.v8i5.7452
Khaira, W. (2023). Faktor Penyebab Stres Akademik Siswa Remaja. Internasional Islamic Education Journal, 5, 123–135.
Nadhilah, N., & Rini, Q. K. (2023). Pengaruh Stres terhadap Perilaku Emotional Eating pada Mahasiswa. JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(4), 4021–4028. https://jim.usk.ac.id/sejarah
Nurwela, S. T., & Israfil, I. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Pada Remaja ; Literatur Review. Jurnal Keperawatan Jiwa: Jkj Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 100(4), 697–704. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/10139
Piloto, T. C. P., & Nugraheni, F. (2025). the Correlation Between Emotional Eating and Stress With Nutritional Status in Adolescents At Sman 5 Surabaya. Gizi Indonesia, 48(1), 119–128. https://doi.org/10.36457/gizindo.v48i1.1103
Rahmadina, M. S. (2024). Relationship of Stress and Other Factors with Emotional Eating Among Adolescents in Depok. Indonesian Journal of Public Health Nutrition ( IJPHN ), 4(2). https://doi.org/10.7454/ijphn.v4i2.7650
Ramadhani, N., & Mahmudiono, T. (2021). Academic Stress Is Associated With Emotional Eating Behavior Among Adolescent Nadia. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 16(1), 38–47. https://doi.org/https://doi.org/10.204736/mgi.v16i1. 38–47
Sato, A. F., Darling, K. E., Ruzicka, E. B., Fahrenkamp, A. J., Shields, C. V, West, C. E., & Schuler, S. M. (2023). A biobehavioral examination of emotional eating in adolescents : Evaluating the role of acute cortisol stress reactivity in the context of a multi-method assessment of eating in response to stress. Appetite, 184(January), 106486. https://doi.org/10.1016/j.appet.2023.106486
WHO. (2024). Mental health of adolescents. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
WHO. (2025). Adolescent health. World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
Zhou, R., Zhang, L., Liu, Z., & Cao, B. (2025). Emotion regulation difficulties and disordered eating in adolescents and young adults : a meta ‑ analysis. Journal of Eating Disorders, 13(25). https://doi.org/10.1186/s40337-025-01197-y
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

