Optimalisasi Strategi Model Self Management Orem Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah Pada Pasien DM Tipe 2 Di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1304Kata Kunci:
Diabetes Melitus tipe 2, Self Management Orem, Self Care, Kontrol Gula DarahAbstrak
Latar Belakang: Diabetes Melitus atau yang disingkat dengan DM tipe 2 termasuk penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan secara berkesinambungan dalam periode yang panjang. Upaya mencapai pengendalian kadar glukosa darah yang optimal tidak semata-mata ditentukan oleh terapi farmakologis yang diberikan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh, kapasitas individu untuk melakukan perawatan diri dipandang sebagai komponen esensial dalam pengelolaan penyakit kronis, karena kemampuan tersebut berperan penting dalam mendukung keberhasilan pemeliharaan kesehatan dan pengendalian penyakit. Tujuan: Mengevaluasi pengaruh optimalisasi strategi model Self Management Orem terhadap pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Metode: Studi ini menggunakan metode kuantitatif serta desain eksplanatori guna menguji dan menjelaskan keterkaitan antara variabel independen dan dependen, yang dilaksanakan melalui desain survei. Seluruh pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan di Puskesmas Simbur Naik sebanyak 32 orang ditetapkan sebagai populasi penelitian. Penentuan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Data mengenai self management dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan konsep Self Care Deficit Nursing Theory, sedangkan data terkait pengendalian kadar gula darah diperoleh melalui pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Analisis data dilakukan dengan menerapkan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, regresi linear sederhana, serta regresi linear berganda. Hasil: Nilai rata-rata skor Self Management Orem tercatat sebesar 83,69±10,885. Sementara itu, rerata kadar gula darah sewaktu responden adalah 148,81±5,245 mg/dL. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat serta signifikan antara Self Management Orem dan kadar gula darah sewaktu (r = -0,973; p = 0,000). Analisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,946. Berdasarkan regresi linear berganda, aspek pengaturan pola makan teridentifikasi sebagai faktor yang memberikan pengaruh terbesar terhadap kadar gula darah sewaktu (β = -0,528; p = 0,048). Kesimpulan: Peningkatan penerapan strategi Self Management Orem berpengaruh secara signifikan terhadap pengendalian kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Komponen pengaturan pola makan menjadi aspek self management yang memiliki kontribusi paling dominan terhadap keberhasilan kontrol glikemik.Unduhan
Referensi
Alligood, M. R. (2022). Nursing theorists and their work (10th ed.). Elsevier.
American Diabetes Association. (2024). Standards of care in diabetes 2024. Diabetes Care, 47(Supplement_1), S1–S350. https://doi.org/10.2337/dc24-SINT
Aulia, M., Ismonah, I., & Handayani, P. A. (2023). Hubungan tingkat stres dengan self management pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Jurnal Perawat Indonesia, 6(3), 1223–1233.
Ausili, D., Barbaranelli, C., Rossi, E., Rebora, P., Fabrizi, D., Coghi, C., Luciani, M., & Di Mauro,
Butts, J. B., & Rich, K. L. (2022). Philosophies and theories for advanced nursing practice (4th ed.). Jones & Bartlett Learning.
Chloranyta, S. (2019). Analisis penerapan teori self care Dorothea Orem pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 1-8. https://doi.org/10.26630/jkep.v16i1.1858
Chloranyta, S. (2020). Analisis penerapan teori self care Dorothea Orem pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 104–112. https://ejurnal.poltekkes- tjk.ac.id/index.php/JKEP/article/view/1858
Chrvala, C. A., Sherr, D., & Lipman, R. D. (2021). Diabetes self-management education for adults with type 2 diabetes mellitus. Patient Education and Counseling, 99(6), 926–943. https://doi.org/10.1016/j.pec.2020.12.003
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Fadli, F., Nursalam, N., Sjattar, E. L., & Uly, N. (2025). An integrative model of self-regulation in type 2 diabetes self-management: A systematic review of individual and family-based interventions. Healthcare, 13(24), 3230. https://www.mdpi.com/2227-9032/13/24/3230
George, J. B. (2021). Nursing theories: The base for professional nursing practice (7th ed.). Pearson Education.
Hidayanti, P., & Nursanti, I. (2025). Theory concept of Dorothea Elizabeth Orem's nursing model in nursing care for type 2 diabetes mellitus. Journal Educational of Nursing, 8(2), 121-129.
Idris, M., & Sari, D. A. (2022). Self management berhubungan dengan tingkat kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 usia dewasa madya (40–60 tahun). Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 335–344. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/9798
International Diabetes Federation. (2023). IDF diabetes atlas (10th ed.). International Diabetes Federation.
Kumar, C. P. (2007). Application of Orem's self-care deficit theory and standardized nursing languages in a case study of a woman with diabetes. International Journal of Nursing Terminologies and Classifications, 18(3), 103-110.
M. D., Siminerio, L., & Vivian, E. (2020). Diabetes self-management education and support in adults with type 2 diabetes. The Diabetes Educator, 46(4), 350–369. https://doi.org/10.1177/0145721720930959
Mareno, N., & Hart, P. L. (2021). Cultural competency among nurses with undergraduate and graduate degrees. Online Journal of Issues in Nursing, 26(1), 1–12. https://doi.org/10.3912/OJIN.Vol26No01PPT20
Mulya, A. P., & Kosassy, S. M. (2020). Activity pattern of self care in patients with Diabetes Mellitus type II. Fundamental and Management Nursing Journal, 3(2), 53–60. https://doi.org/10.20473/fmnj.v3i2.21194
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Salemba Medika.
Orem, D. E. (2001). Nursing: Concepts of practice (6th ed.). Mosby. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Powers, M. A., Bardsley, J. K., Cypress, M., Duker, P., Funnell, M. M., Hess Fischl, A., Maryniuk,
Puspasari, S., Hardiansyah, C. I., Nurdina, G., Herdiman, H., Permana, S., & Putri, T. A. R. K. (2023). Edukasi berbasis self management untuk meningkatkan self care pada Diabetes Mellitus tipe 2. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 89–96. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i2.240
Runtukahu, A. C., Ismail, D. D. S. L., & Yuliantun, L. (2025). Contributing factors to effective self-management in type 2 diabetes mellitus. JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia), 13(3), 425–443. https://www.ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI/article/view/5785
S. (2022). Self-care, quality of life, and clinical outcomes in patients with chronic conditions. Acta Diabetologica, 59(4), 501–510. https://doi.org/10.1007/s00592-021-01833-7
Samsuddin, S., Sastria, A., & Asriadi, A. (2025). Hubungan self-management dan self-efficacy terhadap kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Mega Buana Journal of Nursing, 7(1), 45–54.
Sari, D. Y., Ariyanti, A. D., & Masroni. (2023). Exploring the relationship between self- management and blood glucose level in patients with type 2 diabetes mellitus. The Journal of Palembang Nursing Studies, 2(3), 105-112.
Susanti, S., & Bistara, D. N. (2018). Hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Vokasional, 3(1), 29–34. https://doi.org/10.22146/jkesvo.34080
Tarigan, M., Siripul, P., & Sangchart, B. (2023). Diabetes self-management and quality of life adult people with diabetes mellitus type 2: A systematic review. Caring: Indonesian Journal of Nursing Science, 5(2), 125-132.
Uly, N., Fadli, F., & Iskandar, R. (2022). Relationship between self-care behavior and diabetes self-management education in patients with type 2 Diabetes Mellitus. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10, 1735–1741. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.10879
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


