Uji Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Secara Difusi Agar

Penulis

  • Antetti Tampubolon Poltekkes Kemenkes Medan
  • Jhonson Sihombing Poltekkes Kemenkes Medan

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1280

Kata Kunci:

Antibakteri, Daun Kemangi, Staphylococcus aureus, Escherichia coli

Abstrak

Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki efek antibakteri terhadap bakteri gram-positif dan gram-negatif. Daun kemangi mengandung senyawa kimia, yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, yang memiliki sifat antibakteri. Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah bakteri gram-positif dan gram-negatif yang dapat menyebabkan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak etanol daun kemangi terhadap bakteri gram-positif dan gram-negatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental. Desain yang digunakan adalah desain post-test only control group, yaitu terdapat dua kelompok, masing-masing dipilih secara acak. Kelompok pertama diberi perlakuan dan kelompok lainnya tidak diberi perlakuan. Kelompok yang diberi perlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona inhibisi rata-rata untuk bakteri Staphilococcus aureus pada konsentrasi ekstrak daun kemangi 20%, 40%, dan 60% adalah 13,8 mm, 15,6 mm, dan 16,4 mm, sedangkan zona inhibisi untuk bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 50%, 60%, dan 70% adalah 11,2 mm, 11,8 mm, dan 12,5 mm. Zona inhibisi rata-rata antibiotik tetrasiklin terhadap bakteri Staphilococcus aureus dan Escherichia coli adalah 16,8 mm dan 15,8 mm, dan zona inhibisi rata-rata bakteri dalam air suling adalah 0 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi menghasilkan inhibisi yang memuaskan terhadap bakteri Staphilococcus aureus.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agape, G. J. 2019. Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Nipis Citrus aurantifolia (Christm.) Swingle Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Skripsi. Program Studi S1 Universitas Brawijaya.

A’yun, Q. 2015. Analisis Fitokimia Daun Pepaya (Carica papaya L.) Di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi, Kendalpayak, Malang. Jurnal Fkip Uns. Vol.1. Hal. 134

BPOM, 2019. Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 32 Tentang Persyaratan Keamanan Dan Mutu Obat Tradisional. Jakarta.

Chylen Setiyo Rini, O., & Jamilatur Rohmah, Ms. 2020. Buku Ajar Mata Kuliah Bakteriologi Dasar. Sidoarjo : Umsida Press.

Dewatisari, W. F. 2020. Perbandingan Pelarut Kloroform dan Etanol terhadap Rendemen Ekstrak Daun Lidah Mertua ( Sansevieria trifasciata Prain .) Menggunakan Metode Maserasi. Jurnal UIN Alauddin Makassar. Hal. 127– 132.

Dewi, R., & Marniza, E. 2019. Aktivitas Antibakteri Gel Lidah Buaya terhadap

Staphylococcus aureus. Jurnal Saintek Lahan Kering. Vol. 2. Hal. 61–62.

Dien, H. 2019. Karakteristik Staphylococcus aureus yang Diisolasi dari Ikan Asap Pinekuhe Hasil Olahan Tradisional Kabupaten Sangihe. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. Vol. 20. Hal. 188-198

Fadila, M., Novard, A., Suharti, N., & Rasyid, R. 2019. Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Pada Anak Berdasarkan Jenis Spesimen dan Pola Resistensinya di Laboratorium RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2014- 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. Vol. 8. Hal. 27

Farmakope Indonesia. Edisi III. 1979. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. Hal. 594-595

Farmakope Indonesia. Edisi VI. 2020. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. Hal. 1869

Herbie, Tandi. 2015. Kitab Tanaman Berkhasiat Obat untuk Penyembuhan Penyakit dan Kebugaran Tubuh. Yogyakarta: Octopus Publishing House

Herlina, N. 2015. Isolasi dan identifikasi Staphylococcus aureus dari susu mastitis subklinis di Tasikmalaya, Jawa Barat. Jurnal Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. Vol. 1. Hal. 413-417

Holderman, M. v, de Queljoe, E., Rondonuwu, S. B., . 2017. Identifikasi Bakteri Pada Pegangan Eskalator Di Salah Satu Pusat Perbelanjaan Di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Sains. Vol. 17. Hal. 14

Klau, M. L., Indriani, D., & Nurina, R. L. (2021). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Secara In Vitro. Cendana Medical Journal, 21(1), 102-112.

Khoiriyah, A., Fariza, A., Syauqi Ahsan, A., & Eddy Bagus SpMK, dr M. 2013. Aplikasi Pendukung Keputusan Epidemilogi Resistansi Bakteri Menggunakan Metode Dilusi Di Rsud Dr. Soetomo. EEPIS proyek akhir.

Kusumo, Y., Atmanto, A. A., Amin Asri, L., & Kadir, N. A. 2022. Media Pertumbuhan Kuman. Jurnal Medika Hutama. Vol. 4. Hal. 3069-3073

Limbong, S. 2017. Pengaruh Penerapan Strategi Pemecahan Masalah SolsoTerhadap Kemampuan Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matetatis Dikelas VIII SMP NEGERI 7 Kota Jambi. Tesis. Universitas Jambi

Maryadi, M., Yusuf, F., & Farida, S. 2017. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Tanaman Obat Suku Musi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Kefarmasian Indonesia, Vol. 7. Hal. 127-135

Ni Putu Eva Citra Darmaputri. (2023). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kemangi sebagai Hand Sanitizer Ramah Lingkungan. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 1, 579-589. https://doi.org/10.24843/wsnf.2022.v01.101.p46

Nor, T.A., Indriani, D., Koamesah S.M., 2018. Uji Aktivitas Antibakteri Esktrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Secara In Vitro. Cendana Medical Journal. Vol.15. No. 3

Qorik’ah, L. U. 2022. Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi Linn). Skripsi. Program Studi S1 Farmasi STIKES Tulungagung.

Rahmi, Y., Abrar, M., Jamin, F., & Yudha, F ., 2015. Identifikasi Bakteri Staphylococcus aureus Pada Preputium dan Vagina Kuda (Equus caballus). Jurnal Medika Veterinaria. Vol. 9. Hal. 154-155

Solikhah, D. and P. 2018. Analisis Profil Protein Staphylococcus aureus Multidrug Resistance (MDR) Dengan SDS-Page. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Analis Kesehatan UMS.

Trisia, A., Phylria, R., & Toemon, A,. 2018. Uji Aktivitas Daun Kalanduyung (Guazuma ulmifolia Lam.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus Aureus Dengan Metode Difusi Cakram (Kirby-Bauer). Jurnal Anterior. Vol. 17. Hal. 136-143

Widya, U. P., Syaflida, R., & Siregar, I. B. (2021). Laporan penelitian Pengaruh ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L) terhadap Staphylococcus aureus di rongga mulut. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, 33(1), 38–43. https://doi.org/10.24198/jkg.v32i1.29968

Unduhan

Diterbitkan

31-08-2026

Cara Mengutip

Tampubolon, A., & Sihombing, J. (2026). Uji Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Secara Difusi Agar. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 3009–3013. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1280