Analisis Penyalahgunaan Formalin Pada Tahu Putih Di Pasar Tradisional Kota Bengkulu Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis

Penulis

  • Guntur Saputra Universitas Bengkulu
  • Putri Mulia Universitas Bengkulu
  • Dwi Kurnia Putri Universitas Bengkulu
  • Ikhsan Ikhsan Universitas Bengkulu
  • Oky Hermansyah Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1267

Kata Kunci:

formalin, tahu putih, Spektrofotometri UV-Vis, keamanan pangan

Abstrak

Penyalahgunaan formalin sebagai bahan pengawet pada pangan masih ditemukan pada tahu putih yang dijual di pasar tradisional dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya formalin serta menentukan kadar formalin pada tahu putih di pasar tradisional Kota Bengkulu menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 12 tahu putih yang diambil dari tiga pasar tradisional yaitu Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Kaget Pematang Gubernur. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan pereaksi KMnO₄, asam kromatofat, dan pereaksi Schiff, sedangkan analisis kuantitatif dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 590 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 12 sampel (25%) positif mengandung formalin, sedangkan 9 sampel (75%) negatif formalin. Kurva kalibrasi menghasilkan persamaan regresi linear y = 0,0775x + 0,0957 dengan nilai koefisien korelasi r = 0,998 yang menunjukkan linearitas sangat baik. Hasil penetapan kadar formalin pada sampel positif berturut-turut sebesar 6,02%, 6,56%, dan 9,36%. Keberadaan formalin pada tahu putih menunjukkan masih adanya penyalahgunaan bahan tambahan pangan yang dilarang penggunaannya dalam makanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih terdapat tahu putih yang mengandung formalin di pasar tradisional Kota Bengkulu sehingga diperlukan peningkatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan pangan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Fatma, S. Z. (2023). Analisis kadar formalin pada mie basah yang dijual oleh pedagang bakso di Kota Sorong menggunakan spektrofotometri UV-Visibel (Skripsi). Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Fitri, A. R. (2023). Analisis formalin pada mie kuning basah yang dijual di Pasar Kota Padangsidimpuan. Jurnal Farmasi.

Lakuto, E. (2022). Analisis kandungan formalin pada produk pangan. Jurnal Kesehatan.

Mayasari, Y., Purwanintingsih, E., & Sugiantari, N. (2024). Identifikasi dan penetapan kadar formalin pada tahu putih di lima pasar daerah Jakarta Timur dengan metode spektrofotometri visible. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 10(1), 39–48.

Noviana, D. (2021). Analisis keamanan pangan pada produk tahu. Jurnal Pangan, 3(1), 175–176.

Nurfadhila, L., et al. (2022). Studi literatur: Analisis penyalahgunaan pengawet formalin pada makanan yang terjual di Pasuruan. PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science, 3(2), 142–154.

Rachman, I., et al. (2024). Metode pengambilan sampel dalam analisis pangan. Jurnal Penelitian Kesehatan.

Rohmah, S. A. A., Muadifah, A., & Martha, R. D. (2021). Validasi metode penetapan kadar pengawet natrium benzoat. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(2), 120–127.

Rosita, R. (2020). Analisis kandungan bahan kimia berbahaya pada pangan. Jurnal Kimia Terapan, 5(1), 51.

Santoso, I., et al. (2025). Penetapan kadar formalin pada tahu putih yang dijual di Pasar Kranggan Bekasi dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Ilmiah Farmasi Terapan dan Kesehatan, 3(3), 12–26.

Satria, M., et al. (2025). Preparasi sampel dalam analisis formalin. Jurnal Laboratorium Medis, 2(1), 76–82.

Sikanna. (2016). Bahaya penggunaan bahan kimia pada pangan. Jurnal Kesehatan, 2(9), 82–90.

Wuisan, J., et al. (2020). Identifikasi ciri-ciri tahu mengandung formalin. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 3(1), 17–24.

Unduhan

Diterbitkan

25-06-2026

Cara Mengutip

Saputra, G. ., Mulia, P. ., Putri, D. K. ., Ikhsan, I., & Hermansyah, O. (2026). Analisis Penyalahgunaan Formalin Pada Tahu Putih Di Pasar Tradisional Kota Bengkulu Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 1064–1069. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1267

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2