Optimasi Variasi Konsentrasi Cera Alba dan Parafin Wax terhadap Karakteristik Fisik Stick Pelembab pada Kulit Kering Berbasis Minyak Argan
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1130Kata Kunci:
minyak argan, formulasi, optimasi, parafin wax, stickAbstrak
Kulit kering merupakan kondisi yang ditandai dengan menurunnya kadar air pada lapisan kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kasar, bersisik, dan pecah-pecah. Area tubuh tertentu seperti tumit, telapak kaki, siku, lutut, dan telapak tangan lebih rentan mengalami kekeringan karena memiliki lapisan kulit yang lebih tebal serta sering mengalami tekanan dan gesekan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penggunaan sediaan stick pelembab yang praktis dan mudah diaplikasikan. Minyak argan diketahui mengandung asam lemak esensial, tokoferol, dan senyawa fenolik yang memiliki berbagai aktivitas biologis salah satunya adalah sebagai antioksidan. Karakteristik fisik sediaan stick dipengaruhi oleh komposisi basis yang digunakan seperti cera alba dan parafin wax. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi komposisi cera alba dan parafin wax terhadap karakteristik fisik stick pelembab berbasis minyak argan. Penelitian dilakukan melalui pembuatan tiga formula dengan variasi konsentrasi cera alba dan parafin wax. Sediaan yang dihasilkan kemudian dievaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, titik leleh, dan titik patah. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui pengaruh variasi basis terhadap mutu fisik sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan organoleptis, homogenitas, dan pH sediaan topikal. Variasi komposisi cera alba dan parafin wax memberikan pengaruh terhadap karakteristik fisik stick terutama pada parameter titik leleh dan titik patah. Peningkatan konsentrasi cera alba menghasilkan sediaan yang lebih keras dengan titik leleh lebih tinggi, sedangkan peningkatan parafin wax menghasilkan tekstur yang lebih lunak dan mudah diaplikasikan. Berdasarkan hasil evaluasi mutu fisik, formula F3 memenuhi seluruh parameter uji dan menunjukkan keseimbangan karakteristik fisik yang lebih optimal sehingga dapat direkomendasikan sebagai formula terbaik dalam penelitian ini.
Unduhan
Referensi
Ainurofiq, A., Wahyuni, D. S. C., Nugraheni, E. R., Rakhmawati, R., Hadi, S., & Choiri, S. (2026). Bahan Tambahan Sediaan Farmasi. Deepublish.
Apriyanti, R. & Sholikhah. M. (2019). Formulasi Dan Karakterisasi Fisik Masker Gel Peeloff Ekstrak Lengkuas (Alpinia galanga,(L.) Sw). Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, 16(02), 99-104.
Damhas, U. K., & Widayati, R. I. (2015). Efektivitas Campuran Ekstrak Aloe Vera dan Tea Tree Oil Dalam Formulasi Pelembab pada Kekeringan Kulit. Media Medika Muda, 4(4), 1552–1560.
Gharby, S., & Charrouf, Z. (2022). Minyak argan: chemical composition, extraction process, and quality control. Frontiers in nutrition, 8, 804587.
Goik, U., Goik, T., & Załęska, I. (2019). The properties and application of argan oil in cosmetology. European Journal of Lipid Science and Technology, 121(4), 1800313.
Idrissi, E. Y., El Moudden, H., El-Guezzane, C., Bouayoun, T., Dahrouch, A., Chahboun, N., & Tabyaoui, M. (2023). The influence of the forms on the quality, chemical composition and antioxidant activity of argan oil grown in Morocco. Journal of microbiology, biotechnology and food sciences, 12(4), e5794-e5794.
Kebbaj, R., Bouchab, H., Tahri-Joutey, M., Rabbaa, S., Limami, Y., Nasser, B., & Cherkaoui-Malki, M. (2024). The potential role of major argan oil compounds as Nrf2 regulators and their antioxidant effects. Antioxidants, 13(3), 344.
Kouidri, M., Saadi, A. K., Noui, A., & Medjahed, F. (2015). The chemical composition of argan oil. International Journal of Advanced Studies in Computers, Science and Engineering, 4(1), 24.
Nisa, H. (2024). Formulasi Balsem Stick Minyak Atsiri menta piperita, copaifera officinalis (Jacq.) L), dan gaultheria procumbens L. Journal of Pharmacy Tiara Bunda, 4(2), 12-19.
Rabbaa, S., Bouchab, H., Laaziouez, Y., Limami, Y., Nasser, B., Andreoletti, P., ... & El Kebbaj, R. (2025). Argan Oil: A natural bioactive lipid modulating oxidative stress and inflammation. Antioxidants, 14(5), 515.
Rahmawati, E., Rohmah, H., Mayangsari, F. D., & Utami, P. R. (2023). Pengaruh Konsentrasi Cera Alba Terhadap Karakteristik Fisik Dan Tingkat Kesukaan Produk Balsam Stik Aromaterapi: The Effect Of Cera Alba Concentration On Physical Characteristic And Preference Level Of Aromatherapy Stick Balm. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(1), 135-142.
Ramadhan, Y., Yuniarti, R., Lubis, M. S., & Rani, Z. (2025). Formulasi dan Evaluasi Mutu Fisik Serta Uji Aktivitas Antiinflamasi Sediaan Balsem Stik Ekstrak Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum L.). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 1993-2007.
Roh, H.-L., & Lee, H. T. (2025). Effects of paraffin wax and loess on skin hydration and texture. International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 8(3), 529–535. https://doi.org/10.53894/ijirss.v8i3.6557.
Sanglyazzahra, J. P., & Wikantyasning, E. R. (2026). Optimasi Tween 80 dan PEG 400 dalam Sediaan Nanoemulgel Minyak Argan (Argania Spinosa (L.) Skeels) dan Uji Antioksidan Menggunakan Metode DPPH. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 28-38.
Sumiyati, Y., Nafisa, S., Winarti, W., Mumpuni, E., Pratami, D. K., & Nadya, D. (2022). Formulation and evaluation of red ginger oil (Zingiber officinale Roscoe) balm as an analgesic. Int J Appl Pharm, 14(3), 88-90.
Zarrouk, A., Martine, L., Grégoire, S., Nury, T., Meddeb, W., Camus, E., & Lizard, G. (2019). Profile of fatty acids, tocopherols, phytosterols and polyphenols in mediterranean oils (minyak argans, olive oils, milk thistle seed oils and nigella seed oil) and evaluation of their antioxidant and cytoprotective activities. Current pharmaceutical design, 25(15), 1791-1805.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

