Efektivitas Pijat Oksitosin Dalam Meningkatkan Produksi Asi Pada Ibu Nifas
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1098Kata Kunci:
ASI Eksklusif, Pijat Oksitosin, Produksi ASI, NifasAbstrak
Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan merupakan rekomendasi WHO sebagai standar emas pemberian makan bayi. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Bekasi tahun 2021 mencapai 72,59%, meningkat dari tahun sebelumnya. Namun, studi pendahuluan menunjukkan 50% ibu nifas mengalami masalah kelancaran produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan A Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan sampel 35 ibu nifas hari ke-1 sampai 42 yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,001 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Disimpulkan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait perawatan payudara dan pijat oksitosin untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
Unduhan
Referensi
Ainuha, Z., Toyibah, A., & Y, A. (2022). Studi Literatur Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi ASI. JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG, 10(2), 226–233. https://doi.org/10.32922/jkp.v10i2.388
Dahliana, D., Retnosari, E., Clarasari, N., & Hairunisyah, R. (2022). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Peningkatan Produksi Asi Melalui Teknik “BOM”(Breast Care, Oksitosin dan Marmet) di Klinik Asy-Syifa Desa Ujanmas Baru Kec Ujanmas Kab Muara Enim. JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), 5(4), 1144–1153.
Hidayah, N., Maulana, E., & Febriana, F. (2023). Pijat Oksitosin dalam Meningkatkan Produksi ASI. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 257–262. https://doi.org/10.37012/jik.v15i2.1871
Janah, S. N., & Sulastri, S. (2025). Pemberian Pijat Oksitosin Untuk Memperlancar Produksi Asi pada Ibu Nifas. Jurnal Ners, 9(3), 5388–5391. https://doi.org/10.31004/jn.v9i3.47882
Noviyana, N., Lina, P. H., Diana, S., Dwi, U., Eni, N., Fransisca, A., Lataminarni, S., Rani, H. W., Ruth, A., & Welmi, S. (2022a). Efektifitas Pijat Oksitosin dalam Pengeluaran ASI. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 5(1), 23–33.
Noviyana, N., Lina, P. H., Diana, S., Dwi, U., Eni, N., Fransisca, A., Lataminarni, S., Rani, H. W., Ruth, A., & Welmi, S. (2022b). Efektifitas Pijat Oksitosin dalam Pengeluaran ASI. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 5(1), 23–33. https://doi.org/10.32584/jikm.v5i1.1437
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis (3rd ed.). Salemba Medika. https://doi.org/https://anyflip.com/fssyu/pext/basic
Okla Nisa, M., Prasetyo, H., Atik Maryanti, S., & Palupi, jenie. (2024). Efektivitas Pijat Oksitosin Dan Pijat Oketani Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa. Innovative : Journal Od Social Science Research, 4(1).
Purnamasari, K. D., & Hindiarti, Y. I. (2021). Metode Pijat Oksitosin, Salah Satu Upaya Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Postpartum. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 1–8. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.517
Rahmawati Raharjo, Gufron Wahyudi, Devy Putri Nursanti, & Mahmud Hakim. (2026). KAJIAN SISTEMATIS : PIJAT OKSITOSIN SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI. Jurnal Medicare, 5(1), 69–79. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i1.316
Triveni, T., Fitri, S. R., & Rahayu, Z. A. (2024). Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 11(1), 60–66. https://doi.org/10.33653/jkp.v11i1.1071
Wiryadi, F. C., Noviyani, E. P., & Nency, A. (2024). Efektivitas Pijat Oketani dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas di PMB U Tahun 2024. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1203–1210. https://doi.org/10.54082/jupin.514
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

